
Ada sebuah berita yang agak basi, tetapi tetap saja membuat saya gembira. Ini soal berita tentang “naik kelasnya” Garuda Indonesia. Garuda menjadi salah satu dari 29 (bukan 27 seperti yang dilansir oleh Garuda Magazine edisi Maret 2010) penerbangan di dunia yang oleh Skytrax diberi pengakuan sebagai perusahaan penerbangan berbintang empat. Sebagai salah satu pengguna yang sangat sering menggunakan jasa Garuda, saya menilai upaya keras dalam hal peningkatan layanan yang dilakukan Garuda patut diberi penghargaan ini. Mengangkat citra dari sebuah perusahaan penerbangan kelas abal-abal menjadi sebuah perusahaan penerbangan berkelas dunia bukanlah perkerjaan mudah. Saya sendiri pernah menanggapi niatan Garuda untuk menjadikan perusahaan penerbangan ini sebagai perusahaan penerbangan bintang empat dengan cibiran, dan saya salah. Lantas, mengapa pula saya mencibir?
Continue Reading
21 Comments

Anak ini adalah anak saya paling kecil. Adek, begitu kami di rumah memanggilnya. Dialah seteru saya dalam olah cakap di rumah dan celakanya dia sering menang. Lantas ada apa dengan si Adek? Singkatnya si Adek berulang tahun hari ini. Agak istimewa buat saya, karena setelah entah sudah berapa tahun, akhirnya kali ini saya bisa bersama dia di hari ulang tahunnya. Girangkah dia? Kalaupun girang, tidak akan pernah dia tunjukan di hadapan saya.
Continue Reading
33 Comments

Saya kagum, sejujurnya, dengan keberanian Depkominfo mempublikasikan Rancangan Peraturan Menteri tentang Konten Multimedia (RPM-KM) untuk dilihat/dibaca dan dikomentari oleh publik. Saya juga senang dengan niat baik seperti yang tertuang pada bagian awal RPM-KM. Marilah rancangan tersebut dibaca, sebelum mengambil sikap. Begitulah, saya lantas membaca rancangan tersebut, berkali-kali, disertai dengan melihat-lihat sumber lain, salah satunya yang dilansir di situs Depkominfo di sini. Berkali-kali membaca karena sulit bagi saya untuk memahaminya. Hingga pada saat saya telah lelah membacanya, saya lantas tiba pada titik di mana saya bertanya, apa ini semua perlu? Bagi saya, itulah masalahnya.
Continue Reading
29 Comments

Pada saat saya baru mulai mengamati burung, ada beberapa jenis burung yang karena seringnya dijumpai lantas dijuluki “burung sampah”. Salah satunya adalah Perenjak sayap-garis (Prinia familiaris) atau dikenal juga dengan nama Ciblek. Bagi saya, “burung sampah” satu ini punya nilai lebih … dia adalah burung yang gembira dan sekaligus berisik. Bagi saya sekarang, burung ini tidak lagi menjadi “burung sampah”, karena burung ini sudah mulai susah dijumpai di sekitar tempat tinggal saya sehingga keberisikannya menjadi pelepas rindu akan masa lalu. Konon kabarnya, jika ada perenjak berkicau riang di depan rumah, ada tamu yang berkunjung ke rumah. Siapa tamunya? Ya si perenjak itu.
Continue Reading
25 Comments

Pada hari itu saya memutuskan untuk putus dengan pacar saya dan pacar saya itu tersenyum-senyum girang karenanya. Saya memutuskan untuk mengajaknya menikah. Karena saya adalah macam orang yang pelupa, maka agar saya selalu ingat, tanggal pernikahan kemudian ditetapkan pada tanggal kelahiran saya. Begitulah, 18 tahun yang lalu berjuta-juta gadis kehilangan harapan untuk disunting seorang jejaka pujaan hati mereka dan berjuta-juta jejaka putus harapan untuk mempersunting seorang gadis dambaan mereka. Bagi saya, hari itu adalah hari saya mendapat hadiah ulang tahun terbaik hingga saat ini. Bagi dirinya, tentunya hari itu adalah hari dia menjadi yang paling bahagia karena dijadikan hadiah buat saya. Suka sama suka, senang sama senang.
Neng … terima kasih dirimu telah mendampingi saya selama 18 tahun ini. Ketabahanmu amat sangat patut dipuji. On the romantic side of this special occasion, I would like to say thank you … and I love you.
Foto : Personale
Continue Reading
29 Comments