1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for February, 2007

Plester Airlines

Beberapa waktu yang lalu itu, pas sedang heboh-hebohnya soal pesawat Boeing 737 Adam Air yang hilang ada sedikit ramai-ramai soal pesawat yang ditempeli pita perekat (plester), lengkap dengan foto seorang teknisi darat sedang memasang pita perekat tersebut. Pemasangan tersebut jadi perkara ramai karena waktu pemasangannya sungguh tidak tepat. Pesawat sudah berisi penumpang, pintu sudah ditutup dan pesawat siap untuk di dorong (push-back). Wajar saja kalau ada penumpang yang kebetulan melihat adegan pasang-pasang pita perekat begitu lantas empot-empotan. Soal apakah pemasangan pita perekat tersebut masih ada dalam batas-batas keamanan terbang, itu lain soal.

Continue Reading 30 Comments

Ke Hutan

Entah sudah berapa tahun saya ndak ngelencer ke hutan untuk lihat burung. Alasan klise, sibuk, ndak ada waktu. Mumpung saya sekarang sudah menjadi “pengangguran”, ajakan teman untuk naik gunung berhutan rapat itu saya sambut gembira. Sekalian uji coba teropong baru yang saya dapat sebagai kenang-kenangan dari teman-teman di bekas kantor saya di Tokyo itu.

Continue Reading 15 Comments

Pelanduk kalimantan

Seribu Intan nomer 17

Sebuah spesimen (awetan) kering dari seekor burung yang tampaknya kecil dan ringkih tersimpan rapih di Rijkmuseum voor Natuurlijke Historie (ludah sampai muncrat-muncrat melafalkannya) di Leiden, Negeri Belanda sana. Sekilas tidak ada yang istimewa dari spesimen yang satu ini. Betul … hanya satu, dan juga adalah satu-satunya spesimen yang ada di dunia yang menjadi bukti adanya (atau mungkin juga pernah ada) mahluk satu ini di muka bumi. Spesimen dari satu jenis burung Babbler (Pelanduk), Pelanduk kalimantan (Malacocincla perspicillata).

Dari mana spesimen ini berasal? Kapan diambil? Tidak ada yang tahu secara pasti. Diduga spesimen ini diambil dari sebuah tempat di Kalimantan Selatan, mungkin di sekitar Martapura atau Banjarmasin. Tahun pengambilannya antara tahun 1843 - 1848.

Kecil saja burungnya, hanya 16 cm, dengan bentuk sangat khas Babbler. Tungkai kakinya yang pendek cocok untuk burung yang banyak menghabiskan waktunya di tanah, dan bukan di ranting-ranting pohon seperti Babbler lainnya. Cerewetnya mungkin sama. Alis yang hitam tampak jelas yang membuat burung ini bernama Inggris Black-browed Babbler.

Apakah jenis burung ini masih ada di Kalimantan sana, ya mudah-mudahan saja masih.

Continue Reading 14 Comments

Mbolos

Mbolos ndobos dahulu lah, karena ternyata tidak mudah untuk menata hidup online saya. Alasannya dapat saja dibuat banyak, apalagi jika yang mengada-ada juga diikutsertakan. Begitu sambungan dengan dunia maya sudah greng kenceng kembali, ndobos akan berlanjut. Untuk sementara ini, saya mbolos dahulu.

Continue Reading 8 Comments

| Ndobosan Baru