1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Adu Bonek

Ada sebuah piala besar dipajang di bangunan itu. Anak saya yang paling besar agak kalap melihatnya, tetapi hanya yang sudah berumur 21 tahun ke atas yang boleh berdekat-dekatan dengan piala itu. Sebuah piala yang diperebutkan saban tahunnya dalam sebuah kejuaraan sepak bola besar di Eropa sana. Apa pula pasalnya lantas piala itu nangkring di Jakarta? Sejak kapan Indonesia ada di Eropa? Sejak kapan ada kesebelasan sepak bola di Indonesia memenangi piala itu? Menurut Mas Hedi yang biangnya bola, itulah bisnis sepak bola. Piala itu sedang diubeng-ubengkan ke banyak negara di Asia. Tidak hanya pialanya saja, ada juga klub dari Eropa sana yang nantinya akan datang ke beberapa negara di Asia untuk diadu dengan kesebelasan sepak bola lokal, begitu tutur Mas Hedi. Lantas, apakah klub itu akan datang ke Indonesia juga? Mas Hedi cuma nyengir.

Sejujurnya saya bukanlah pemerhati sepak bola. Siapa-siapa nama pemain sepak bola di Indonesia pun saya sudak tidak lagi hafal. Masa-masa saya kenal dengan nama pemain sepak bola di Indonesia sudah lama lewat. Nama-nama seperti Waskito, Abdul Kadir, Judo Hadianto, Andi Lala, Ronny Paslah, Sutan Harhara, Iswadi Idris, Oyong Lisa dan tentu saja Ronny Pattinasarany… nama-nama lama.

Buat saya, sepak bola di Indonesia saat ini adalah sepak bola plus … plus berkelahi yang bikin ngeri. Pemain, pelatih dan penonton sama-sama gemblungnya. Enam tiang bendera kecil pembatas pojok lapangan bisa beralih fungsi menjadi senjata. Menjadi wasit di sebuah pertandingan nyaris sama dengan bertaruh nyawa. Stadion rusak, bukan berita aneh lagi. Sebagian klub-klub sepak bola yang sebagian dananya itu ada yang diperoleh dari uang belanja daerah tidak ubahnya seperti kumpulan gladiator yang siap membantai dan dibantai ditengah-tengah sorak-sorai para penonton yang haus darah. Hayaaaaah … berlebihan kalau begini.

Di banyak negara sepak bola sudah bukan hanya olah raga saja, sudah berubah menjadi gabungan antara olah raga dan hiburan, sebuah industri baru dengan perputaran uang yang berangka banyak. Apa-apa yang bisa diubah menjadi uang dilakukan. Seragam dan atribut sebuah klub sepak bola tersohor dijual (dan dipalsukan) di banyak tempat. Kompetisinya dikemas dalam permainan elektronik (yang juga lantas dibajak). Pertandingannya dijual kepada stasiun televisi untuk disiarkan ke segala penjuru dunia. Pada masa istirahat dari kompetisi, klub-klub besar ditawarkan untuk diadu dengan klub lain dari luar wilayah.

Lantas, jika piala, pernak-pernik dan siaran pertandingan sudah masuk ke Indonesia, mengapa klub-klub tersohor itu tidak sekalian didatangkan saja ke mari? Seorang teman berkata, kita tidak punya cukup uang untuk mendatangkan mereka. Kawan lain berkata, mana mau mereka diadu dengan klub cemen … kalau kalah bagaimana? Mungkin karena dua alasan itu Mas Hedi cuma nyengir.

Lha saya usul bagaimana jika yang diadu bukan klub sepak bolanya. Kita ngadu supporter saja gimana? Bonek Eropa diadu dengan bonek Indonesia. Kompetisinya bisa berupa adu cepat mencabut tiang bendera, meruntuhkan gawang, merobohkan pagar atau membakar stadion. Secara bisnis ini mungkin menguntungkan. Jika mengundang sebuah klub sepakbola yang datang paling hanya 40-an orang. Jika mendatangkan supporter bisa 40 ribuan orang. Devisa besar ini.

25 orang ikut ndobos

1

05 March 2007 12:15:58

venus

pertamaxx!!

lha kok malah cerita soal piala. mana foto2 kemaren?

2

05 March 2007 13:24:24

trie

wahh..lha kog sampeyan malah ngusulkan kerusuhan ki piye tho sir?

3

05 March 2007 16:05:25

Anang

penonton indonesia sejatinya juga ingin menendang bola ga mau kalah sama pemain yang mereka tonton.. tapi apa daya.. tak ada bola suporter pun jadi.. heuheue

4

05 March 2007 16:10:15

dendi

wah sir.. kalau perang suporter kita juga kalah.. lha wong orang sono itu badannya gede-gede dan makannya dedagingan bergizi tinggi je..

5

05 March 2007 17:22:01

Pailul

Buat DENDI,
Wah sampeyan itu belum perang sudah kalah.

Kan belum tentu ya pak dhe kalau yang lebih kecil itu yang kalah. Bagaimana kalau yang kecil lebih licik kan seperti contoh Daud VS Goliath

6

05 March 2007 17:59:27

adipati kademangan

sepakbola indonesia, nama klubnya diawali dengan per (meski ada beberapa yang tidak), dana yang mengalir hanya x ratus juta, sponsor tidak jelas, tidak ada kepastian hukum, wasit selalu jadi wedhus ireng, permainan maut diperhalus menjadi tipikal keras. suporter ?
gimana toh mas …. mas… masak mau mengadu suporter indonesia dengan hooligans ?

endonesa … endonesa
mau setor nyowo tah …

7

05 March 2007 20:18:08

atta

jadi kemarin itu berduyun-duyun nonton iki to?

8

06 March 2007 00:38:02

thestoopid

saya punya ide…
gimana kalo bonek diadu suruh ngehancurin stadion musuh?
misal bonek persebaya diadu ma bonek MU?
saya stuju bgt tuh
paling kita cuma rugi brapa milyaar gituu, dibanding MU

*kabuuur*

9

06 March 2007 08:18:05

de

Walah kok malah ngajak bikin ribut? Kalo blog ini dibaca bonek piye? Latian perang Bonek melawan Singo Edan, wah pasti seruuuu!!! Ben rusak sisan.

10

06 March 2007 10:42:11

galih

ndobos pooooooooooooooooooooollllll

11

06 March 2007 11:42:55

kenny

bakat provokator jebule

12

06 March 2007 15:24:59

Rara

Iya, mana poto2 kemaren??

13

06 March 2007 15:35:16

diditjogja

obong2 an bangku stadion wae pye pakde?
ayooo….bakarrr!!!!

14

06 March 2007 17:06:33

hedi

aku kepingin lihat besok ada pagelaran oleh anak² tapi orang dewasa ga boleh masuk :p

15

31 December 2007 18:05:31

BONEK JIANCOEK

ANTI BONEK

16

03 June 2008 09:11:14

rey AremaniA Pandaan

aremania.aforumfree.com/
Dsini Ker

17

24 July 2008 08:27:55

arek manukan

aku setuju saja kalo bonek di adu dengan suporter eropa.
gak kalah kok.
10 orang bonek bisa kalahkan 100 orang hooligan……

18

24 July 2008 13:00:52

irfan

sepurane, klo qbaca… coz aq pengen cari media buat menyampaikan salam damaiku buat seluruh suporter Indonesia. klian gak bosan ta denger hujatan para suporter skarang?
buang-buang air liur aja, mending kita manfaatkan buat makan. bener ndak… he3x

salam damai
bonek peace SURABAYA

19

24 July 2008 13:02:25

irfan

oya, gimana klo media ini kita jadikan sebagai ajang ramah tamah

from:
bonek peace SURABAYA

20

19 August 2008 11:43:46

sari

lagi cari artikel stadion rusak. Bisa bantu?

21

19 August 2008 11:45:44

sari

cari gambar stadion rusak. Bisa bantu?

22

13 September 2008 12:32:41

tahu campur

bonek salam terbirit – birit dari LA-Mania
085648748123

23

20 January 2009 16:32:33

heri

from bonek
bonek viking satu hati
aremania n the jack
HARUS MATI

24

08 March 2010 13:24:25

h3ndi

kek no persebaya ae…………………………
ben”ne bonek mania sueneng……….
ketimbang gawe rusuh ae……………..
by: bonek ketapang, KALBAR

25

08 March 2010 13:28:57

h3ndi

nopo goro2 balbalan ae kok dadi rusuh………………
awkdeweki sak negorone…………….
sak agomone……………..
sak presidenne………………..
ayo ojo dok rusuh ae…………
satukan suporter indonesia, ben’ne dadi akur…………….

Ikutan Ndobos

|