1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Kehicap biak

Seribu Intan nomer 24

Burung kecil (sekitar 17 cm) dan lincah menyergap serangga yang menjadi mangsanya di lapisan tengah dan bawah hutan. Burung jantan berwarna bulu cantik dengan mahkota, tenggorokan dan dada berwarna hitam yang kontras dengan warna kuning samar-samar di bagian belakang mata, perut, sayap dan ekornya. Burung yang di dunia hanya dapat dijumpai di Pulau Biak, Kehicap biak (Monarcha brehmii). Burung langka yang sejak dahulu terkenal sulit dilihat, dan hingga saat ini hanya pernah dicatat terlihat empat kali saja.

Langka dan sulit dilihat dari dulunya bukan berarti lantas rumahnya bisa dibabat semena-mena, walaupun itulah yang terjadi pada burung yang satu ini. Banyak hutan dataran rendah di Pulau Biak sudah ditebas, begitu kabarnya. Mungkin kawan yang selalu gerah satu ini bisa memberikan cerita keadaan terakhir pulau tersebut.

Hingga kini memang tempat hidupnya diketahui hanya di Pulau Biak, tetapi siapa tahu di Pulau Supiori yang nyaris menempel dengan Pulau Biak burung yang satu ini juga ada. Lagi pula, hutan-hutan di bukit-bukit kapur yang terjal di Pulau Supiori tampaknya masih relatif bagus.

Tidak banyak yang telah diketahui tentang burung kecil yang satu ini. Lha wong tinggalnya di tempat yang sulit dijangkau. Sebuah tim kecil peneliti burung membutuhkan waktu tiga hari untuk sekedar melihat satu ekor burung ini dan setelahnya merekapun kesulitan untuk menemukannya lagi.

Pulau Biak, tidak hanya kaya dengan peninggalan perang dunia. Burung kecil satu ini adalah kekayaan lain dari Pulau Biak yang nyaris tersembunyi.

Gambar diambil dari sini.

5 orang ikut ndobos

1

Gravatar

06 April 2007 23:58:44

yati

waduh…udah kecil, di pulau terpencil pula… :( tapi tetep aja tempat hidup mereka terjangkau untuk dirusak…

* hihihi….kata Adri tadi, ilmu Bapak belum kuat, masih buka buku pas bikin postingan :d

2

Gravatar

07 April 2007 12:32:09

Hedi

good looking ya burungnya, emang nek punah.

3

Gravatar

07 April 2007 16:57:04

de

pakde, ini apa sama ama burungnya Endik?

4

Gravatar

11 April 2007 11:45:10

kawula alit

ojo ojo manuk peninggalan perang?

5

Gravatar

19 April 2007 14:17:49

Moci Arane

wah boz, jalan2nya jauh jg ya mp ke biak… ;)

Ikutan Ndobos

Ndobosan sebelumnya | Ndobosan selanjutnya