Buku
Begitulah, ada kudapan ringan dan segelas kopi tersaji di atas meja kayu di bawah pohon nangka saat saya menulis ini. Enak sekali kudapan ini. Enak atau sayanya lapar? Miguel de Cervantes dalam bukunya “Don Quixote” ada menulis begini “a mejor salsa del mundo es la hambre” (dalam percakapan antara Teresa dengan Sancho Panza. Artinya kira-kira “saus terbaik di dunia adalah rasa lapar“, kalau lapar apa-apa ya enak.
Tidak, kali ini saya tidak akan menulis tentang kerakusan saya. Saya ingin bercerita tentang sebuah hari yang diperingati untuk mengenang Miguel de Cervantes y Saavedra, seorang penulis berkebangsaan Spanyol yang menulis buku Don Quixote itu, atau lengkapnya El Ingenioso Hidalgo Don Quixote de la Mancha. Buku tersebut berkisah tentang petualangan seorang tuan tanah kelas gurem, Alonso Quixano, yang merasa dirinya adalah seorang kesatria pengemban misi mulia dan lantas mengubah namanya menjadi Don Quixote de la Mancha yang kemudian bertualang bersama Sancho Panza. Cerita Don Quixote sering dikatakan sebagai salah satu cerita fiksi terbaik di dunia.
de Cervantes meninggal dunia pada tanggal 23 April 1616. Hari yang sama dengan perayaan Hari St. George dimana ada tradisi lama pada hari tersebut para laki-laki memberikan mawar kepada perempuan yang dicintainya. Lantas para penjual buku di Catalonia berkeinginan untuk menjadikan hari itu juga sebagai hari untuk mengenang de Cervantes. Perayaan dibuat bebarengan, para perempuan penerima mawar, memberikan buku kepada pemberi mawarnya. Begitulah acara tahunan tersebut berlangsung selama beberapa dekade hingga pada tahun 1995, badan PBB UNESCO menetapkan tanggal 23 April sebagai hari buku dan hak cipta se dunia.
Di Indonesia sendiri perayaan Hari Buku tahun ini diselenggarakan di beberapa tempat. Ada Forum Indonesia Membaca yang mengangkat tema Buku untuk Perubahan menyelenggarakan banyak kegiatan yang akan berlangsung dari tanggal 23 April hingga 5 Mei. Lantas ada juga Komunitas 1001buku yang akan mengadakan Olimpiade Taman Bacaan Anak 2007 di Mega Glodok Kemayoran pada tanggal 22 April.
Saya ingat masa kecil saya dulu. Bapak dan Ibu tidak pernah menolak kalau saya minta dibelikan buku. Malah kadang saya dibelikan tanpa minta. Buku-buku Bapak yang berjejer mentereng di rak itu juga boleh saya baca. Saya paling suka baca koleksi National Geographic, buku-buku wayang dan ensiklopedianya Bapak. Perpustakaan di kompleks perumahan juga menjadi langganan saya. Lewat buku, saya mengenal banyak hal. Sampai sekarang saya berusaha mengikuti jejak Bapak saya itu. Saya tidak menolak kalau anak-anak saya minta dibelikan buku dan mereka bebas membaca semua buku-buku yang ada di rumah. Buat saya setiap hari adalah hari buku.
Buat Mas Yoyok dan teman-teman KKS Melati, selamat ber-olimpiade. Saya ingin mengutip sepenggal kalimat dari Don Quixote lagi untuk teman-teman di KKS Melati, No con quien naces, sino con quien paces.
Gambar diambil dari sini.
8 orang ikut ndobos
20 April 2007 10:31:32
yati
itu tahun 1616…. gimana kalo sekarang dibalik aja? perempuan ngasih mawar, yang laki bales ngasih buku!
* bukan emansipasi ala kartini lho….cuma usul!
20 April 2007 13:01:46
omith
emg buku sumber dari segala ilmuh
ga da matina dah..
semakin banyak membaca buku semakin merasa kita bodoh
dan akhir na kita akan kehausan untuk selalu ingin tau lebih
banyak tentang sesuatu.
wa menarik sekali.. pengen dateng ach di pameran 1001 buku
*sekarang tak jarang jg diskon gedhe2 an harga buku sampe 2500-5000 rupiah paling murahnya..*
jade pengen cari buku ‘Don Quixote’ …bole mpinjem kagak??
*tuks
20 April 2007 19:50:10
mariskova
23 April 1616? Sepertinya Papap harus hidup di jaman itu.
22 April 2007 00:17:37
tito
mayonnaise terbaik adalah rasa lapar
. Pantes kalo makan gak pake mayonnaise…
23 April 2007 23:26:06
Hedi
Malangnya, buku di Indonesia masih jadi barang mahal. Padahal buku adalah salah satu pintu untuk berpengatahuan.
24 April 2007 08:18:31
Didi
baca blog = baca buku????
24 April 2007 17:48:39
-tikabanget-
Saya pesen Ornamentalism, pakdhe..!!
27 April 2007 16:00:41
trie
wah..saya boleh ikut baca buku yang di rak sampeyan sir ?..kirimm dong.. hehehehe…