Celepuk jawa
Mumpung soal-soal demit, hantu, masih laku keras di pasaran hiburan, kali ini saya ndobosnya tentang burung hantu saja lagi, celepuk tepatnya. Burung malam berukuran relatif kecil ini termasuk pendiam. Lha aktif malam-malam, di hutan-hutan gunung yang tinggi dan parahnya burung ini termasuk burung yang pendiam pula, susah liatnya. Tampangnya sih boleh saja garang menantang, tetapi pemalunya itu lho, tidak aneh kalau lantas di mana saja burung ini ada masih samar-samar beritanya.
Di dunia, celepuk ini hanya diketahui ada di Pulau Jawa saja, di hutan-hutan pegunungan Pulau Jawa persisnya. Begitulah hingga ia dinamai Celepuk jawa (Otus angelinae).
Catatan keberadaan Celepuk jawa ini diketahui hanya dari 7 gunung saja di Pulau Jawa dan hanya 3 lokasi yang catatannya relatif masih baru yaitu dari Gunung Halimun, Gunung Gede dan Gunung Salak. Dari semua lokasi, hanya satu catatan dari bulan Maret 1916 yang berasal dari luar Jawa Barat, yaitu dari lereng barat Ijen.
Burung ini memakan serangga dan pernah juga terlihat memberi makan biantang melata (reptilia) kepada anaknya. Kepiawaiannya berburu sudah tidak perlu diragukan lagi. Matanya mampu menangkap gerakan kecil di kegelapan, telinganya juga mampu menangkap suara yang tidak nyaring. Selain itu Celepuk jawa masih memiliki satu “senjata” lagi untuk berburu. Sayapnya.
Seperti halnya burung hantu lainnya, Celepuk jawa mampu terbang dengan senyap. Struktur bulu-bulu sayap burung hantu yang unik memungkinkan mereka mampu terbang tanpa terdengar. Para ahli penerbangan rajin mempelajari hal ini yang aplikasinya bisa dipakai dalam pembuatan bilah baling-baling helikopter agar suaranya bisa lebih senyap. Alam memang masih menyimpan banyak hal yang perlu dipelajari. Jadi, jangan salahkan saya jika masih suka kluyuran malam-malam.
Foto oleh M. Ruedi diambil dari sini.
12 orang ikut ndobos
20 April 2007 09:22:34
venus
matanya lucu banget, mas. namanya juga lucu. celepuk. jawa banget, kayak nama makanan
20 April 2007 09:27:33
yati
garang tapi pemalu….gw banget yak? hahaha
20 April 2007 13:08:23
kawula alit
manuk huk..?
20 April 2007 16:17:35
anakperi
lha burungnya keluar cm pas malam, susah ketemunya….
26 April 2007 17:46:31
roelus hartawan
Sayang, makhluk secantik ini koq kurang ngetop ya kang. mungkin kalo namanya dirubah sedikit jadi Otus angelinae Sondakh, bisa lebih populer kali yak?
12 June 2007 10:57:05
wong katro
wah apik je fotone, guwek dudu? niku njepret piambak to….wah pengen ndlok asline kang….sugeng mersi (mersani peksi)
07 October 2007 08:05:38
Anto
Kang ndobos, burung hantu kalo berbunyi di suatu tempat menurut takhayul pertanda akan meninggalnya seseorang kata orang sehhh….benar gaknya mboten ngertos kulo hihihihi…kuuuukkuuk
04 October 2008 11:11:24
Purnomo
Aku nduwe manuk kui sopo seng brminat…Hayo cpt cm 1 tok
12 December 2008 22:09:57
Castro
Om Roel, burung hantunya ini tidak menakutkan. Lain burung hantu yang ada di Sulawesi.
25 April 2009 16:36:22
razfaren
ayo yang mau punya celepuk, saya jual anakannya 100ribu/ekor, COD jakarta only, sms k 08998149860
27 July 2009 18:13:58
wira
gw punya nih anaknya..
15 September 2009 18:00:54
ssang lang
Di dunia, celepuk ini hanya diketahui ada di Pulau Jawa saja, di hutan-hutan pegunungan Pulau Jawa persisnya. Begitulah hingga ia dinamai Celepuk jawa (Otus angelinae)<<<<============= walah ngawur tenan kie, mas kalo nulis yaaa serius dikit to mas..sori mas interupsi….