Sikatan aceh
Spesies burung yang satu ini mbingungi sebetulnya. Tidak hanya karena masih ada perdebatan tentang spesies apa ia sejatinya. Keputusan untuk lantas menganggap bahwa burung ini adalah spesies tersendiri praktis hanya didasarkan pada empat spesimen (awetan) burung ini. Saya sendiri belum pernah melihat burung hidupnya, hanya yang sudah dijadikan spesimen saja. Bisa ngetop sak jagat kalau saya bisa melihat yang masih hidupnya di alam. Bagaimana ndak bakal ngetop kalau burung ini terakhir dilihat di alam pada tahun 1918 di Tuntungan, Sumatera Utara oleh August van Heijst. Itu berarti sudah lebih dari 89 tahun burung ini “hilang”. van Heijst melihat seekor burung jantan yang cantik yang lantas dietet-etet jadi spesimen. Jantan kok cantik? lha ya biar toh.
Ukurannya lumayan besar untuk jenis burung sikatan, sekitar 17 cm. Burung jantannya didominasi warna biru terang, Burung betinanya bagian atasnya berwarna coklat-kemerahan, seperti merah bata, dadanya seperti warna karat dan perutnya putih.
Diyakini burung ini hanya ada di Sumatera, persisnya di Sumatera Utara. Bingung juga saya kenapa lantas dinamai Sikatan aceh, lha wong burung satunya lagi yang dilihat tahun 1917 itu adanya di Deli Tua kok. Entahlah dengan dua spesimen sisanya karena asal-usulnya ndak jelas. Katanya dari Malaka di Semenanjung Malaya. Akan tetapi banyak yang meragukan hal tersebut karena satu spesimen kulit burung ini diperolehnya di pasar yang bisa saja datang entah dari mana. Rück yang menyetorkan spesimen tersebut lantas namanya diabadikan sebagai nama jenis ini, Cyornis ruckii.
Sebagaimana layaknya burung sikatan lainnya, burung ini adalah pemakan serangga yang ditangkapnya sambil terbang. Kapan musim kawin jenis burung ini juga ndak jelas, tetapi salah satu spesimen yang ada itu masih anak, dan diambil pada bulan April di Deli Tua.
Sebetulnya ada jenis sikatan lain yang amat sangat mirip dengan jenis ini, yaitu Cyornis hainana yang ada di Cina bagian Selatan dan di Indochina. Mungkinkah jenis ini ternyata jenis yang sama dengan yang dari Utara itu, entahlah. Tampaknya dua spesimen yang ada di Paris dan Leiden harus diperiksa kembali dengan lebih teliti. Alasan bagus sebetulnya buat saya jalan-jalan ke sana. Sampeyan mau mbayari?
Gambar diambil dari sini.
10 orang ikut ndobos
04 May 2007 08:23:13
Didi
tak kiro ngejak malah kon mbayari
04 May 2007 08:57:11
bangsari
kalo di bangsari, burung sikatan itu jenis burung yang tak bisa diam, selalu bergerak setiap saat dan sukanya makan kotoran manusia.
saya ngga tahu apa burung jenis sikatan yang ada di kampung saya itu sesuai dengan burung pakde apa ndak. tapi kalo melihat warnanya, jelas beda. sikatan yang di kampung itu warnanya hitam dan putih.
btw, mbok sekali kali meliput seribu intan nomer 2857 pakde…
04 May 2007 09:08:14
tukang ketik
ta kira sikatan maskudnya alat untuk menyikat dari aceh.
04 May 2007 09:15:17
Hedi
Bagus dan keren warnanya, tapi gak bagus kalo harus mbayari sampeyan, gak bagus buat dompet maksudnya hehehe
04 May 2007 10:13:48
mbahatemo
nangkap serangga sambil terbang..
kok superman ndak nangkap penjahat sambil terbang ya, pakdhe?
padahal sama birunya..
04 May 2007 10:59:05
trie
burungnya biru, kog spt bukan burung beneran ya…
ehh…kalo udah ada yang mbayari, aku melok yo sir.. hehehe..
04 May 2007 13:09:53
tito
huwaa..jangan punah doong
12 June 2008 14:20:55
bengak
tolol ndobos….
12 June 2008 14:22:40
bengak
ndobos tolol…..
18 February 2011 19:28:45
machfudi
ass.wr.wb semoga sehat akan sifat manusia bermacam-macam Tuhan memberi ada yang tega terhadap apapun hanya mementingkan dirinya sendiri dan ada kebalikannya serba tidak tega terhadap apapun seiring sejalan seandainya semua bisa terketuk hatinya menjaga apapun tentang alam ini tentu imbas berbalik menyerang kita kalian tahu sendiri saya tidak perlu cerita dan tentang habitat apa saja dengan kepedulian kita tentu akan kepunahan apapun bisa terjaga mungkin mala berkembang bukan cerita dalam komik saja memang akan manusia tak luput dari nafsu memperkaya diri tanpa melihat imbas apa yang bakal terjadi dan memang juga semuanya juga butuh makan untuk mencari sesuap tapi yang menghalalkan segala cara ini yang bisa memicu berbaliknya akan alam menyerang kita yang tidak tahu apa-apa ikut terkena imbasnya ya maaf bro saya yang terdiri dari seonggok daging tak berdaya hanya dapat bicara seandainya tidak di lakukan saya juga tidak tahu kalau di lakukan dalam pergerakan kepedulian alhamdulillah sekian terima kasih.wassallam