1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Seminggu Kemarin

Bekerja mencari burung dan memetakan hutan bersama-sama dengan pelajar, mahasiswa atau peneliti, ya sudah sering. Tetapi bersama-sama dengan pembunuh dan perampok? ya baru kali ini. Pada akhirnya, pengalaman ini menjadi salah satu kegiatan lapangan yang paling menyenangkan yang pernah saya lakukan. Begitulah seminggu kemarin itu saya menghabiskan waktu bersama para pesakitan dan para sipir penjara yang menyenangkan di Gunung Siburan, Pulau Mindoro di Philippina.

Awalnya, kegiatan di Siburan sama sekali tidak ada dalam rencana kluyuran saya di Philippina. Hanya sebuah kebetulan yang menyenangkan saja. Lagipula sesudah datang ke Philippina beberapa kali, belum sekalipun saya pernah ke luar dari Pulau Luzon. Menjadi lebih mengundang bagi saya, karena tempat yang dituju merupakan hutan dataran rendah asli yang masih tersisa di Mindoro, yang juga merupakan rumah bagi dua jenis burung yang di dunia hanya terdapat di Mindoro, yakni Mindoro Bleeding-heart (Gallicolumba platenae) dan Mindoro Tarictic (Penelopides mindorensis).

Menjadi sangat menarik bagi saya karena hutan Siburan yang dituju itu letaknya ada di dalam kawasan penjara, Sablayan Prison and Penal Farm, begitu nama lengkap tempat yang dihuni oleh 1600-an narapidana ini. Sudah agak lama sebetulnya saya mendengar tentang tempat ini, dan kali ini saya menyaksikannya. Saya menyaksikan bagaimana hutan Siburan yang secara global itu penting dijaga dengan sangat baik oleh para narapidana dan petugas penjara. Bagaimana kelompok manusia berbahaya tersebut mau mengotori tangan mereka untuk menanam pohon-pohon di bukit-bukit gundul. Bagaimana sang kepala penjara, Mario E. Trasmonte (foto di atas), yang riang gembira itu ternyata adalah bapak mertua kawan lama saya. Bagaimana dia dengan bersemangat memberi saya baju kaus untuk narapidana berpengamanan maksimum sembari berpesan … “kalau sedang pake kaus itu jangan lari-lari ya“.

Cerita seputar kluyuran saya di hutan penjara, dan obrolan entengan dengan penghuninya itulah yang akan saya coba ceritakan, tidak sekarang, besok-besok saja ya ….

12 orang ikut ndobos

1

Gravatar

02 June 2007 13:29:48

yati

pertamaaa…!!!

hati2…tar kena razia lho di bandara :p

2

Gravatar

02 June 2007 15:07:03

mbahatemo

hadiah yg pas, pakdhe.. huehuehuee :P

3

Gravatar

02 June 2007 16:47:07

sipir penjara

hei kamu!! yng baju oranye!!

JANGAN LARI!!!

*nginceng pake AWP*

4

Gravatar

02 June 2007 17:26:21

kw

selain menjaga hutan, ada ga ya yang transaksi narkoba? :)

ditunggu cerita seterusnya pak dhe

5

Gravatar

03 June 2007 03:23:43

fitri mohan

penasaran… terutama setelah dipakein kaus narapidana berpengamanan maksimum.

ayo lanjut pakde.

6

Gravatar

03 June 2007 03:25:16

fitri mohan

pakdee, ayoooo pakdeee. lanjutin.

7

Gravatar

03 June 2007 13:17:13

Hedi

Ga sekalian mengunjungi kelompok Abu Sayaf, Sir? Siapa tahu mereka juga penjaga hutan dan burung :D

8

Gravatar

03 June 2007 21:13:55

gita

weh critanya bersambung ki? oalah

9

Gravatar

03 June 2007 21:48:03

mariskova

Kenapa gak boleh lari-lari?

10

Gravatar

04 June 2007 00:26:03

KhamShe

kang fotone rika sing endi? sing nyekel bedil apa sing nganggo kaos abang? kirain agi dolan nang nusa kambangan. oleh2 aja kelalen….pilipino grils

11

Gravatar

04 June 2007 10:50:09

bangsari

wekekek. dadi napi sehari ki?

12

Gravatar

04 June 2007 16:34:26

anakperi

awas manuke ketembak lho, kyai….

Ikutan Ndobos

Ndobosan sebelumnya | Ndobosan selanjutnya