1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Gemak sumba

Seribu Intan nomer 31

Lihat foto di samping ini? Agak-agak susah melihatnya? Lha itu foto Gemak sumba (Turnix everetti) dari jarak dekat, sedangkan dari jarak beberapa puluh meter, sudah nyaris tidak mungkin terlihat. Kemampuan menyamar yang luar biasa dari burung yang hidupnya di padang-padang rumput di Sumba. Di dunia, burung ini hanya dapat dijumpai di Sumba.

Sumba memang pulau yang luar biasa untuk burung. Tidak besar pulaunya, tetapi Sumba merupakan rumah bagi tujuh spesies (bahkan mungkin sembilan spesies) burung yang di dunia ini hanya dapat dijumpai di Pulau Sumba saja. Tiga diantaranya terancam punah, termasuk Gemak sumba.

Tidak banyak informasi yang dimiliki tentang burung satu ini. Kemampuannya menyamar dengan sangat baik di padang rumput menjadikannya sangat sulit untuk diamati. Mungkin saja burung ini tidak selangka yang dikira. Penduduk setempat mengatakan burung ini gampang dilihat dan banyak terlihat di ladang jagung pada saat panen jagung. Turut bersantap tampaknya.

Gemak sumba adalah pemakan biji-bijian tetapi tidak sebagaimana dua pesaingnya, Puyuh batu dan Gemak totol yang juga penyantap biji-bijian, Gemak sumba memakan biji-bijian yang berukuran lebih besar.

Gemak sumba tampaknya membuat sarang dan bertelur selama musim kering. Warna padang rumput pada musim itu cocok untuk menyamarkan diri. Telurnya yang ukurannya ndak ngenyangin itu berjumlah 2 -3 butir. Penyamaran diri begini penting bagi Gemak sumba, lha wong dagingnya layak santap, dan musim kering adalah musim yang pas untuk berburu Gemak sumba, terutama pada saat panen jagung.

Ada kebiasaan di Sumba untuk membakar padang rumput. Apakah berdampak buruk bagi Gemak sumba, tidak jelas juga. Malah bisa jadi berdampak baik, karena pembakaran begini menciptakan padang rumput baru, habitat yang pas untuk Gemak sumba. Entahlah. Hanya saja jika bakar-bakaran padang rumput dilakukan pada saat musim Gemak sumba bertelur ya runyam juga, burungnya sih bisa lari, lha telurnya?

Foto © Andrew Duff, diambil dari sini.

14 orang ikut ndobos

1

Gravatar

22 June 2007 08:15:04

didi

telur itu ndak bisa lari tho???

2

Gravatar

22 June 2007 09:38:07

pitik

telornya mateng….trus nggo ngisi weteng…

3

Gravatar

22 June 2007 11:07:34

nayz

Lha telurnya gak dibawa aja po ?
*gimana bawanya ya ? he

4

Gravatar

22 June 2007 11:17:00

trie

gambare gak metu maneh, sir :(
telur ? diceplok ae….
*weh..kikod e sumuk..lha wong lagi kuademen ngene je…*

5

Gravatar

22 June 2007 13:23:52

yati

hue? pinter nyamar burung ini. Nyamar jadi kuda, bisa ga ya?

6

Gravatar

22 June 2007 13:35:57

may

wah, kasian juga ya bagaimana bisa berkembang biak kalau telur2 yg tak bisa lari itu tak terselamatkan dari api?

7

Gravatar

22 June 2007 13:41:55

Luthfi

gemak = puyuh?

8

Gravatar

22 June 2007 13:57:46

kw

di kampungku juga ada gemak. sewaktu musim kemarau dia suka bertelurnya di tanah.

@lutpi, puyuh = gemak rumahan :) (kali)

9

Gravatar

22 June 2007 15:39:58

mbahatemo

waduhh

10

Gravatar

22 June 2007 21:19:29

Hedi

Yang sekarang bikin saya bingung, Andrew Duff itu kok bisa banget moto sampek deket, tele-nya seberapa jauhnya ya :D

11

Gravatar

25 June 2007 07:43:47

tito

baru nyampe sini, baru baca sir

12

Gravatar

27 May 2008 03:34:39

ExE

wow, saya adalah penggemar burung gemak. ini burung emang imut banget.

13

Gravatar

27 May 2008 03:36:20

ExE

gemak tuh enak kalo disebut gemek. gemek tuh bisa berarti cewek yang pipinya tembem.

14

Gravatar

26 September 2008 14:17:40

Orica

KYAAAAA, PADA NGENYEK AKU YO KI?

Ikutan Ndobos

Ndobosan sebelumnya | Ndobosan selanjutnya