1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for July, 2007

Menara

Sepanjang perjalanan Jakarta – Tanjung Lesung pergi pulang, ada yang sangat mengganggu pemandangan alam sekitar. Di banyak tempat ada banyak menara. Tiga hingga empat menara, kadang lebih, bergerombol. Katanya itu menara untuk menyangkutkan peralatan Base Transceiver Station (BTS) bagi perusahaan jasa komunikasi nir-kabel.

Ada menara yang banyak diganduli alat, ada pula yang sepi. Kasihan juga perangkat BTS itu kalau hanya sendirian, ndak ada temannya di menara itu. Apa tidak bisa itu para perusahaan menggunakan menara secara bersama-sama? Apa sampeyan ada yang tahu?

menara.jpg

Continue Reading 24 Comments

Negeri di Awan

Namanya Owa jawa (Hylobates moloch), ya aslinya hanya ada di Pulau Jawa saja, di beberapa gunung-gunung di Jawa Barat hingga Jawa Tengah tepatnya. Lincah berayun-ayun di pohon tetapi langsung mati gaya jika harus turun ke tanah. Di alam, musuh utamanya adalah Macan tutul (Panthera pardus) yang dengan girang hati akan menyantap Owa yang jatuh dari pohon atau kurang waspada pada saat di pohon.

Tetapi musuh terbesar owa sebenarnya adalah manusia, yang menghabiskan banyak tempat hidupnya. Owa jawa adalah salah satu kera paling terancam punah di dunia. Gara-gara Owa ini juga saya lantas plesir ke sebuah kawasan indah yang masih berhutan lebat di selatan kota Bandung.

Continue Reading 22 Comments

Gembel Aduan

Dalam bidang ilmu hayat ada dikenal spesies generalis dan spesies spesialis. Dikatakan generalis jika spesies tersebut mampu hidup di berbagai macam kondisi lingkungan dan/atau memiliki jenis makanan yang beragam. Dikatakan spesialis jika sebaliknya. Koala misalnya, adalah spesies hewan spesialis. Hewan ini praktis hanya menyantap daun eucalyptus. Pada ujung yang ekstrim, ada manusia yang bisa manggon nyaris di mana-mana dan segala macam disantap.

Dalam dunia kerja istilah spesialis dan generalis juga ada. Pada suatu ketika saya yang sebenarnya spesialis, pernah terpaksa berada pada posisi generalis. Entah karena saya seorang generalis yang trampil atau karena kantor saya dulu itu ingin melakukan penghematan, maka saya berada pada posisi tersebut agak lama.

Continue Reading 16 Comments

Jalak putih

Seribu Intan nomer 34

Burung cantik keluarga Jalak yang berwarna putih dan hitam di bagian sayap serta ekor yang mirip dengan Jalak bali, hanya saja bagian sekitar matanya berwarna kuning, sementara pada Jalak bali bagian ini berwarna biru. Warna hitam pada sayap menjadikannya diberi nama Sturnus melanopterus dalam Bahasa Latin, Sturnus untuk Jalak dan melanopterus yang berarti bersayap hitam. Keelokan yang membawa petaka bagi burung ini, karena bagi banyak orang ia lantas layak untuk dijadikan sebagai burung kurungan.

Continue Reading 25 Comments

Sulit, Malas atau …. ?

Mengoleksi prangko, begitu salah satu kegemaran istri saya, selain kegemarannya yang lain seperti mengurusi saya. Saya sendiri kurang telaten dalam hal kumpul-mengumpul begini, tetapi saya bisa ikut menikmati hasil kumpulan istri saya yang ternyata beberapa dari prangko-prangkonya itu berharga lumayan tinggi. Salah satu prangko yang harganya tinggi itu konon kabarnya karena kelakuan saya.

Pada tahun 1994, ada diterbitkan sejumlah prangko dengan gambar satwa dan puspa daerah. Salah satunya yang diterbitkan adalah Serindit melayu, satwa untuk Propinsi Riau. Gambarnya sudah benar, walaupun dua ekor burung yang digambar pada prangko bernilai nominal Rp.150 itu jantan semua. Hanya saja, nama ilmiah yang dituliskan pada prangko itu salah. Tertulis Loriculus pusillus, semestinya Loriculus galgulus. Loriculus pusillus itu nama untuk Serindit jawa dan tidak ada di Riau. Lantas saya mengirim surat pembaca ke sebuah koran nasional. Surat dimuat, tak berapa lama, prangko tersebut ditarik dari peredaran dan harganya naik tinggi di kalangan kolektor.

Continue Reading 22 Comments

Ndobosan lama |