Dua Puluh Tahun (2)
Ada beberapa kejadian menyenangkan (bagi pelaku) tetapi ngeselin (bagi korban kelakuan pelaku) pada dua puluh tahun yang lalu itu. Pada waktu itu peserta ekspedisi dibagi dalam tiga kelompok, para panitia (mereka menamakan dirinya staff … entah kenapa), para peneliti dan kelompok yang paling besar dinamai oleh panitia sebagai venturer. Para venturer sendiri ada yang menamai kelompok besar ini gerombolan biang panu, belatung nangka dan beberapa nama “kurang sedap” lainnya. Saya ada di kelompok kurang sedap itu.
Para panitia tentunya menampilkan citra garang dan berwibawa, maunya begitu. Paling tidak sikap begitu dipertontonkan selama dua belas hari kami di Cibubur. Untuk menggembleng mental dan fisik, begitu kata mereka. Sementara kelompok biang panu, yang dianggap mental dan fisiknya perlu dibenahi itu cengengesan, banci foto dan biang keonaran. Begitulah hampir saban hari, bahkan saban saat, acara yang mestinya berlangsung tertib malah jadi ajang ngakak. Kalu sudah begini, entah siapa yang mentalnya perlu diperkuat.
