1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Toilet Duduk

Pada dua kalimat akhir dalam lakon monolog yang bisa digolongkan sebagai dark comedy “With friends like these” Rowan Atkinson (pemeran Mr.Bean itu) berkata “As for the rest of you around this table not directly related to me, you can sod off. I wouldn’t trust any of you to sit the right way on the toilet seat.”

Apa pasal cara duduk di toilet seat dijadikan patokan keburukan seseorang? Kawan saya Nana mengeluh akan kesalahan penggunaan toilet duduk di tempat kerjanya di sini. Cara menggunakan toilet duduk tidak sebagaimana mestinya memang bisa mengundang bencana, paling tidak diomeli oleh pengguna berikutnya. Belum lagi jika yang terjadi adalah hilangnya selera membuang karena penampakan fisik dan bau yang meruap dari toilet.


Di banyak tempat, kebanyakan toilet duduk dilengkapi dengan seat dan lid, tempat duduk dan penutupnya. Jika laki-laki hendak berkemih di toilet tersebut dengan posisi berdiri, maka amat sangat dianjurkan untuk menaikan posisi seatnya. Dalam keadaan kandung kemih penuh, air seni yang keluar bisa berceceran membasahi seat tersebut. Para perempuan yang hendak berkemih sesudahnya (jika di tempat tersebut toilet laki-laki dan perempuan tidak dipisah) ini bisa menjadi masalah besar.

Pada sebuah episode serial TV CSI, sang detektif ada berucap “there was a man in this house” setelah dia melihat posisi seat toilet duduk tersebut dalam keadaan terangkat. Untuk kasus di Indonesia, mengangkat seat toilet duduk oleh laki-laki tampaknya jarang dilakukan. Entah karena malas, tidak tahu, atau kemampuan bidik sang pengemih memang sudah tinggi.

Konon kabarnya, untuk buang air besar, berjongkok lebih nyaman. Mungkin karena sensasi tekanan paha pada perut turut membantu kelancaran upacara. Hanya saja berjongkok di toilet duduk tanpa mengangkat seatnya dapat membahayakan penggunanya. Engsel seat yang lepas dapat membuat sang penjongkok terjengkang dan bersatu kembali dengan yang dibuangnya, belum lagi resiko terbentur-bentur.

Kembali ke masalah apakah seat pada toilet harus diangkat pada saat laki-laki berkemih, tulisan berikut mungkin bisa memberikan pencerahan. Singkatnya, jika dihitung beban kerja yang harus dilakukan, maka yang paling sedikit beban kerjanya untuk berkemih adalah, jika laki-laki hendak menggunakan toilet dia harus menaikan seatnya (jika belum pada posisi naik) dan perempuan menurunkan seatnya (jika belum pada posisi turun) sebelum berkemih. Keduanya tidak perlu merubah posisi seat pada toilet setelah menggunakannya.

Mungkin karena ini pula sang detektif dalam seri CSI bisa mengetahui ada laki-laki yang pernah datang ke rumah itu, dengan asumsi, pengguna terakhir toilet adalah laki-laki.

Gambar diambil dari sini.

14 orang ikut ndobos

1

09 August 2007 09:47:35

Anang

coba lihat koleksi toilet saya disini dan disini

2

09 August 2007 10:36:15

mpokb

di tempat umum mending dialasi tisu saja, sekeliling dudukan toiletnya. biarpun boros tisu, tapi lebih tenang.. tapi ada penelitian yg menyebutkan, kuman di keyboard dan mouse komputer jauh lebih banyak daripada di dudukan toilet yg rutin dilap lho..

3

09 August 2007 10:56:27

ayahshiva

kalo malah selama ini gak tahu kalo mau pis mesti di angkat dua2nya :D maklum di rumah gak ada

4

09 August 2007 12:34:49

Hedi

Sama spt komenku di tempat Nana. Orang barat pun masih sering salah soal etika toilet duduk, apalagi di Indonesia yang belum membudaya :D

5

09 August 2007 14:46:13

kw

hiiii jorok!

6

09 August 2007 18:08:27

Moes Jum

Kang ada cara baru buwat laki2 utk kencing sambil duduk di toilet duduk. Caranya menghadap ke arah tempat tampungan airnya (ke arah belakang). Rasanya luwih mantep dalam hal nguyuh … sekaligus gak usah kuatir salah bidik, karena posisi burung di dalam rongga toilet … hehehe … sampeyan mau coba?

7

09 August 2007 18:40:36

yati

cari yg jongkok ah….

8

09 August 2007 22:58:15

r3

Paling sebel kalo nemuin toilet duduk di Indo… udah kotor, bauk.. kadang basah.. mana gak ada toilet paper lagi. Mending milih toilet jongkok, kalo ada.
Untungnya di sini kebanyakan di toilet duduk ada kertas khusus untuk jadi alas dudukan…. kalo gak ada ya terpaksa harus “rajin” bikin dudukan dari toilet paper.

9

09 August 2007 23:08:39

kenny

urusan belakang aja masih repot yo sir, apalagi masalah kedepan

10

10 August 2007 06:04:05

de

pipis nang kali ae, ndak banyak aturan tinggal plorot sama noleh kanan-kiri..

11

10 August 2007 08:12:16

unai

Sir, enakan jongkok deh eh di kali juga enak :)

12

10 August 2007 08:52:42

Riyogarta

He-euh, di sini banyak yang jorok, buat cowok, kalau kencing mbok yao tutup seat-nya diangkat dulu …

13

10 August 2007 11:25:15

iway

……… kemampuan bidik sang pengemih ……………

hahahahahaahah, rifle ama shotgun jelas beda

14

10 August 2007 14:19:10

may

untungnya di mana pun saya berada saya ndak pernah berurusan sam toilet duduk. Maklum di ndeso sih

Ikutan Ndobos

|