Puyuh hitam

Seribu Intan nomer 36

Nama ilmiah dari burung satu ini terasa agak berlebih-lebihan, Melanoperdix nigra. Melanoperdix berarti puyuh hitam, sementara nigra, ya hitam juga. Jika digabung menjadi puyuh hitam yang hitam. Lha …. kok sama dengan blue jeans biru. Lagi pula, yang hitam kumplit begini hanya burung jantannya saja, karena burung betinanya didominasi warna coklat dengan kaki berwarna biru muda. Seperti puyuh lainnya, Puyuh hitam juga termasuk burung pemalu. Dia akan lari terbirit-birit begitu mengetahui didekati manusia.

Puyuh hitam hanya terdapat di Semenanjung Malaysia, Pulau Kalimantan yang meliputi wilayah negara Indonesia, Malaysia dan Brunei, dan Pulau Sumatra. Di Sumatra catatan yang ada menunjukan burung ini hidup di Riau, Jambi dan Lampung. Rumahnya yang berupa hutan dataran rendah yang lebat memang agak sulit ditembus manusia sehingga informasi mengenai penyebarannya belumlah secara lengkap diketahui.

Mulai habisnya hutan dataran rendah di Sumatra dan di Kalimantan menyebabkan burung ini lantas terancam kepunahan dan burung ini digolongkan sebagai jenis burung yang secara global terancam punah dengan status Rentan (Vulnerable).

Belum banyak yang diketahui tentang burung gelap satu ini. Apa yang persisnya menjadi makananya, bagaimana suaranya, ya hanya diduga-duga saja. Miskinnya informasi tentang burung ini serta mulai habisnya hutan dataran rendah yenag merupakan temapt hidupnya menyebabkan para peneliti seolah berpacu dengan waktu untuk mencari tahu ini itunya Puyuh hitam sebelum terlambat.

Foto © John Corder – World Pheasant Association diambil dari sini.

Join the Conversation

7 Comments

  1. gimana kalo diganti aja jadi puyuh hitam pekat? trus betinanya disebut puyuh hitam manis? hihihi….

    *halah….kikodnya dapet si bloger sok sibuk yang udah 2 minggu absen ga bikin komik itu…

Leave a comment

Leave a Reply to pitik Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *