1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for August, 2007

Terbang Ramah (2)

“Baiklah, saya ingin melakukan offset karbon dari hasil kegiatan saya wara-wiri, saya mau bayar”. Tetapi, apakah membayar itu langkah pertama yang mestinya saya lakukan? Kok jumawa ya? “terserah saya dong mau plesir ke mana saja, pokoknya saya bisa bayar dampak buruk dari polah saya”. Lantas kalau diplintir sedikit jadinya “terserah dong saya mau jadi polusiwan, kan saya bisa bayar”. Begitu?

Lantas apa ada pilihan lain? Menurut pikir saya (yang ndak humble ini), mengurangi polusi adalah langkah pertama sebelum kegiatan hitung-hitung harus membayar berapa dilakukan. Caranya, saya memilih penerbangan yang menggunakan pesawat terbang yang “ramah lingkungan”. Misalnya, saya bisa memilih untuk terbang dengan Boeing 737-900 dan ogah naik Boeing 737-200 yang lebih rakus bahan bakar dan lebih banyak membuang gas-gas berbahaya untuk jarak terbang yang sama per penumpangnya.

Continue Reading 5 Comments

Terbang Ramah

Pekerjaan menuntut saya untuk rajin bepergian ke tempat-tempat yang jaraknya relatif jauh. Setelah menimbang-nimbang maka pesawat udara adalah moda transportasi yang saya pilih. Selain faktor waktu tempuh, capek juga sepertinya kalau mbrangkang (merangkak) dari Bogor ke London. Lantas apa pula masalahnya?

Moda transportasi udara ini, menurut Intergovenmental Panel on Climate Change (IPCC) yang dilansir pada tahun 1992, “menyumbang” 140 Mega ton/tahun karbon dioksida (CO2). Ada banyak dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia berujung pada dihasilkannya gas CO2. Sampeyan plesir naik motor atau mobil, membangkitkan listrik dengan generator berbahan bakar fosil, sampai sampeyan bernafas ya salah satu hasilnya itu adalah CO2 .

Continue Reading 13 Comments

Puspawarna di Ruang Angkasa

Tiga puluh tahun yang lalu, 20 Agustus 1977, National Aeronautics and Space Administration (NASA) meluncurkan pesawat antariksa tak berawak Voyager 2 dengan menggunakan roket Titan 3E Centaur. Peluncuran setelah menunggu lebih dari lima tahun sejak program Voyager disetujui. Pada tanggal 5 September 1977, saudara kembarnya, Voyager 1, diluncurkan dengan menggunakan jenis roket pendorong yang sama. Misinya, untuk “mengunjungi” empat planet gas raksasa dalam tata surya kita, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus beserta bulan-bulannya.

Continue Reading 14 Comments

Prasangka

Kawan itu bilang kalau saya tidak pernah berprasangka tidak baik. Menurut saya, saya itu ya sering juga kok berprasangka tidak baik. Apalagi jika melihat dan menjumpai keganjilan (yang secara sepihak saya katakan ganjil). Iklan penjual rumah misalnya. Di kantor pemasaran pengembang perumahan ada banyak bahan-bahan promosi yang untuk ukuran saya ya ganjil.

Misalnya, dua orang, laki-laki dan perempuan yang dari penampakannya tampak masih sangat muda, dengan dua anak yang masih kecil-kecil. Semua berwajah cerah ceria, sedang bermain di depan rumah magrong-magrong berlantai dua. Lantas pikiran saya berkata, pasangan seumur jagung begitu kok ya sudah bisa beli rumah seperti itu. Iklan yang aneh.

Bahan promosi tersebut aneh bagi saya, karena saya memulai kehidupan berumah tangga saya dengan kamar sewaan berukuran 3 x 2,5 meter persegi. Ada lemari plastik di dalamnya yang jika isinya terlalu penuh, lemarinya jadi melenggak-lenggok.

Continue Reading 26 Comments

Nama Keluarga

Masih banyak orang yang bingung, kenapa di Indonesia banyak orang yang tidak memakai nama keluarga. Saya lantas ingat cerita ngawur basbang soal ini, yang mungkin masih ada hubungannya (hubungan maksa) dengan peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Alkisah ada 2 orang dari negara manca yang baru saja mendarat di Cengkareng. Salah satunya mencolek kawannya dan lantas berkata “Saya tahu sekarang, nama keluarga dari Sukarno itu ternyata Hatta.”

Continue Reading 15 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru