Arah
Bagi banyak teman saya, Bandung adalah kota dengan jalan-jalan yang membingungkan. Hilang arah, nyasar, ya jamak saja. Pada keadaan begini, penunjuk jalan menjadi alat bantu yang penting, dengan catatan jika penunjuk jalannya tidak malah membuat orang tambah bingung.
Taruh kata ada yang tidak paham apa itu ATM BNI, bisa dijamin orang tersebut bakal bingung jika melihat penunjuk jalan di Bandung. Penunjuk jalan yang mencantumkan ATM BNI tidak hanya ada satu, tetapi ada beberapa. Imbalan apa yang diberikan oleh BNI kepada pihak yang berwenang memasang penunjuk jalan, tak tahulah saya. Apakah pencantuman ATM BNI lantas dianggap sebagai iklan luar ruang yang harus membayar pajak iklan ke pemerintah kota, tak tahu juga saya.
Soal penunjuk jalan begini, pada jaman perang dunia ke-dua dahulu, konon kabarnya, penunjuk jalan di Inggris sengaja diubah-ubah untuk membingungkan musuh jika mereka dapat mencapai daratan Inggris. Sejarah mencatat, tidak ada penyerbuan darat ke Inggris kala itu. Penunjuk jalan yang sudah diubah-ubah itu pada akhirnya malah membingungkan penduduk Inggris sendiri.
Kebingungan besar sering saya alami jika memasuki kompleks perumahan. Jalan-jalan sempit, banyak persimpangan, (sering) tanpa penunjuk arah, belum lagi jika ujung jalan banyak dipasangi penghalang. Membingungkan begitu mungkin maksudnya demi keamanan. Rampok atau maling kurang orientasi medan sasaran bisa merinding disko ndak bisa keluar kompleks dengan resiko dihajar orang banyak. Saya ndak perlu jadi maling atau rampok untuk merinding disko begitu.
Ada teman yang menasehati, kalau nyasar jangan lantas sok tahu, yang benar itu tanya sama tukang ojek, tukang becak atau penduduk setempat.
Ada guyonan basbang yang ngeselin, soal penunjuk jalan begini. Alkisah ada seorang yang tersesat di sebuah kompleks perumahan. Malu bertanya sesat di jalan, maka bertanyalah orang tersebut kepada seseorang yang sedang menyirami tanaman di kebun rumahnya. “Pak, permisi, tanya Pak, kalau jalan Kenanga Blok AX di sebelah mana ya?” Yang ditanya diam sejenak, dan lantas menjawab “Terus saja Pak, nanti di perempatan belok ke kiri, luruuuuus saja, nanti ada pertigaan, belok kanan, lantas jalannya nanti bercabang dua, Bapak ambil yang agak serong ke kiri, ndak jauh dari situ ada perempatan, belok kiri, lalu ambil belokan ke kanan yang pertama, terus sedikit ada perempatan, di situ ada warung. Bapak tanya saja sama yang jaga warung itu di mana jalan Kenanga tadi, saya orang baru di sini Pak.”
15 orang ikut ndobos
08 September 2007 20:34:06
adisâ„¢
Pertamaxâ„¢
semoga…..
08 September 2007 20:36:30
adisâ„¢
Kalo pasang alamat blog disitu bisa ndak ndoro?
08 September 2007 22:02:48
mariskova
Saya dan Papap nyasar di Blok S, mau ke Blok M. Ada penunjuk jalan bertuliskan: Blok M belok kanan.
Saya bilang ke Papap, “tuh, disitu ditulis Blok M belok kanan.”
Papap, “ah, aku ingetnya Blok M ke kiri kok.”
Setengah jam lebih kemudian, setelah nyuekin beberapa penunjuk jalan, kami balik lagi pulang tanpa pernah nyampe ke Blok M….
What is it with men and traffic signs?
09 September 2007 00:09:10
Hedi
Waktu mau ke Cico, tanya arah justru dijawab “ikutin angkota aja”….sial banget
09 September 2007 16:30:52
yati
hahaha…saran saya sama ma mas hedi…ikutin angkot aja…hihihi, ternyata angkotnya masuk garasi :p
09 September 2007 22:10:24
venus
sekarang setelah exit tol cibubur ada plang baru. rumah mbilung belok kanan, taman buah mekarsari (dan rumah venus) lurus
10 September 2007 07:19:17
kw
ada persekongkolan jahat dlajjr -bni? atau mungkin petunjuk itu khusus untuk orang bandung mas.
untuk orang luar, silakan tersesat, salah arah dan rambu. ada oknum yang sangat berharap untuk itu hi hihii….
(pikiranku kok jahat mulu yak?)
10 September 2007 07:50:45
didi
kapok nyetir dibandung
10 September 2007 08:17:25
iway
mrinding disko? bwakakakakaakka, saya lebih sebel sama jalan searah dan polisi tidur, dikiranya kita tuh semut apa? bisa ngukur jalan pergi sama pulang
10 September 2007 08:23:31
escoret
bener sekali om….bandung tata letak kotanya bikin kesel..!!!
tapi,orang2nya renyah kok di ajak ngobrol,di tanya arah juga enak gasih tahunya.
sumpah…smpe saat ini..saya malah belom kesasar muter2 bandung. Pdhl jujur saja, saya ga punya peta kota bandung atau selingkuhan di sana…hehehheheh
10 September 2007 08:29:54
kenny
bni nyumbang papan nya kali sir
baru2 ini malah anakku baru tahu maksud tanda panah dipenunjuk jalan, “oh, arrow atas itu maksudnya go straight ya …”
10 September 2007 08:34:44
evi
hehehe…jadi ingat kmrn sore, akhirnya berhasil juga keluar dari vila cinere mas ke arah cireundeu walau sempat nyasar ke kuburan. stlh minggu lalu nyasar ke pondok cabe.
gara-garanya ngikutin angkot!
10 September 2007 11:28:10
annots
wah yang ditanyai payah, mbok ya jawab saja “Saya orang baru disini”, gitu aja kok repot…
10 September 2007 13:31:07
tintin
wah, kalo gitu udah coba nyetir sampe Basement Parkiran Senayan City Jakarta blom? dijamin, kalian bisa parkir, tapi susah nyari jalan ke luar dari basement itu. Lah, ada rambu exit ke kiri dan ke kanan. Bingung mo milih yang mana, ambillah kanan. eh, malah balik lagi ke tempat semula…
memang gak usah ada rambu aja kali yak
20 August 2008 17:37:16
wewed
Melu rembug…. Kalo jalan di Bandung seh enake pake Motor, kalo yang gak biasa ama jalan searah, muternya masuk gang2 perumahan ajagh