1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for October, 2007

Aksi

Blog action day tahun ini bertema lingkungan hidup. Para blogger di seluruh dunia yang berpartisipasi hari ini menulis sesuatu yang bertemakan lingkungan. Perkara lingkungan memang sudah banyak ditulis, mulai dari digundulinya hutan, dikeringkannya rawa, dikotorinya udara dan air. Banyak tulisan begitu yang bikin saya miris bacanya. Lha kok sudah babak belur begini dunia ini, apa ya masih ada harapan?

Tadi malam saya melihat ada kunang-kunang di depan rumah orang tua saya di Bandung. Sudah lama saya tidak melihat binatang ini di kota besar macam Bandung. Ada kunang-kunang berarti masih ada air bersih di sekitar rumah. Ini pertanda bagus. Pertanda kalau harapan masih ada.

Sekarang waktunya berbuat sesuatu, saya ini sudah terlalu lama nyangkem yang hebat-hebat, tapi ya itu, ngomong doang. Ada banyak sampah sisa acara lebaran kemarin yang harus dibuang dengan benar dan ada lampu yang harus dimatikan. Aksi begini, mestinya ya saban hari.

Continue Reading 10 Comments

Tudingan

Kawan saya itu memang beruntung sangat perkara jodohnya, begitu opini saya. Agak-agak mesin diesel memang, lambat di awal (lama jadi jomblo) tetapi lantas sulit dihentikan. Dia adalah kawan yang pintar, lulus dari sebuah perguruan tinggi terkemuka di Inggris dengan predikat distinction. Hanya saja kelakukannya, seperti juga teman-temannya dalam kelompok kami, bisa dikatakan ganjil. Mungkin keganjilannya itu berperan besar dalam hal kejombloannya.

Sang jomblo itu akhirnya berkirim kabar kalau dia menikah. Lengkap dengan foto pernikahannya. Keduanya tak sempat berlama-lama di Indonesia karena keduanya harus kembali ke negara seberang tempat mereka tengah menyelesaikan studi S3 mereka. Ada pula sedikit cerita perkara istrinya itu. Singkat kata, istrinya itu huayu pol, kaya dan pintar. Keayuannya itu dijamin bisa membuat Michelle Pfeiffer looks like a dog (apa salahnya anjing?)

Continue Reading 30 Comments

Telegram

Sekedar bernostalgila pengalaman jaman dahulu kala. Jaman di mana yang namanya telepon genggam masih jadi impian. Telegram adalah cara berkirim berita penting tercepat di daerah yang belum memiliki sambungan telephone.

Kala itu saya masih tinggal di tengah hutan Taman Nasional Way Kambas, di Way Kanan tepatnya. Lantas ada berita melalui radio komunikasi, “Mas, ada telegram di kantor, mau dibuka atau mau diambil?”. Telegram? pikiran saya langsung kalut, lebih baik saya lihat langsung apa isinya. Maka berlarilah saya menempuh jarak 13 kilometer lebih menuju pos terdekat di pinggir hutan sebelum naik ojeg ke kantor Taman Nasional yang jaraknya masih 7 km lagi.

Continue Reading 25 Comments

Sibuk ya Mas?

wicak.jpg

Ah … ini rupanya mengapa dia akhir-akhir ini sibuk sekali. Susah sekali diajak kumpul-kumpul walaupun hanya sekedar ngobrol entengan. Saya lalu memutuskan untuk masuk ke kios itu. Lha ndak ada dia. Ah, mungkin sedang ada janji keluar bersama Paklik Isnogud penasehat spiritualnya itu. Atau ada janji dengan yang lainnya …. ndak tahu saya. Sampeyan ada yang tahu?

Continue Reading 22 Comments

Expatriate

“Wehehe sampeyan jadi ekspat enak betul, gajinya mesti gede ya dan fasilitasnya whuih whuih”. Begitu omongan yang sering saya dengar. Ekspat yang dimaksud adalah expatriate, orang yang tinggal di suatu negara yang bukan negaranya secara sementara atau tetap. Beda dengan imigran yang lantas meninggalkan kewarganegaraannya dan menggantinya dengan kewarganegaraan baru tempatnya tinggal, ekspat tidaklah demikian. Di Indoneia ada banyak ekspat yang menikah dengan orang Indonesia, tetapi biasanya mereka tidak mengganti kewarganegaraannya.

Kembali ke soal gaji besar (dibandingkan dengan pekerja lokal) dan fasilitas whuih whuih, di Indonesia yang tampak adalah demikian. Walaupun hal tersebut tidak selalu benar. Seorang kawan yang berstatus ekspat toh ada yang digaji sama dengan pegawai Indonesia dan saya yakin dia bukan satu-satunya ekspat yang begitu. Hanya saja umumnya memang ekspat menerima lebih dibandingkan dengan pegawai Indonesia pada tingkat yang sama.

Continue Reading 15 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru