1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Baju Musiman

Jaman masih di sekolah dasar dahulu, guru ilmu bumi saya berkata “pokoknya nama bulan yang berakhiran -ber, itu mesti musim hujan” …. jembatan keledai. Jika berbicara perkara musim yang berkaitan dengan iklim, maka Indonesia punya dua, musim hujan dan musim kering. Sementara negara-negara yang terletak di antara Tropic of Cancer hingga Kutub Utara dan Tropic of Capricorn hingga ke Kutub Selatan memiliki empat musim. Musim semi, panas, gugur dan dingin.

Lantas saya menemukan pengumuman yang dipasang di sebuah toko di Bogor seperti foto di samping ini, mereka menjual pakaian musim dingin. Terus kenapa? Salah? ya tidak, toh pada saat ini ada saja orang Indonesia yang hendak bepergian ke negara-negara di Utara yang sebentar lagi secara remi memasuki musim dingin. Salah kostum berujung penderitaan. Orang Indonesia yang menderita di luar negeri bisa jadi berita heboh.

Selagi masih bermukim di negara bermusim empat, perkara kostum sempat bikin saya susah. Saya bukan pengoleksi pakaian, maka lemari besar tidak cocok untuk saya. Hanya saja mau dikemanakan baju-baju yang tak musimnya lagi itu? Akhirnya pasar loak jadi tujuan. “Loakin aja itu baju untuk jalan-jalan ke London” …. lhaaa, begitu saran ra mutu nyonya-nyonya yang memaklumi kondisi saya sebagai perantau fakir biaya jalan-jalan, walaupun akhirnya toh saran itu dilaksanakan juga.

Kembali ke perkara menjual baju musim-musim tadi, kenapa toko itu ndak menjual baju musim layangan, musim duren, musim rambutan atau musim kedondong? Atau sampeyan berminat menjualnya?

18 orang ikut ndobos

1

Gravatar

01 November 2007 16:28:57

iway

jadi musim panas ga butuh baju nih? cuman butuh selembar benang? :D

2

Gravatar

01 November 2007 16:50:27

pitik

paling enak baju musim kawin…hayo gmana?

3

Gravatar

01 November 2007 17:09:54

mikow

kalo baju musim duren kyk gmana ya? :)

4

Gravatar

01 November 2007 17:18:06

sandal

pesen baju musim kopdar pakdhe :D

5

Gravatar

01 November 2007 17:32:00

-tikabanget-

current issue tenan iki..
wkakakakk..
lha itu dibelakang kamera ada poto sayah sama brondong manis.. eh.. brownies manis.. hihihi..

6

Gravatar

01 November 2007 19:08:44

omith

wa koq sayah ndak kleiatan yha.. hlihih
*yg lg liak liak shal ndek situ*

7

Gravatar

01 November 2007 21:06:03

Totoks

yang jual baju musim banjir di mana ya pakdhe?

8

Gravatar

01 November 2007 21:12:38

kw

di FO rempoa, dekat kost an dipasang juga plakat yang persis di foto ini. ya mungkin buat lucu lucuan aja hehhe.
aku pengen baju musim (ngangon) kambing aja :)

9

Gravatar

01 November 2007 21:18:39

ayahshiva

kali aja yang punya tuh toko orang asing dan dia lupa kalo disini cuma ada 2 musim eh banyak musim, musim duren, musim rambutan, musim banjir, dll :D

10

Gravatar

01 November 2007 21:34:50

Memo

Saya, sebagai orang yang amat sangat fashionable, tapi old fashioned, hanya kenal dua gaya pakaian. Untuk musim panen dan musim paceklik. Maklum, agraris. Tropis pula. Yang sering sih sarungan batik dan ngliga.

11

Gravatar

01 November 2007 22:28:46

Hedi

Di Utara sana, musim panas banyak adegan mandi di pancuran kolam. Lha di Indonesia yang panas terus kok ga ada ya :P

12

Gravatar

02 November 2007 07:34:58

didi

yang jual pelampung sama perahu karet kodian dimana pakde?? tak nyetok buat musim ujan dijakarta.

13

Gravatar

02 November 2007 07:44:40

aprikot

aku butuh baju musim dingin di sini pakdheeee.
busyet 15 derajat ki

14

Gravatar

02 November 2007 07:53:33

bangsari

weh, mbogor dah musim kathuken?

15

Gravatar

02 November 2007 08:04:52

de

baju musim kawin koyok opo pak de?

16

Gravatar

02 November 2007 11:27:12

funkshit

yang ada kan musim hujan, kok yang dijual untuk musim dingin ??

17

Gravatar

04 November 2007 20:36:24

bibi SP

Baju di loakin trus beli buku di Judd Book …. hihihihi…. kemakan omongan setan-setan London….

18

Gravatar

01 September 2008 12:26:48

djayawarman alamprabu

Halo boleh tanya dimana letaknya di bogor gak thank you sebelumnya hehehehe

Ikutan Ndobos

Ndobosan sebelumnya | Ndobosan selanjutnya