Ikan??
Ilmu soal penggolongan mahluk hidup dinamai, taksonomi. Salah satu mata kuliah yang tidak saya sukai dahulu adalah taksonomi. Dan siang tadi soal “taksonomi” ini membuat saya telongo-longo.
Kisahnya dimulai dari sebuah pertemuan yang menumpang di ruang rapat kantor saya. Mereka sedang membahas soal ikan-ikan yang terancam punah. Seperti biasa, pertemuan begini ada ahlinya yang menjadi nara sumber. Rasa ingin tahu membuat kuping saya bekerja, nguping. Lantas ada kekagetan melanda, manakala sang ahli memberikan sebuah contoh kasus untuk dugong (duyung). Lho … dugong kan bukan ikan, begitu batin saya. Lantas contoh berikutnya soal paus. Halah, apa ini, paus juga bukan ikan.
Tidak tahan mendengarkan “perkeliruan” begitu saya menyambangi pertemuan itu dan langsung bertanya “….itu dugong dan paus kan bukan ikan”. Seorang peserta dengan tersenyum memberikan saya sebuah buku biru yang sampulnya bertuliskan “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan”, sembari berujar, “lihat pasal 1 ayat 4 dan penjelasan pasal 7 ayat 5″.
Dalam pasal 1 ayat 4 itu tertulis begini. “Ikan adalah segala jenis organisme yang seluruh atau sebagian dari siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan”. Buset dah, terperanjat sayanya. Belum seterperanjat ketika membaca penjelasan pasal 7 ayat 5, “Yang dimaksud dengan jenis ikan adalah: a. pisces (ikan bersirip); b. crustacea (udang, rajungan, kepiting dan sebangsanya); c. mollusca (kerang, tiram, cumi-cumi, gurita ….. ” panjang daftarnya. Lantas saya melihat “h. mammalia (paus, lumba-lumba, pesut, duyung, dan sebangsanya)”. Lebih “gila” lagi “i. algae (rumput laut dan tumbuh-tumbuhan lain yang hidupnya di dalam air)”.
Baiklah, saya memang tidak menyukai taksonomi, bidang yang saya geluti juga burung, bukan ikan. Pengetahuan saya tentang ikan sangat minim. Saya hanya tahu kalau ikan yang paling ndableg, ndak bisa dibilangi itu ikan kembung. Wong sudah tahu kembung kok pancet renang. Pengetahuan inipun saya dapat dari Siwi. Pramuka yang bercita-cita menjadi pembuat kapal itu, mestinya berpegang teguh pada Dasadharma, terutama yang ke-sembilan: Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
Selain itu, saya ingatnya ikan itu adalah hewan bertulang belakang yang hidup di air, berdarah dingin dan bernafas dengan insang. Pada jaman kuliah dahulu ikan dimasukan dalam kelas Pisces. Taksonomi usang sebetulnya, karena apa yang disebut ikan sekarang dibagi dalam 10 kelas, termasuk sub-kelas Dipnoi yang bernafas dengan paru-paru, juga disebut ikan. Hanya saja, sampai sekarang ya tidak ada yang memasukan dugong, paus, lumba-lumba apalagi rumput laut sebagai ikan, kecuali undang-undang itu tadi.
Lantas bagaimana soal “ikan undang-undang” tadi? Sampai sekarang saya ya hanya bisa menghela napas dalam-dalam, dan menuliskan informasi ini, siapa tahu ada yang perlu.
48 orang ikut ndobos
19 December 2007 16:38:25
mbita
aku tambah ngga dong babar blas!!
19 December 2007 16:54:17
chiw
aku kan Dapat dipercaya Dhe…senantiasa jujur dan terbuka, serta tak pernah sekalipun berdusta…
ah, diriku memang sempurna…
*dibakar*
19 December 2007 16:56:25
chiw
mungkin sing nggawe undang undang mbiyen gak lulus seko Biologi Kelautan ITS…

tempat aku mangkal selama setaun mbiyen19 December 2007 16:58:02
Luthfi
Hmmm … di kuliahku juga gitu Pakde
*Definisi avertebrata air = hewan tak bertulang belakang yang SEBAGIAN atau SELURUH daur hidupnya berada di air
dgn definisi ini, nyamuk jd masuk ke sini dan menuh2in diktat kuliah
Definisi ikan yang PAkde kemukakan di atas adl dogma yang ditanamkan ke mhs di fakultasku sejak semester 3, makanya aku gak nggumun
hehehhehee
Tambahan, kayaknya ada satu makhluk lg yg belum di masukkan ke sana, kodok …. swikee purwodadi mmg maknyusss
*serasa ngeblog di sini*
19 December 2007 17:00:03
Luthfi
oh iya, stlh baca ulang, munkin si kodok yang lezat itu masuk di antara poin d-g
19 December 2007 17:02:53
mPit
aduh… bapak2 dan ibu2 yg duduk di kursi empuk itu apa ga pada punya otak ya?
19 December 2007 17:03:28
kw
jadi keong dan precil termasuk kelompok ikan juga? lalu buaya dan kuda nil? ha ha
19 December 2007 17:03:29
Luthfi
iseng2 buka wikipedia id dan en
jadi inget, kalo ikan yg dimaksud di atas adalah ikan dalam arti luas .. yg dapat dimanfaatkan dlm bidang pangan dkk
cuman sampe sekarang saya juga heran … knp dikasih nama ikan, suatu kata yg sudah ada definisinya secara khusus
kenapa gak gaplek, tiwul atau kosakata lainnya
19 December 2007 17:15:46
Mbilung
@Luthfi dan @KW:
Salinan kumplitnya gini:
Yang dimaksud dengan “jenis ikan” adalah:
a. pisces (ikan bersirip);
b. crustacea (udang, rtajungan, kepiting, dan sebangsanya)
c. mollusca (kerang, tiram, cumi-cumi, gurita, siput, dan sebangsanya);
d. coelenterata (ubur-ubur dan sebangsanya);
e. echinodermata (tripang, bulu babi dan sebangsanya);
f. amphibia (kodok dan sebangsanya);
g. reptilia (buaya, penyu, kura-kura, biawak, ular air dan sebangsanya);
h. mammalia (paus, lumba-lumba, pesut, duyung, dan sebangsanya);
i. algae (rumput laut dan tumbuh-tumbuhan lain yang hidupnya di dalam air); dan
j. biota perairan lainnya yang ada kaitannya dengan jenis-jenis tersebut di atas, semuanya termasuk bagian-bagiannya dan ikan yang dilindungi.
19 December 2007 17:15:55
Pacul
“…………siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan”
wah..nek ngunu pak dhe ku termasuk jenis ikan lha wong siklus hidupnya dalam lingkungan perairan sebagai nelayan…..priwe kue?
19 December 2007 17:20:23
Luthfi
keren, halaman ini sudah diindeks oleh gugel setengah jam yg lalu
si ampibi masuk poin f
http://www.bpkp.go.id/unit/hukum/uu/2004/31-04.pdf
hihiihihi
@ pito : keknya UU itu referensinya juga UU yd ada di LN deh
klo goblog mah jd goblog barengan
19 December 2007 17:27:28
chiw
*ngakak moco komene pacul*
19 December 2007 17:29:18
mbita
@luthfi: udah kamu bikin postingan sendiri aja luth sing komplit
19 December 2007 18:24:08
yudhi
Dan kodok bisa juga dikategorikan sebagai iwak.
“Iwak Kodok”
=))
19 December 2007 18:24:40
funkshit
wah.. bagus banget nich
saya jadi tambah ngerti klo ada yang namanya ikan ubur ubur, ikan rumput laut, ikan cumi cumi dsb. .. .
19 December 2007 18:27:09
pinkina
hahaha iki toh Pak yang kita bicarakan di ym tadi =))
masih untung Pak, pemerintah bikin UU yang menganggap paus,duyung dan lumba2 sbg ikan, paling gak masih ada persamaan bentuk fisiklah, ojok sampek koyok wong Jowo.
ibuk : “maem kr iwak opo le ?? iwak tempe, iwak tahu opo iwak endog ???” (*tuh kan iku malah tempe kr tahu kr endog bisa berenang :D, opo tumon ???????????)
19 December 2007 19:08:22
Hedi
kalo kupang masuk golongan mana, ampibi ya?
19 December 2007 20:32:53
iway
kalo mamanya-lia masup ikan bukan ya **kriuk-kriuk**
19 December 2007 20:35:36
lenje
wah, masih untung dalam definisi “ikan” di UU itu gak dimasukkan kategori duyung mermaid (bukan duyung dugong)… dan ternyata “ikan yang dilindungi” dianggap punya kelas sendiri…
19 December 2007 21:01:10
Wong nDheso
Eh uh eh, kalau didesa saya kerbau, sapi, & ayam juga termasuk ikan malah. Ada iwak kebo, iwak sapi, iwak pithik
Iwak = ikan/daging
19 December 2007 22:04:49
venus
ikan rumput laut, ikan kuda nil, ikan buaya, ikan jentik nyamuk….lha jadinya semuuuuuaaaa bisa digolongkan ke situ dong ya? itu pelatih renang si precil2, hidupnya tiap hari di air. ikan apa itu namanya? trus ada lagi ikan yang anu…
*diseret keluar*
19 December 2007 23:48:37
omith
podo karo wong deso..
di tempet ku sering menganggap iwak iku termasuk petek, tahu, tmpe.. hihihi
20 December 2007 11:38:09
mikow
kalo ikan ayam piye?
20 December 2007 12:19:53
iman brotoseno
sama dengan ada yang menggangap manta ray itu ikan pari..padahal manta adalah mamalia juga. Ya pengalaman saya menyelam dimana mana, justru saya lebih sering menemukan orang asing yang melakukan pendataan, riset, titik dive di Indonesia..sementara birokrat di Jakarta yang bisa menggeneralkan sebagai IKAN saja
20 December 2007 13:47:35
Hoek Soegirang
*ngakak guling-guling*
“besok saia fengen makan ikan, bu?”
“ya uda, ntar ibu beliin”
esoknya
“bu, ikannya mana?”
“itu dimeja”
“lha? ko malah rumfut laut?”
“itu khan ikan juga…”
“lha…”
20 December 2007 16:17:51
tetangga
jadi, Pak Dhe, ikan paus itu ikan bukan?
*nyatet utk bahan pembelajaran Hikari*
20 December 2007 18:16:46
ndoro kakung
kura-kura termasuk ikan juga gak ya? bagaimana dengan penyu?
20 December 2007 18:51:03
nananias
power.
20 December 2007 20:32:59
sarah
hahahaha… ngakak baca komen2nya euy.
20 December 2007 23:35:43
tito
endonesa memang ndak tau apa-apa soal hewan. Sukanya bikin definisi sendiri. Alga kok termasuk ikan. Guoblok pol. Njelehi kok. eh, Dokter hewan ditulis apa ya di undang-undang?
21 December 2007 05:44:48
kw
duh gusti, lha indonesia segini payahnya?
terimakasih infonya .
21 December 2007 09:18:22
adipati kademangan
ini gimana sih !!
lhah wong orang membuat undang-undang sudah menghabiskan dana yang banyak kok mangsih dikritix.
Bener kalo masalah ikan memang harus belajar dari sampeyan-sampeyan semua,
tapi kalo masalah undang-undang …. sampeyan-sampeyan kudu belajar sama saya
21 December 2007 09:25:42
unai
Ikan = iwak, lah kalo ikan sapi, ikan ayam, dan ikan asin..lebih gak masuk dalam ikan undang-undang yah sir?
21 December 2007 12:02:07
extremusmilitis
Lha, kalau duyung dan paus bukan ikan, lantas di-kategori-kan ke mana yaks Pak Dhe?
21 December 2007 13:27:17
dewi
itu mungkin yang namanya perluasan makna kata, pakdhe.
21 December 2007 13:30:17
Mihael Ellinsworth
Begitulah. KEtika UU mulai bersabda, apapun yang salah bisa menjadi benar..
Wah, padahal yang begitu harus segera diamandemen.
21 December 2007 13:33:54
sapto
setau saya saya duyung emang ga termasuk ikan, tapi dr golongan putri
kalo paus cuma ada satu di dunia
21 December 2007 14:56:07
yoki
Mmmhhh…?kalo ikan asin plus sambel cobek plus nasi hangat piye sir?
22 December 2007 14:26:14
Rully
crustacea, mollusca & es algae di benhill, mantab …
23 December 2007 09:18:44
de
kalo iwak tempe sama iwak tahu masuk yg mana pakde :d
23 December 2007 09:27:39
blanthik_ayu
hai pakde….”awe2 ke mbilung sambil tiduran a la “ikan” duyung kriyep kriyep”
ngabeuleum lauk wae yuukk…:D
23 December 2007 21:53:42
roffi
wah saya orang ikan baru tahu peraturan itu.. makasih pakde.. hehehe
betul juga itu undang2 mesti dganti tuh!
25 December 2007 06:08:11
daustralala
mungkin itu sebabnya Kompas sampai sekarang tetap menulis paus sebagai ikan. gendheng!
25 December 2007 06:52:55
leksa
kalo di dunia pertambangan,..
tahu nya istilah ikan di site ituh,..
sebutan buat “sarapan turun gunung akhir pekan” .. huehuehu…
31 December 2007 13:19:14
fahmi!
orang orang galia memang gila, demi jupiter!
26 February 2008 21:40:30
VE
ih… maunya sich nyari bahan uat tugas. eh.. malah ketemu website ini. mau gak mau waji aca. sure… banget boo”. tapi kalau boleh nyaranin sich jangan hanya ikan yang hidup di Air tapi juga ikan yang hidup di darat (emang ada?), Ya ada lah, ikan jenis coelomterata aja ada. yang jelas-jelas itu hewan berongga
09 April 2008 15:22:48
LASA
Pak de dan rekans semua, saya juga bingung dengan pengertian ikan dalam undang-undang No. 31 tahun 2004 kayaknya harus ada perubahan, sekarang saya sedang kumpulin beberapa pengertian tentang ikan dari berbagai sumber, dan juga kumpulin berbagai respon dari masyarakat. Jika ada yang sepakat untuk diamandemen, mohon responnya, dukungan disertai alasan, terima kasih.
05 May 2008 15:59:26
itha
Itu semua salah dari awalnya, ud tau salah masih di ikutin aj dan pd akhirnya akan tetap dan selalu salah. dan yg saya g ngerti, kok ayam sama orang jawa juga disebut ikan ya…!? Ha.. Ha… Ha… ada ya yg namanya “ikan ayam”!!