Jeng Jeng Time - Potongan
Ini hanya beberapa catatan kecil dibuang sayang dari acara jeng jeng kemarin itu. Tidak ada hubungan antara satu dengan lainnya.

Dalam berwisata sedapat mungkin saya menghindar untuk mendatangi tempat wisata yang sudah terkenal. Kalaupun akhirnya tempat terkenal itu didatangi, ya jangan pada hari libur. Sulit bagi saya menikmati objek wisata sembari umpel-umpelan atau diuber-uber pedagang asongan. Sulitnya mencari tempat parkir, pungutan ndak jelas, peturasan umum yang mengerikan kondisinya, atau pengeras suara yang mengganggu kenyamanan telinga, hanyalah beberapa dari banyak pengganggu kenyamanan berwisata.

Tempat menginap selama berwisata bisa di mana saja, kadang ya tidur di mobil saja. Kalaupun perlu tempat menginap, ada banyak penginapan yang relatif murah terserak sepanjang jalan. Tidak semua menawarkan “kebersihan” sebagai barang dagangan utama memang, tetapi jika beruntung bisa saja kita mendapatkan penginapan yang murah, bersih, nyaman dan ramah.
Jajanan selama perjalanan, ini bisa jadi masalah sendiri. Lapar mata, itu masalahnya. Tidak hati-hati dalam masalah ini, liburan sampeyan bisa diisi dengan acara murus-murus sepanjang jalan. Bukannya sibuk menikmati pemandangan, malah sibuk mencari peturasan umum.

Kata-kata manis pedagang makanan itu sudah biasa digelar. Entahlah, pengalaman saya kok mengatakan, makin manis kata-katanya, makin rusak rasa makanannya. Maka kata-kata bujukan yang menawarkan kepadatan susu dan kemantapan rasa saya hindari.

Kadang prihatin juga melihat kondisi objek wisata, entah itu karena soal kebersihan atau karena soal kelengkapan objek wisata. Kebiasaan mengutil tidak hanya berlaku di pusat perbelanjaan rupanya. Kursi-kursi bersejarah di tempat perundingan Linggarjati misalnya, sampai harus dirantai agar tak dipindah-pindah atau bahkan diangkut. Menganggu pemandangan memang, tapi ya bagaimana lagi? Wong patung segede gardu hansip saja bisa lenyap kok.

Kawan ber-jeng jeng. Jika Zam biasanya ber-jeng jeng bersama Didit atau Annots, saya juga tak ingin ber-jeng jeng sendiri saja. Kawan ber-jeng jeng ini adalah faktor penting untuk saya yang pemalas. Tanpa kawan, bisa-bisa saya malah ndak ke mana-mana. Jika tahun lalu ada Nana dan Tito yang menemani saya dan anak-anak berlibur di Yogya, kali ini ada Jeni, keluarga Pak Koes dan Gita yang menyertai perjalanan.
Libur akhir tahun sampeyan sendiri bagaimana? Atau malah ndak liburan sama sekali? Jangan kerja terus, nanti kalau kaya malah bingung.
24 orang ikut ndobos
31 December 2007 09:53:30
anima
selamat libur akhir tahun, dan selamat tahun baru pak
saya sendiri masih ngantor, bingung kok ndak kaya-kaya..
31 December 2007 10:00:45
yati
saya bingung karena nggak kaya-kaya dari dulu :p
met taun baru
31 December 2007 10:06:10
didut
selamat tahun baru pakde
31 December 2007 10:34:26
nana
wah pak ijo diapit wanita-wanita berbaju ijo
selamat tahun baru sire!
31 December 2007 10:48:16
kw
wah saya ga liburan mas..
selamat tahun baru…
nanti malam ada pesta ya di bogor?
31 December 2007 11:21:47
nina
makin manis kata-katanya, makin rusak rasa makanannya.
31 December 2007 11:23:21
nina
(halah kok ilang separo)…makin manis kata-katanya, makin rusak rasa makanannya, ibarat playboy…makin manis kata2nya, makin buaya dianya…
31 December 2007 12:01:19
dokter kewan
lhaa kok rangkulan sama gita.
31 December 2007 12:09:11
annots
akhir tahun yang terlihat menyenangkan pakdhe, bisa jeng-jeng sembari kopdar *menyesali banyak kopdar terlewatkan di penghujung 2007*
31 December 2007 13:23:26
yati
@tito: lho…tito cemburu? itu rangkulan pak tua ubanan to…bukan rangkulan seperti yang kamu takutkan :p
31 December 2007 13:25:55
hams
“lebih padat susunya, lebih mantap rasanya”..
…
susu kok padat..
emang ada susu padat..
gimana minumnya tuh..
…
huh..
payah..
hweheheee…
31 December 2007 13:35:57
fahmi!
liburan akhir tahun di rumah saja, nonton tivi. males keluar, pasti macet!
31 December 2007 17:39:19
pacul
preian nang ngumah turu…..
31 December 2007 18:11:22
fitri mohan
hehehe, foto di tengah-tengah perempuan hijau-nya asyik tuh pakde.
selamat taun baru ya pakde. have fun go mad untuk tahun2 berikutnya.
31 December 2007 18:11:37
BONEK JIANCOEK
DIBONEK BANYAK SUSU2 YG PADA NGANGGUR DILER NANG KENJERAN DAN GANG DOLLY
31 December 2007 20:46:51
Hedi
OOT.
ada apa urusannya dengan dolly…ini soal liburan kok…
01 January 2008 07:48:51
de
saya udah kerja terus tapi ndak kaya-kaya juga hehehe
01 January 2008 09:03:48
mbita
wah padahal saya mengharap gambar potongan keramik bakalan muncul dipostingan, lha kok malah foto saya yg nongol. jan mateni pasaran :))
02 January 2008 10:26:15
maruria
lha ko pakdhe malahan parkir disitu? Kan khusus kyai, gitu loh..
02 January 2008 12:54:28
omith
tapi pak de.. banyak yg ga kerja tapi tetep KAYA..hahaha..
met taon baru
02 January 2008 22:51:27
sluman slumun slamet
liburan yang menyenangkan! meluuuuuuuu………
02 January 2008 23:43:27
stey
saya juga kepengen naek gunung ato kepantai yang masih perawan..pokonya menjauh dari keramaian..
03 January 2008 08:46:45
escoret
pakde,Coba liburan di ubud..!!!
pasti kita ketemu..*halah*
merayakan taon baru tho..???selamat pakde….
Nb : keycodeku PEPENG…!!!
05 January 2008 02:09:39
Totoks
liburannya seru, memang saat yang tepat buat melepas kejenuhan setelah setahun megawe, tapi saya setahun kerja terus tapi kok masih belum bisa jengjeng ya sir? apa yg salah ya?