Buku Untuk Kawan
Pamer? Nggaya? Mungkin ya. Apapun itu namanya, saya girang ketika buku yang merupakan hasil kerja sejak tahun 2002 di Timor-Leste itu akhirnya sampai di tangan saya. Tidak ada darah dan air mata dalam prosesnya. Walaupun ada beberapa kali kelelahan, tetapi kegembiraanlah yang mendominasi proses pengerjaannya selama lima tahun itu.
Awalnya adalah pertanyaan sederhana. Jika saya hanya punya uang sedikit untuk pelestarian alam, di mana uang ini pertama-tama harus digunakan? Singkatnya hendak mencari daerah prioritas. Lantas bagaimana mencarinya? Indikatornya pakai apa? Sambil cengar-cengir pringisan ra mutu saya berkata, pakai burung, dan lantas dengan gagah berkata “kami hendak mencari daerah prioritas untuk pelestarian alam dengan menggunakan burung sebagai indikator”.
Kenapa burung? Begini, burung itu ada di mana-mana, mulai dari kutub sampai daerah bermatahari banyak. Burung juga relatif mudah dikenali. Burung merupakan kelompok hewan yang sudah banyak dipelajari. “Taksonomi” burung relatif sudah stabil. Pula, burung praktis sensitif terhadap perubahan lingkungan. Klop, syarat-syarat sebagai indikator dimiliki oleh burung.
Apa lantas semua burung dijadikan indikator. Ya tidak juga, dipilih saja yang terancam punah, yang luas daerah sebarannya relatif sempit, yang hanya hidup pada jenis habitat tertentu saja dan yang hidup dalam kelompok besar. Maka, alam Timor-Leste lantas dijelajahi untuk mencari burung-burung indikator tersebut. Ada 72 jenis burung indikator untuk Timor-Leste.
Hasilnya, ada 16 daerah prioritas dengan luas total 1.852 km2 atau 12,5% dari luas total daratan Timor-Leste. Dari semua daerah penting tersebut, hanya satu yang secara resmi dilindungi, yaitu Gunung Paitchau-Danau Iralalaro yang termasuk ke dalam Taman Nasional Nino Konis Santana.
Untuk Bio, Rai, Cisco dan Dom ….. buku ini untuk kalian.
JUDUL: Important Bird Areas in Timor-Leste; Key sites for conservation • PENULIS: Colin R. Trainor, Fernando Santana, Rudyanto, Almeida F. Xavier, Pedro Pinto and Gil Fernandes de Oliveira • PENERBIT: BirdLife International (Cambridge, 2007) • TEBAL: 86 halaman.
47 orang ikut ndobos
08 January 2008 12:40:02
aprikot
weh ini to buku yang digarap 5 tahun pake acara blusukan ke timor leste itu.
selamat yo pakdhe, makan makan
08 January 2008 12:43:04
annots
jengjengnya sampe timor timur juga pakdhe? pengen sih tapi sayang harus pake paspor kalo saya mau kesana
08 January 2008 12:53:43
pitik
lha burung sampeyan kok sampe timtim to om?wah..jian hebat tenan..
08 January 2008 13:02:48
yati
selamaaaattt….udah terbit ya. mana yang buat saya? :p
salam buat kawan Xanana! hehehe…. saya masih nyimpen lho, kata pengantarnya sama tanda tangannya
08 January 2008 13:27:40
iway
weh disana ada kakatua jambul kunig juga ya?
bhi juga wilayah sebarannya sempit lho pakdhe, banyak burungnya lagi, mungkin bisa jadi objek berikutnya
08 January 2008 13:34:22
yoki
Wah…kerennn!!….kirim dung ke sinih satu :D, “apakah bisa bertahan semua IBA di saat Timor Lester sedang membangun?
08 January 2008 13:52:06
adams
makan-makan
08 January 2008 13:53:01
Anang
wah… sampe tekan timor leste barang…
08 January 2008 14:00:50
atta
selamat ya
memang hebat om ku ini
-hug
08 January 2008 14:21:08
venus
weeehhhh….hebat tenan! aku memujamuuu…..
08 January 2008 14:22:19
kw
wah ikut senang.. kapan dirayakan?
08 January 2008 14:22:39
venus
belinya di mana ini? aku mau satu copy, trus minta tandatangan ya?
08 January 2008 14:40:14
de
untuk saya mana?
08 January 2008 16:26:51
angga
burung oh burung.
numpang nge link pak dhe.
08 January 2008 17:03:03
sluman slumun slamet
selamat ya…
bagi2 dunk bukunya…
08 January 2008 17:10:59
qq
Whoaaa…selamat pakde. Kapan bagi2 buku plus tandatangannya?
08 January 2008 17:32:36
Aris
selamat mas, kapan2 coba mampirnya sampai ke taman suaka burung di Beziers, sebelah barat daya Perancis. Asyiik tempatnya, mungkin bisa dijadikan salah satu contoh taman perkotaan, lengkap dengan burung2nya.
08 January 2008 18:22:11
arya
oh, nama asli pakde mbilung itu Colin Traino *lost focus*
08 January 2008 18:46:51
gambarburung
wah..bener2 ahli per-manuk-an rika?
mak erot nduwe saingan kiye…
08 January 2008 19:08:02
Fany
wah selaamaatt ya pakdhe hasil karyanya udah sampe di tangan..
08 January 2008 19:46:49
Hoek Soegirang
“saya girang ketika buku yang merupakan hasil kerja sejak tahun 2002 di Timor-Leste itu akhirnya sampai di tangan saya”
entah kenafa saia tiba-tiba tersummon kesini…
mhuehuehuehue
08 January 2008 20:44:56
tetangga
5 tahun di Timor Leste? Itu termasuk jadi gerilyawannya gak? hahahaha
08 January 2008 21:36:32
iman brotoseno
membuat iri dengan pencapaianmu Mas, karena buku underwater world Indonesia saya masih berkutat ditempat. Disain terus…
Memang butuh komitmen.
08 January 2008 23:20:40
Totoks
bukunya apa beredar di gramedia pakdhe? saya perlu buat pengetahuan permanukan
09 January 2008 00:54:12
ebeSS
“pakar manuk sak ndonya” . . . . slamet3
manuk ngoceh gampang . . . klo manuk ndobos . .
09 January 2008 04:04:45
aaqq
halo om.. masih ngurusin burung juga? apa kabar burung (di) indonesia? hehehe
btw.. bolehtuh bukunya di simpenin satu buat sayah.. hehehe..
si dom itu orang BI yang di sumba bukan ya? atau dom lain.. secara nama dom sangat umum banget. hahaha.
09 January 2008 10:09:41
komikus keren
bisa gak melestarikan blog dengan menggunakan indikator burung juga? … *mengkhayal* [heh, keycode ku ndorokakung?]
09 January 2008 11:34:10
Adis
Heheh….suka dunia perburungan ya om…
09 January 2008 11:49:52
maruria
wah..jadi kalo ke rumah pakdhe, bisa baca buku ini? Mauuuu….
*ini to yang dibilang pitik, bahwa pakdhe ahli soal burung?;))*
09 January 2008 15:24:37
Luthfi
ornitolog yang gak ngakuw sbg ahli burung
09 January 2008 16:58:24
extremusmilitis
wah, kerja yang tidak sia-sia dong Pak Dhe, dan buku ini bisa di-guna-kan sebagai bahan yang penting untuk referensi tentang burung-burung. Selamat
09 January 2008 17:19:02
zam
selamat!
09 January 2008 17:42:43
hams
…
aduhh..
belum sempat pakdhe sampe gitu-gitu..
masih fokus sama dunia maya ini..
cita-cita kedepan sih ada untuk itu..
tapi untuk sementara saya pending dulu..
…
09 January 2008 19:18:10
omith
selamd pak de..!
10 January 2008 02:53:52
Hedi
keren…hanya nama sampeyan yg ga berbau bule dan portugis
10 January 2008 22:29:27
iphan
wowwww…… selamat-selamat…
minta tanda tangan pak dhe sama bukunya juga!
10 January 2008 22:29:38
mbakDos
oohhhh ini pula salah-sekian alasan mengapa patut dinamai bapak burung
10 January 2008 23:09:44
STR
Ternyata manuk itu multifungsi, instingnya apalagi.
11 January 2008 08:34:54
cempluk
selamat pakde atas buku nya..cempluk minta poo, dikirm ke surabaya ???
11 January 2008 10:49:16
dewi
whueh.. 5 tahun? klo smeisal ini hamil, mungkin sudah mengkeg2 kali yah bawanya, ga sabar untuk di keluarin.. tapi katanya pakdhe, makin diendapkan, makin dahsyat kluarnya.. asal ga keburu karatan. slamat yah!
11 January 2008 16:48:59
chiw
Pak Dhe, barter karo kawos’e piye?
12 January 2008 04:17:27
fitri mohan
congrats ya pakde!
12 January 2008 08:49:31
Rara
selamat ya pakde..
14 January 2008 09:23:59
maya
selamat ya Pak……
14 January 2008 10:17:52
april
selamat ya dhe…..moga2 ada kelanjutannya
21 January 2008 02:43:34
roel
Akhirnya… IBA Timor Leste memisahkan diri dari Indonesia juga… Selamat buat rakyat Timor leste!
19 November 2008 13:06:44
marni
wah senang ya dah sukses buat bukunya…..!!!
di tunggu yang selanjutnya….chayoo!!!!!!!!