Salah Penggal, Bisa Dipenggal

Di mana kata harus dipenggal, di mana koma harus diletakan, di mana titik harus ditempatkan. Perkara yang kelihatannya sepele tetapi dapat berdampak besar. Foto di atas entah siapa yang memotretnya. Saya mendapatkannya dari Paman Kêmplu. Menuliskan nama ASSHOLEH, bisa mengundang senyum orang iseng macam Paman Kêmplu itu, dan juga senyum orang tidak iseng seperti saya.
Jaman saya kecil dulu, Bapak saya mencontohkan betapa pentingnya pemenggalan kata dilakukan dengan benar. Jika tidak, dapat membuat arti kalimat berubah. Kalimat yang dipakainya untuk contoh adalah : Pak, Boyolali, Bojonegoro, kacau balau. Yang dapat saja dipotong menjadi : Pak Boyo, lali bojo, negoro kacau balau.
24 orang ikut ndobos
05 March 2008 13:49:53
venus
gee…this is soooo…..
hahahah, edyan!
05 March 2008 13:49:53
aprikot
tidak iseng? lha ini apa namanya?
05 March 2008 13:56:14
ebeSSe komikus
lagi2 trimaskenthir . . . . !
masih menunjukan kejayaannya . . . . .
tapi lho . . . . . komikus keren dah di non job kan . .
05 March 2008 13:58:54
Nazieb
Hohohoho…
Edian tenan…
05 March 2008 14:10:24
balibul
Jare kyai ku kui Ass-Hole-H
05 March 2008 14:36:16
yay!
nganjing!! ngesol!
)
05 March 2008 14:56:25
mikow
lihat alamatnya, diambil dari nama seorang seleb bloger
05 March 2008 14:57:46
antobilang
siapin pilox, misi : menghilangkan huruf H !
05 March 2008 15:20:29
iway
as = sebagai
sholeh = orang sholeh
stie sebagai orang sholeh? sinetron apa sih ni pakdhe??
05 March 2008 15:29:07
pinkina
loh Bojonegoro disebut ???
jarang2 loh
05 March 2008 15:42:52
kw
hi hi kok saya jadi teringat teman sepabrik. dia pengen ngeblog. “banyak mas sebenarnya yang ingin aku tulis, tapi saya bingung naruh titik dan komanya. hehheheh
05 March 2008 15:52:32
stey
ehhh..kayak ditempat temen saya deh..
cuma diblog dia, dengan semena2 sudah langsung dipenggal..:))
05 March 2008 16:13:37
dhodotes
walaahhh..Ki Ndhobozzzz kiiii..
05 March 2008 16:14:22
dhodotes
penggalannya di mana hayo?
05 March 2008 16:47:33
Effendi
Satir inih…
*lirik eskopret*
*kabur*
05 March 2008 16:56:59
mendoan
paklik… deneng kaya kuwe ya nulis asshole(h)-e… kudune kan as sholeh…
–sok srius–
05 March 2008 18:00:54
adipati kademangan
wah edyan tenan. salah pemenggalan yo nggarai mumet
Si RMB Lilu Ngm A Cnd Obo S
05 March 2008 22:13:54
aaqq
huakakakaka.. dahsyat..
hanya pikiran yang ejrnih dan sehat yang bisa membaca dengan baik dan benar.. *hayaah..*
boss.. apa kabar..
05 March 2008 22:14:46
Hedi
yang penting kan bikin cerdas (masyarakat) pemalang
05 March 2008 22:36:17
V66
Apakah ada perbedaan arti Assholeh dengan As Sholeh?
07 March 2008 10:12:26
cK
mungkin mesin pencetaknya kibor strip-nya rusak.
08 March 2008 00:31:34
jonjontor
“hanya pikiran yang ejrnih dan sehat yang bisa membaca dengan baik dan benar..”
sepakaat mas. sir mbilung ini memberi pilihan arah alternatif yang salah ya. kok kepikiran ya…
08 March 2008 19:33:17
pacul
weh……hanya orang2 yang beriman saja yang bisa membaca tulisan itu dengan benar………..wekekekekke
09 March 2008 14:40:05
enade
Pakde, jadi ingat: “Pak Carik, antem-anteman.” “Pak, carikan teman-teman.” ~weee, malah bilingual