1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Daging X

daging.jpg

Sanur sebagai kawasan wisata, termasuk wisata birahi, ah banyak yang sudah tahu itu. Tanyakan pada Anto yang pernah mencari tempat pijet pada saat kunjungannya terkahir ke Bali, dia lebih tahu dari saya. Mas Iman juga ada memberi informasi tambahan, “daerah sanur..jalan danau ..danau itu
( hi hi hi nomor rumah selalu ada tambahan huruf xxx )
“, begitu komentarnya di sini.

Binis begini juga sering kali disamarkan dengan istilah “bisnis daging”. Seperti yang diucapkan oleh supir taxi pencari tambahan penghasilan diluar argo, “dagingnya masih seger Pak“. Entah kenapa daging yang dipakai, bukan bunga seperti umumnya perempuan diumpamakan.

Spanduk yang saya temukan di sebuah jalan di Sanur tidak menjual daging seperti itu. Sebuah papan kecil di samping tempat usaha ini mencantumkan kata butcher, tukang jagal ternak. Walau begitu, saya toh tetap tersenyum melihatnya. Mungkin karena otak saya memang perlu dicuci.

Kata lain yang juga sering dipakai dalam bisnis birahi adalah “barang”. “Ada barang baru Pak, baru datang dari Bandung“. Atau, “barangnya bersih Pak“, rayu seorang perantara yang nongkrong di depan rumah bernomor tambahan X seperti yang disebutkan oleh Mas Iman tadi. Ah, kenyataan hidup yang ada di manapun, termasuk di Bali yang dijejali turis-turis yang mungkin tak cukup hanya menikmati keindahan pantai, sawah dan budaya.

Saya bukanlah ahli dalam soal-soal pelacuran, pengamatpun bukan. Bagi saya, terganggunya lamunan sembari jalan pagi menuju kantor oleh sapaan ramah yang menawarkan daging, adalah hal yang menjengkelkan. Ndak usahlah ngomel, biasakan diri saja dengan gangguan itu, sama seperti halnya saya membiasakan diri dengan gonggongan anjing di perempatan jalan itu.

42 orang ikut ndobos

1

Gravatar

12 March 2008 07:40:38

kw

di mana mana pelacur itu ada rupanya. benar berarti kalau ada yang bilang “kota tanpa bordil ibarat rumah tanpa kakus”

* tapi di bali tak perlu jengkel dengan copet kan mas

2

Gravatar

12 March 2008 07:59:49

nanok

Profesi paling tua homo sapiens

3

Gravatar

12 March 2008 08:07:36

nananias

bahasa memang disiplin ilmu yang ngga ada matinya :D

4

Gravatar

12 March 2008 08:23:26

bahtiar

“Ndak usahlah ngomel, biasakan diri saja dengan gangguan itu…”

yang bener aja … :)

5

Gravatar

12 March 2008 09:14:55

iway

dah tau legenda mang aya di bandung pakdhe? pokoknya aya lah :D

6

Gravatar

12 March 2008 10:05:05

dewi

hati2 membaca tulisan2 disini pak, lebih banyak tersiratnya dari pada tersuratnya. mas iman pasti lebih paham ituh. :D

7

Gravatar

12 March 2008 10:20:58

aprikot

lho masih jalan? ktnya mau nyepeda??

8

Gravatar

12 March 2008 10:22:53

pitik

regane piro om?

9

Gravatar

12 March 2008 11:05:13

nico kurnianto

walah ternyata itu ya kata kuncinya kalau di Bali!? saya baru tahu, berarti saya harus hati-hati kalau mau beli daging di sana

10

Gravatar

12 March 2008 11:43:38

antobilang

[…Tanyakan pada Anto yang pernah mencari tempat pijet pada saat kunjungannya terakhir ke Bali…]

opo ki :o

hahahaha

11

Gravatar

12 March 2008 12:29:32

ebeSS

berarti . . .hotline mereka dari street meat thailand, ya situs xxx ituh

12

Gravatar

12 March 2008 13:15:53

antobilang

satu lagi, istilahnya “ayam”,
tapi sayangnya saya belum pernah denger ” ada pitik baru mas, masih seger…”

13

Gravatar

12 March 2008 13:48:15

yok

Entah kenapa daging yang dipakai, bukan bunga seperti umumnya perempuan diumpamakan.

biar ga bias gender oom…sekarang kan pelacur cowo ada juga…
duh..jadi malu ikke :”>

14

Gravatar

12 March 2008 14:54:50

Mbah Sangkil

kalo saya lebih suka cari via tukang pijet hotel aja

*pengalaman jadi guide tamu kantor*

15

Gravatar

12 March 2008 15:38:38

yati

beuh…benci saya. kata daging dan anjing

16

Gravatar

12 March 2008 16:26:42

annots

kalo ke bali, pakdhe bisa menunjukkan “tempatnya” kepada saya? :lol:

17

Gravatar

12 March 2008 17:08:59

Ndoro Seten

emange sekilone rego piro Dhe?
enake dikapakne daginge itu?

18

Gravatar

12 March 2008 17:47:42

pitik

@anto : aku sik seger…njengkking yo siap..

19

Gravatar

12 March 2008 18:00:00

stey

untung saya ga begitu seneng daging pakdhe..

20

Gravatar

12 March 2008 18:04:00

Nazieb

Lha, ya bener toh… Nyewa daging, daging yang ada lobangnya :lol:

21

Gravatar

12 March 2008 18:24:45

adipati kademangan

halah … dodolan empal gondrong

22

Gravatar

12 March 2008 18:38:11

omith

Hargane murah op larang pak de..
rasane bedho gag..??

*hihhi*

23

Gravatar

12 March 2008 19:16:08

iman brotoseno

katanya sih ,..konon promosinya
” Kena Gigi Uang Kembali ”

* Mengutip

24

Gravatar

12 March 2008 22:59:58

-tikabanget-

sudah membiasakan diri dengan miting blom?
duh, ndak bisa konek YM, pakdhe.. :(

25

Gravatar

12 March 2008 23:59:02

sarah

Hatihati pak deh jangan sampai tergoda membeli daging nya yaa
hi hi hi :D

26

Gravatar

13 March 2008 00:20:00

mbakDos

lho… kok raja daging? kalo panjenengan yang ditawari, mestinya ratu daging tho?!
atau jangan-jangaaann… :D

27

Gravatar

13 March 2008 00:53:56

V66

loh bisa dibayar pake Visa ama Master Card nih….
owkey(TM) langsung cabut ke TKP

28

Gravatar

13 March 2008 00:57:12

Totok Sugianto

yang penting jalan lurus saja .. jangan sampe salah masuk kantor pakde :D

29

Gravatar

13 March 2008 10:18:09

maya

Semoga panjenengan ndak tergiur pakdhe….. (berdoa dg khusuk)

30

Gravatar

13 March 2008 11:32:30

Hedi

endi onok daging ngono resik…eks bule pisan :D

31

Gravatar

13 March 2008 12:10:53

kenny

daging segar, bar dicelup ning pantai sanur :D

32

Gravatar

13 March 2008 14:57:31

merahitam

Jadi kalau disana nggak boleh sembarangan bilang, “Pak…bu…kalau mau beli daging dimana ya?”

33

Gravatar

13 March 2008 15:40:08

Effendi

Saya mawu daging geratis…. :cry:

34

Gravatar

13 March 2008 15:47:48

mendoan

nek neng ternate istilahe luwih lugas pakde… ora isin-isin! pokoke nek salon sehat tur bersih ya ana tulisane “SALON ANU - NO SEX!!” kaya kuwe pakgede!!! :)

35

Gravatar

13 March 2008 17:05:10

zam

jadi yg dijual itu daging? atau anjing? atau daging anjing?

@mas iman: kena gigi uan kembali, kena lidah uang nambah, kena pantat tambah nikmat..

@kang pitik: hwakaakakakakak… *siap-siap garpu* endi silitmu? :D

36

Gravatar

13 March 2008 19:20:04

extremusmilitis

Pak Dhe, di-situ yang di-tawar-kan daging eh barang dari mana aja ? :P

37

Gravatar

13 March 2008 19:45:46

pacul

halah….rak ono skrinsyut daginge :))

wah..godaane nang mbali akeh tenan Lik……pantesan rambut semakin putih aja…… wekekekkek

38

Gravatar

13 March 2008 21:25:48

funkshit

musti bayar ya ??
mau ambil virus aja kok pake mbayar

39

Gravatar

13 March 2008 23:39:58

kidtonk

jangan dibiasakan, kalo dah biasa ntik malah tertarik

40

Gravatar

13 March 2008 23:46:57

wieda

anget2 mas….anget2…pakde…
mangatus nang lapangan, sak kampung deh

41

Gravatar

16 March 2008 10:52:37

mita

posting sebelumnya judulnya bon apetit, hahaha

42

Gravatar

24 April 2008 18:32:11

begu

wahhh, itu dagingnya pasti udah kadaluarsa yaa….soale daging yang begituan bisa menyebabkan kehilangan barang-barang berharga seperti : cincin kawin , jam tangan . hiiiiiiiiii seyeeemm..

Ikutan Ndobos

Ndobosan sebelumnya | Ndobosan selanjutnya