Tidak mudah tampaknya menjadi seorang Tikabanget, sehingga ia harus nyengir kuda. Dia ada menulis :
Mo kantung semar kek. Mo buayawati kek. Mo bad girl kek. Mo playgirl kek. Mo cewek pembujuk kek. Mo cewek pemabok suami orang kek.
Bisa apa lagi sayah selaen menahan diri, menghela napas, dan nyengir kuda dengar segala perkataan di luar sana.
Khas selebritis. Lantas ada yang berkata, ah dia berlebihan. Begitu? Mungkin saja. Tetapi statistik tulisan terpopuler di blog Mas Karmin kawan saya itu, menyajikan data menarik.

Tak usahlah merangkai empat judul terpopuler di atas menjadi satu kalimat. Nggak Etis. Lies, damned lies, and statistics.
Continue Reading
25 Comments
Mar 8 2008 - 09:27

Gambar di atas itu adalah skrinsut dari sidebar blog pesanlewat yang digawangi oleh lelananging jagad. Blog yang mendokumentasikan pesan-pesan yang terpampang di badan mobil itu, sekarang mulai dipadati gambar perempuan dengan pose aduhai. The nature of lelananging jagad tampaknya.
Continue Reading
10 Comments
Mar 6 2008 - 00:36
Masih tentang Ghilman, anak saya paling kecil yang kemarin berulang tahun itu. Bagi yang merasa ragu dengan “kepintaran” anak ini, kemarin Ibunya ada mengirim kabar ringan, cerita, apa yang terjadi di hari ulang tahunnya itu. Korbannya kali ini adalah Eyang Kakungnya (mertua saya). Akung, begitu Ghilman memanggilnya.
Ghilman termasuk dekat dengan Akung yang satu ini. Keahliannya menyenangkan sang Akung, sering berbuah manis. Perkara hari itu dia berulang tahun, dan bisa saja mendapatkan hadiah dari Akung tidak menurunkan semangatnya untuk tetap menangguk untung sebesar mungkin. Begini kisahnya.
Continue Reading
42 Comments

Di mana kata harus dipenggal, di mana koma harus diletakan, di mana titik harus ditempatkan. Perkara yang kelihatannya sepele tetapi dapat berdampak besar. Foto di atas entah siapa yang memotretnya. Saya mendapatkannya dari Paman Kêmplu. Menuliskan nama ASSHOLEH, bisa mengundang senyum orang iseng macam Paman Kêmplu itu, dan juga senyum orang tidak iseng seperti saya.
Jaman saya kecil dulu, Bapak saya mencontohkan betapa pentingnya pemenggalan kata dilakukan dengan benar. Jika tidak, dapat membuat arti kalimat berubah. Kalimat yang dipakainya untuk contoh adalah : Pak, Boyolali, Bojonegoro, kacau balau. Yang dapat saja dipotong menjadi : Pak Boyo, lali bojo, negoro kacau balau.
Continue Reading
24 Comments
Di akhir pekan, bangun pagi dengan niatan kuat untuk membereskan beberapa pekerjaan kecil dari kantor. Harapannya, awal pekan nanti, saya bisa memulainya dengan beban yang lebih ringan. Toh, akhir pekan kemarin itu saya diharuskan beristirahat secara fisik. “Kakinya jangan dipakai untuk jalan-jalan dulu ya”, begitu nasehat yang saya terima.
Lantas, setelah menyegarkan diri dan sarapan, laptop dinyalakan, hubungan dengan dunia maya dibuka. Sembari menunggu email menggelontor masuk ke inbox, saya melakukan kesalahan besar yang sudah berkali-kali saya lakukan. Saya membuka halaman wiki celaka itu. Hasilnya, akhir pekan telah lewat dan saya masih terpaku di dalamnya. Benar-benar Nggak Etis.
Continue Reading
33 Comments