1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for May, 2008

Tahi Kambing

Pada suatu rehat kopi di sebuah lokakarya.

+ : Bagaimana soal koordinasi antar instansi di sini Pak?

– : Ah, susah dik, saya menyebutnya koordinasi tahi kambing.

+ : Maksudnya Pak?

– : Koordinasi di dalam instansi bagus, tetapi koordinasi antar instansi buruk. Jadi macam tahi kambinglah, padat satuannya tapi di luar berserakan.

+ : Lantas, apa yang perlu dilakukan Pak?

– : Ya … ditingkatkanlah itu koordinasi antar instansi itu, agar lebih menyatu, biar koordinasinya tak seperti tahi kambing tadi.

+ : Oooo … tapi koordinasinya tetap tahi kan Pak?

Continue Reading 36 Comments

Pelangi

pelangi.jpg

Kemarin itu saya melihat pelangi secara utuh. Ujung lengkungan yang satu menyentuh daratan, ujung lainnya menyentuh laut. Jika ada yang mengatakan ada harta karun di ujung pelangi, saya sekarang percaya.

The best of both worlds, itulah yang saya nikmati saat ini. Dunia darat dan dunia laut. Jadwal saya memang padat, pagi mengamati burung, siang hari menyelam di salah satu tempat penyelaman terbaik di dunia, sore hari mengamati burung lagi dan malamnya bual-bual di kapal sembari menyantap ikan bakar. Sebagai pemanis, saya dibayar untuk melakukan itu semua.

Terumbu karang dan ikan-ikannya, hutan dan burung-burungnya, semua memberikan kedamaian. Tidak ada kebencian di sini. Saya bisa mengakrabi keduanya tanpa salah satunya merasa cemburu. Semua ada di ujung pelangi yang saya lihat kemarin.

Continue Reading 56 Comments

Racun

racun.jpg

Baiklah, Poison Fruit Juice itu hanya soal salah tulis saja, setelah bertanya-tanya ternyata yang dimaksud adalah Passion Fruit Juice. Tulisan “salah” di menu tadi membawa ke percakapan ringan penuh keprihatinan soal bagaimana di negara ini memasukan racun ke dalam makanan dipraktekan secara luas.

Tengok saja di luar halaman sekolah, kudapan ringan yang dijual dengan warna-warni yang mencengangkan karena diberi pewarna yang sebetulnya diperuntukan untuk mewarnai kain. Ada juga kisah soal bakso diberi borax untuk pengawetnya. Murah dan tampak meriah, tetapi soal mematikan itu urusan lain.

Perkara wana-warna cerah begini saya ingat pelajaran cara bertahan hidup di hutan. Hindari untuk memakan buah-buahan atau tanaman yang berwarna cerah ceria, tidak semua yang begitu beracun memang, tetapi ada kemungkinan besar yang begitu itu beracun.

Lantas, soal Poison Fruit Juice tadi? Apakah saya memesannya? Ah tidak juga, saya ngeri saja jangan-jangan itu menu tidak salah tulis.

Continue Reading 33 Comments

Bosan

mban1365l.jpg

Pada jaman yang sudah lama lewat, saya selalu terkagum-kagum dengan seri tulisan jalan-jalan yang dituturkan oleh H.O.K Tanzil di majalah Intisari. Waktu itu, ingin sekali rasanya saya seperti dia dan istrinya. Bepergian ke tempat-tempat yang mereka kunjungi. Pada akhirnya, saya bekerja di tempat yang memberi saya kesempatan untuk bepergian ke banyak tempat. Harus diakui, saya bukanlah penutur cerita yang baik seperti H.O.K Tanzil. atau sultan kluyuran dalam hal jalan-jalan. Cerita yang lantas keluar juga hanya sepotong-sepotong, itupun hanya lisan. Bagaimana dengan foto? tak banyak juga.

Continue Reading 37 Comments

Raja Singa Pemenggal Burung

Momon bertanya “Kegiatan Lion Air manakah yang paling berdarah?” Jawabannya ada di bagian Profile anak judul Achievements di website Lion Air ini.

Di sana disebutkan begini :

ACHIEVEMENTS

Circumcision of 1500 kids at Taman Mini Indonesia Indah.
On June 30, 2004, Lion Air celebrated the third anniversary by holding a mass circumcision for more than 1500 kids lived around Jakarta area at Taman Mini Indonesia Indah. The event was being noted at Museum Record of Indonesia.

Selera humor saya bisa jadi memang buruk, toh banyak acara lucu-melucu di televisi yang gagal membuat saya tertawa. Tapi membaca salah satu achievement dalam konteks achievement dari sebuah perusahaan penerbangan, benar-benar membetot urat rasa lucu saya. Apakah tertawanya saya ini bisa dimasukan sebagai salah satu achievement juga? Terserah mereka lah.

Continue Reading 45 Comments

Ndobosan lama |