Pelangi

pelangi.jpg

Kemarin itu saya melihat pelangi secara utuh. Ujung lengkungan yang satu menyentuh daratan, ujung lainnya menyentuh laut. Jika ada yang mengatakan ada harta karun di ujung pelangi, saya sekarang percaya.

The best of both worlds, itulah yang saya nikmati saat ini. Dunia darat dan dunia laut. Jadwal saya memang padat, pagi mengamati burung, siang hari menyelam di salah satu tempat penyelaman terbaik di dunia, sore hari mengamati burung lagi dan malamnya bual-bual di kapal sembari menyantap ikan bakar. Sebagai pemanis, saya dibayar untuk melakukan itu semua.

Terumbu karang dan ikan-ikannya, hutan dan burung-burungnya, semua memberikan kedamaian. Tidak ada kebencian di sini. Saya bisa mengakrabi keduanya tanpa salah satunya merasa cemburu. Semua ada di ujung pelangi yang saya lihat kemarin.

Join the Conversation

56 Comments

  1. ahhhh pelangi, peristiwa langka di Jakarta dan sekitarnya…apa itu karena pengaruh polusi udara?

  2. btw ternyata bisa lho lihat pelangi nyaris tiap hari di intercontinental bali, sekitar jam 12-an siang pas matahari cerah, di kolam-kolam yang berpancuran itu muncullah pelangi-pelangi mini 😀

  3. waaa….keyeeen bangeedd futuna pakde..??
    [mupeng neeh heheh…]aku ju9a baru liat pelangi sabtu maren,baguuusss..bangeeddd..!!
    mampirlah ke @ blog amatiran”harumhutan.wordpress.com”ada pelangi disana,salam knal pak de..:)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *