Bersama Keluarga

keluarga.jpg

Saya tidak menyebutnya kopdar blogger, walaupun semua yang berkumpul kemarin itu punya blog. Bagi saya, acara kemarin itu adalah acara pertemuan keluarga. Awalnya adalah keinginan untuk jalan-jalan kuliner di Bogor, menemani Zammy yang selalu lapar itu. Mungkin dia masih dalam masa pertumbuhan dan sedang beranjak dewasa, hormonnya sedang menggelegak.

Pada akhirnya “keluarga saya” menghabiskan Jumat malam, sepanjang hari Sabtu dan separuh hari Minggu untuk bertukar cerita, bersantap, saling menggoda, memadu kasih, sembari merayakan ulang tahun perempuan tercinta saya itu.

Rumah yang sudah lama sepi, kembali ramai dengan ledakan tawa hasil balas goda. Berani menggoda harus terima untuk digoda, itu konsekuensi logis saja. Sebuah perkelahian kata-kata yang berujung senyum sebagai pengantar tidur.

keluarga3.jpg

Acara utamanya sendiri berlangsung hari Sabtu tanggal dua puluh satu. Jalan-jalan kuliner itu tadi. Saya harus mengaku takjub dengan daya tampung dan ketahanan perut para pelakunya. Coba saya ingat-ingat sebentar apa saja yang mereka masukan ke perutnya: tauge goreng, soto kuning, laksa, bir pletok/kocok, cicau hijau,ย  kueh-kueh basah, semur jengkol, buntil, pepes peda, pepes tahu, ayam goreng, cakue, kueh bantal, roti, martabak telur, martabak manis, sayur jamur, entah apa lagi, dan hari itu ditutup dengan acara bersantap duren di tengah jalan.

keluarga2.jpg

Ada kegembiraan berkumpul bersama orang-orang yang awalnya disatukan oleh tulisan-tulisan. Seperti halnya keluarga, kegembiraan satu orang bisa menjadi kegembiraan juga bagi yang lain. Jika sudah begini, sering kali ada kejutan-kejutan kecil yang manis. Dalam semangat berbagi kegembiraan itu pula, bukan semangat usil,ย  saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun perkawinan untuk Paman yang tersohor itu. Walaupun tak ada undangan untuk merayakannya, kami sudah berinisiatif untuk ikut juga merayakannya …… invoicenya segera dikirimkan Paman!!

Terima kasih untuk : Adri, Balibul, Dita, Gage, Ghilman, Gita, Hanny, Hedi, Ipul, Mitha, Simbok Venus, Suprie, Zam serta Momon, Tika dan gerombolan Cah Andong yang teriak-teriak di telepon. Sebuah hari yang sangat super.

Foto-foto oleh Gage.

Join the Conversation

62 Comments

  1. kok aku mbrebes mili yo, liat mesra sampeyan sama istri. udah ubanan dua-duanya tapi masih mesra dan gak mau kalah sama yang masih hitam rambutnya (dan pake topi putih pula).

  2. “Sebuah hari yang sangat super.” hahaha. ungkapan yang super sekali bung!

    btw, matur nuwun dah ngundang kami kumpul-kumpul pakde. matur nuwun atas kesediaannya dirusuhi dan direpoti. moga tambah mulyo, raharja lan mberkahi….

  3. keluarga yang selalu bikin saya kangen, dan untuk itu sayah bela2in bwt nempuh prjalanan panjang malam2. halah.

    makasih2 untuk trus mau saya repotin dan recokin, tapi aku blum puas kulinernya pakde masih blum nyobain tahu yunyi

  4. Jadi kapan anggota keluarga yang lain berulang tahun?? Saya ndaftar makan2nya ๐Ÿ˜€

    ————————
    Sent from my BlackBerryยฎ wireless device

  5. aaah terima kasih banyak atas ketawa-ketiwi, makan-makan dan jalan-jalannya. juga pesta durennya ๐Ÿ˜€ plus pinjaman jaketnya hehehe ๐Ÿ™‚ *anti masuk angin, euy* mantaaappps. dan saya juga termasuk yang takjub melihat kemesraan pak dhe mbilung dan bu dhe jenny. terharu, deh rasanya. semoga kalau suatu hari menemukan cinta (taela) tetap bisa awet dan langgeng dan asik seperti itu ๐Ÿ˜€ *aminnn*

  6. @Bude Jeni : Selamat Ulang Tahun, semoga semakin tabah mempunyai suami Pakde Mbilung bocah tua nakal ituh.

    @Keluarga : so, kapan kita bisa poto-poto keluarga bersama CahAndong?

    .::he509xโ„ข::.

  7. selamat ulang tahun bu jeni . . . !
    wah, sir . . . klo tahun lalu memang emak sempat sms
    benernya tito juga pas di paman bogor kemarin
    tapi tetap seperti biasa, ga jelas apa maunya . . ๐Ÿ˜›

  8. waktu sy motret kemaren Zam nggak ada tuh, kok ada gambarnya Zam sih ?… jangan2….hii takut.

  9. Selamat ultah buat nyonya…..

    Paman Tyo juga ultah perkawinan ya…..selamat juga buat paman Tyo dan nyonya….semoga langgeng…

    Saya tujuh tahun di Bogor….tapi tahunya cuma dari tempat kost ke kampus, terus kelapangan yang saat itu udah ada bis kampus siap mengantar, jadi malah ga tahu mana-mana…..jadi kangen tauge goreng di pasar Bogor.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *