Senyuman Gratis

Dahulu ada yang pernah berujar bahwa ibadah yang paling gampang adalah dengan memberi senyuman. Kerutkan saja itu otot-otot zygomatic (otot pipi) hingga ujung bibir terangkat, maka senyum terwujud. Walau senyum sering diartikan sebagai ungkapan bahagia tanpa kata (hanya ekspresi wajah), tetapi ada senyum yang artinya tidak sedap, senyum sinis misalnya. Pada tingkatan yang lebih tinggi, senyum menjadi lebih lebar dimana bibir merekah dan gigi terlihat. Pada sisi baik ini menyenangkan, pada sisi tidak baik ini namanya seringai sebagai uangkapan ekspresi kekejaman.
Senyum (bukan seringai) yang meperlihatkan gigi, pada manusia bisa diartikan sebagai tanda persahabatan, akan tetapi lain ceritanya pada hewan. Pada beberapa jenis primata, tersenyum dengan memperlihatkan gigi sama saja dengan agresi, menantang berkelahi. Jangan heran jika ada yang senyum-senyum ke monyet malah bisa berujung pada kejadian yang tersenyum malah dirangsek monyet yang disenyumi. Salahnya yang senyum, monyet kok ditantang berkelahi. Maka ucapan “jangan senyum-senyum sama monyet”, sebaiknya dianggap sebagai saran yang bijak.
Senyum mestinya punya persediaan yang tidak ada habisnya. Jika ada yang mengatakan “senyumnya sudah habis” itu bisa saja karena orang tersebut punya masalah dengan otot-otot zygomatic-nya. Tetapi persoalannya menjadi lain ketika senyum lantas dikomersialkan. Dalam dunia seperti itu, tidak ada yang namanya gratis, termasuk senyum.
Semestinya senyum yang tulus adalah “senjata andalan” para pemberi pelayanan kepada publik. Tersenyum dan lantas dengan ramah menanyakan “Ada yang bisa saya bantu Pak/Bu?” dapat menentramkan hati puspas para pencari layanan. Para penumpang perusahan penerbangan kelas abal-abal akan merasa sedikit nyaman jika para awak kabin tersenyum ramah, bukan merengut di pintu pesawat atau pada saat melayani penumpangnya. Akan tetapi bukan berarti para awak kabin perusahaan penerbangan kelas “bereputasi baik” lantas tidak perlu tersenyum.
Senyum dapat merubah suasana kelam menjadi cerah. Jadi, siapa yang sampeyan senyum-senyumi dengan gratis hari ini? atau sampeyan justru sedang menyambeli seseorang?
58 orang ikut ndobos
03 September 2008 02:24:31
Gage Batubara
03 September 2008 02:28:44
nico
ngakak ngeliat avatarnya gage. avatarku, senyumnya ga secerah gage:D
03 September 2008 02:39:27
-=«GoenRock®»=-
senyumnya Gage mesum tuh! Gyahahah!
03 September 2008 03:14:42
moh arif widarto
Banyak yang sudah saya senyumi hari ini. Bahkan yang kebagian ketawa ngakak saya juga ada. Semuanya gratis.
03 September 2008 03:33:25
sandal
Saya pilih senyum-senyum sendiri deh
03 September 2008 05:01:54
ekowanz
03 September 2008 05:24:36
cK
saya selalu senyum kok. kecuali kalo belom gajian… *nyengir kecut*
03 September 2008 05:30:03
Anang
*senyum* hiii
03 September 2008 07:34:38
aGoonG
Senyum adalah ibadah
Tapi kalau puasa
Senyum jangan lebar-lebar
*Bauk … :)*
03 September 2008 08:34:43
Yahya Kurniawan
Saya senyum karena berhasil nyoba browser baru
03 September 2008 09:10:56
goop
awak pesawat, resepsionis, selalu tersenyum ya Pak Dhe…
meski mungkin penumpang misuh, tamu-tamu manyun
gimana caranya mereka kok bisa begitu, yak?
03 September 2008 09:43:18
paman tyo
seorang peneliti, barusan dari lapangan, naik garuda. karena nglemprot dia tidak dapat senyum. ketika dia minta koran, pramugari dengan ketus bilang, “korannya habis, tinggal yang bahasa inggris!”
btw, kalo tamu kedai jadi kepedesan apa diminta tersenyum?
03 September 2008 09:52:43
ulan
masak sih om goop?? aku lebih seneng senyum nya dari sambel nya, senyum nya limited edition juga ya??
03 September 2008 10:14:36
hanny
03 September 2008 10:19:55
yusdi
senyum itu ibadah. ibadah itu berpahala..
03 September 2008 10:29:39
zam
*senyum iblis*
03 September 2008 12:53:06
yati
03 September 2008 13:28:41
suprie
senyum
03 September 2008 13:53:45
nonadita
*nyengir karena gaada bos*
03 September 2008 14:03:34
andre
senyum
hikayat bulan adalah hikayat denyut lembut sebuah hati
denyut tipis di sudut bibir
denyut tipis
di sudut mata
tapi dimana sambalnya ya?
salam kenal, salam hangat
03 September 2008 14:07:20
adipati kademangan
senyum kuntilanak hihihihihihiihihhh … hhihihihihihihihih …
03 September 2008 14:25:19
Yoyo
senyum juga ah…….hehehehe……
03 September 2008 14:46:44
yok
selain senyum jg tidak boleh menaikan alis/dahi ke monyet..itu semacam ancaman juga…katanya sih…
03 September 2008 15:49:12
Melati
Huehehehe…asal jangan senyum2 sendiri aja, Pak…bisa bahaya tuhh!!!
03 September 2008 17:05:03
Bumi-Langit
jangan mengharap senyum dari singa yang sedang mengamuk haha
03 September 2008 17:27:18
Epat
senyumnya luna maya sepedas sambel gratisan gak ya?
03 September 2008 22:55:40
Hedi
dulu juga pernah baca serial pendekar senyum…entah dia suka sambal atau enggak
03 September 2008 23:32:39
bakulsapi
situamenggoda senyumnya merontokkan hati semua wanita pakdhe..
04 September 2008 16:06:03
ekop
hubungannya apa, sambal dan senyum ?
05 September 2008 10:49:25
andreas
senyum baik bagi siapakah?
sebenarnya efek senyum berlangsung dua arah, menyehatkan dan menyenangkan untuk batin kita dan menyehatkan dan menyenangkan untuk yang kita senyumi.
tapi kalo senyum-senyum sendiri hanya manfaatnya hanya berlangsung satu arah. pihak eksternal paling mencurigai kita yang suka senyum-senyum sendiri secara berlebihan sebagai agak tidak waras.
oho salam hangat
senyum senyum senyum
05 September 2008 13:04:06
unai
saya sedari pagi sudah senyam senyum pakde..pipi saya sampai pegaldibuatnya dan saya juga dikira sedang sakit jiwa..kok ndak mingkem mingkem
05 September 2008 17:37:49
Rara
senyum membawa luka..
05 September 2008 20:09:39
Dhani Aristyawan
ayak ayak wae .. but it’s very creative
05 September 2008 20:29:09
ndoro kakung
senyummu puisi senja hari. halah
06 September 2008 15:32:33
don danang
*senyum-senyum setan*
06 September 2008 15:41:52
venom
Senyum tuh bikin orang awet muda,bro….asal ngga senyam-senyum sendiri aja….
Eh tapi coba perhatiakan! orang gila tuh awet muda lho…coz senyum sendiri mulu..otot-otot wajah ngga pernah menegang huehuehuee…
06 September 2008 22:17:16
missjutek
kalo abis makan terus ga bayar, masih dapet senyum gratisannya ga? hehe…
salam kenal om…
07 September 2008 23:38:42
martin
*senyum pepsodent*
08 September 2008 17:55:35
sapimoto
Potonya bagus, dapet darimana Pak?
08 September 2008 18:45:35
trijokobs
photone jos gandos tenan pak..
ikutan senyum.. ah mumpung masih gratis..
08 September 2008 23:41:13
atta
saia ikutan senyum aja dech…
hiiiiii…
09 September 2008 06:29:34
wildankurnia
monggo senyum pakdhe..
salam kenal..
09 September 2008 09:43:39
dilla
*lagi senyum buat pakdhe* tulus loh ini..
09 September 2008 11:15:14
mantan kyai
saya nyengir ajah ah
09 September 2008 13:42:11
warmorning
saya selalu ngobral senyum saya, nyaris tiap hari … salam !
09 September 2008 13:43:56
warmorning
senyum terus, tanpa sambel., tiap hari
09 September 2008 22:32:42
Qisthon
Senyum 7 kali biar afdhol.
09 September 2008 22:39:15
Qisthon
Lhohh..koq yang muncul cuma empat. Maaf jadi ngulang…
10 September 2008 01:23:09
Kesambet
10 September 2008 10:00:31
mayssari
10 September 2008 15:51:04
Jauhari
Sambal Senyum sangar banget istilahnya
10 September 2008 16:05:23
omith
jd inget warmorning, waktu dateng kopdar dijkt.. ga henti hentinya jual gigi.. alias senyum kepingkal2..
sampe ga denger kata kata yg diucapkan..
11 September 2008 04:17:33
senimanpeta
makan sambel terus senyum kepedesen.., selama kepedesen masih ada..
11 September 2008 09:37:45
AngelNdutz
kalo Ndutz kadang senyum2 sendiri :P]
*msh normal gak ituh??
11 September 2008 13:54:33
tooooooooooopics
mrenges..
12 September 2008 11:58:54
tunjung
*tenyum” sambil geleng” baca blog’na pakdhe mbilung*
17 September 2008 12:45:13
bangpay
senyum KKN…
Hohohoho…
31 October 2008 11:00:50
diantokam
Saya juga senyum loh