Do you want to speak English? No? … ya sudah.

Ini soal kemampuan saya berbahasa Inggris. Jujur, Bahasa Inggris saya berantakan, tidak patuh tata bahasa. Kadang saya ya bingung kapan saya harus pakai “in”, “on” dan “at”. Pada masa saya masih bersekolah di bangku SMP, saya pernah mendapat nilai 3 untuk pelajaran Bahasa Inggris. Sedikit lebih rendah dari nilai pelajaran matematika … 4. Lantas, kalau sekarang Bahasa Inggris saya lebih baik (sepertinya begitu) dibandingkan dengan saat saya masih SMP maka kuncinya hanya satu … berani.

Sebagian besar orang-orang yang berkomunikasi dengan saya menggunakan Bahasa Inggris paham betul bahwa Bahasa Inggris bukanlah bahasa pertama (bahasa ibu) saya. Bahkan dibandingkan dengan Bahasa Jawa atau Bahasa Sunda (terutama jika sedang misuh), Bahasa Inggris saya lebih buruk. Jadi, saya tidak malu jika Bahasa Inggris saya blepotan … do you understand? Ngerti? Paham? Soal paham itulah kuncinya. Sejauh lawan bicara saja paham dengan apa yang saya maksud, saya tidak punya masalah.

Apakah lantas saya tidak berusaha memperbaiki kekacauan berbahasa itu? Selalu berusaha. Saat ini ada banyak sarana untuk belajar Bahasa Inggris. Film, musik, kursus, bule-bule (yang berbahasa Inggris) yang kleleran, bahkan blog. Ada yang mengajarkannya secara “biasa-biasa” saja, menyenangkan, luar biasa menyenangkan bahkan dengan luar biasa … ah sudahlah-nya.

Dalam banyak hal saya beruntung. Pekerjaan saya “memaksa” saya untuk banyak berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Inggris. Nggak bisa ngomong … nggak makan!! (juga nggak nonton, kluyuran, beli blackberry, dsb), itulah situasinya. Seorang teman dulu pernah bertanya, “Gimana cara elu bisa Bahasa Inggris?” Saya lantas balik bertanya “Lah elu … gimana caranya elu bisa Bahasa Iban?” Keadaan yang “memaksa” kami.

Baiklah, bagi sampeyan mungkin tidak ada situasi yang memaksa, tetapi tetap ingin dapat berbahasa Inggris. Lantas bagaimana? Ya itu tadi, pergunakan sarana yang ada dan yang paling penting harus berani mencoba serta tidak boleh malu. Tata bahasa salah? Pengucapan salah? Semua bisa diperbaiki. Tidak usahlah lantas merasa minder dengan anak-anak kecil di Inggris yang walaupun masih kecil-kecil sudah bisa berbahasa Inggris. Toh sebagian besar dari mereka tidak bisa berbahasa Indonesia.

Join the Conversation

38 Comments

  1. Dulu saya suka bergaya dg berbicara bhs inggris dg logat ke-bule2an.. Tp ternyata logat ke-bule2an saya malah bikin bingung orang bule ketika saya ajak bicara.. Terpaksa deh balik lg bicara bhs inggris logat jawa yg ternyata mereka malah lbh mudah mengerti,hehe..

  2. saya juga kalo nemenin bule2 yang ke site pake boso enggres modal nekat. paling puyeng kalo bulenya India.

  3. I agree with you pakde, grammar isn’t a problem because we are not native anyway. Bad grammar, bad vocab is ok as long we can deliver our message.

    A mess comment :p and for the record I hate English also when I was on high school hihi~

  4. Bwakakaka,bosku ono telu!wong france karo wong india.

    Nek miting aq nggowo buku karo orek2an. Sebab ora dong nek deknen nyebut gaji/uang.

    Makane tak orek2 ning kertas nominal/angkane.

    tp,bener! Wani itu nomer siji.
    Boso asal tahu sama tahu kamsude.hahaha

    *bar gajian kie*

  5. bahasa inggris saya keren. udah fasih. apalagi belajarnya sambil nonton sepasang bule telanjang yang tereak-tereakk..

    owwh.. yess.. hit me.. hit me, bad boy..

    spank me.. spank me, you animal!

    ctar! ctar!!

    *pecut-pecut*

  6. ahahahahaha..

    inget semalem nonton Are You Smarter Than 5th Grade… si peserta gugur karena satu pertanyaan gampang “apakah bentuk infinitive dari kata ‘went’?

    muhahahahahahahahahaha..

    ternyata orang-orang bule sana juga ga pinter kok Pakde bahasa inggrisnya..

    hihihihihihi

  7. Wah situ ngenyek saya sambil merendahkan diri. Lha wong situ sudah sekolah jauh-jauh dapet gelar Mister (eh salah ya?), apalagi saya yang cuma menamakan diri Mister. BTW BU Guru Nana memang haibat.

  8. yang penting berani sih!!

    Tapi ada loh pakde, temen saya orang sini yang selalu terkesan meremehkan temen – temen nya yang ngomong bahasa inggris! cuman karena dia pernah tinggal di luar negeri setahun, orang kaya gitu pengen digaplok rasanya!

  9. alow..i want to say matur nuwun cz i diijinkan to write something disni..
    hehe…
    ternyata sama mas..saya tu englishnya rodo2 freak gitu..
    mgkin you can see from apa yg saya tulis..
    sebenarnya kl belajar inggris itu sndri g mslh ya mas..mau udah tua ato muda aja gpp..cm yg jadi maslah itu adalah koq smp bahasa kita sendiri dilupain!!dan itu mereka dg santainya ngmg gtu dan aahh…pokoke ngono kae lah..
    tp mksh mas..saya boleh nulis disini..

Leave a comment

Leave a Reply to kenyo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *