
Selalu saja ada yang membuat saya betah di negeri kering bebatuan ini. Kunjungan kemarin yang lumayan panjang itu, ya masih sama saja rasanya malah bisa dikatakan penuh keriangan. Di sela-sela “kesibukan” kerja masih ada keriangan dari bermain kelereng - dan kalah - dengan anak-anak di Lore, mengejar kambing di bawah pohon asam di Com atau sekadar bermain air laut di Valu Sere, Tutuala sembari senyum-senyum kecut mendengar anak-anak yang menertawakan perut saya yang ikal dan bergelombang sementara mereka dengan bangga memamerkan perutnya yang rata seperti papan cucian - masamu akan tiba nak! -.
Continue Reading
39 Comments

Kemarin itu ada libur agak panjang, bertepatan pula dengan waktu saya sedang pulang ke rumah. Tidak sebagaimana pakem berlibur ke rumah nenek yang diajarkan pada saat saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar, kami memilih cara berbeda (juga karena saya sudah tidak punya nenek lagi). Anak-anak juga meminta “jalan-jalan” ke luar. Kalau sudah begini, yang langsung muncul di pikiran saya hanya dua tempat, villanya Ndorokakung atau berkemah di Tanakita. Kali ini, pilihannya pada berkemah dan jadilah acara berkemah di musim hujan itu dilaksanakan. Acara kali ini juga punya nilai lebih karena kami ditemani the dynamic duo Dinda dan Papin.
Continue Reading
37 Comments