1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Timbunan Kebahagiaan

t-shirt.jpg

Sejak pindah dan berkantor di Bali, berat badan saya bertambah dengan pesat. Untuk hal ini, saya lantas menimpakan kesalahan pada juru masak kantor yang masakannya memang enak sangat (buat saya apa sih yang ndak enak?). Akibatnya, badan saya yang semula kecil, mungil, kiyut, imut serta menggemaskan menjadi lebih besar walaupun tetap kiyut, imut dan menggemaskan. Dahulu seorang teman berujar tentang saya begini “… dia sih kalau masuk penjara, itu jeruji penjara harus diganti dengan kawat nyamuk biar dia ndak bisa kabur.” Dampak perubahan morfologi anatomi, atau tepatnya penambahan volume, ini lantas melebar ke mana-mana.

Pakaian: Banyak baju dan celana yang masih layak pakai menjadi tidak pernah lagi dipakai. Jika dipaksakan, isinya bisa menuh-menuhin bungkusnya sehingga dari segi estetika visual sangat mengganggu. Jika dahulu saya bisa tidak ambil pusing dengan warna dan corak baju, sekarang kewenangan tersebut pindah ke para penata busana. Maka komentar seperti “…dari pada dikira ada kue bantal jalan-jalan, lebih baik begini begini dst…” adalah hal yang umum didengar.

Olah jasmani: Dahulu saya adalah salah satu dari pelari jarak pendek tercepat di sekolah menengah dan menjadi bagian dari regu lari beranting (estafet) jarak pendek sekolah. Stamina saya juga baik dan kadang berada di urutan yang dapat hadiah jika ada pertandingan lari jarak menengah (1.500 m). Soal ketahanan juga yahud punya. Berjalan berhari-hari dengan menggendong ransel 20-an kg, naik turun gunung, bukan masalah. Tidak hanya di darat, di air saya juga tidak buruk, terutama untuk berenang jarak pendek 100 m dengan gaya bebas (tapi sopan). Seiring dengan bertambahnya beban yang harus ditanggung oleh kaki, berkurang pula semua kemampuan super hero saya itu.

Ruang: Melebarnya tubuh membuat kebutuhan ruang saya juga bertambah. Kursi pesawat di kelas ekonomi yang tadinya serasa luas sangat, mulai terasa sesak. Lantas saya menghibur diri … kursi pesawat jaman sekarang kok kecil-kecil ya? Lantas disertai tuduhan berdasarkan perasaan semata … ini pasti karena perusahaan penerbangan berusaha menjejalkan orang sebanyak mungkin.

Hal-hal di atas hanya sedikit contoh akibat lalainya saya dalam merawat tubuh. Perut yang sudah seperti tudung saji jika dilihat dari samping, atau seperti rantang susun jika dilihat dari depan sudah menjadi sumber “kekaguman” kawan yang beruntung melihat saya tanpa baju. “Astagaaaaa…itu perut”, demikian seruan kekaguman yang paling sering saya dengar. Saya maklum dengan kekaguman mereka setelah menyaksikan “timbunan kebahagiaan” yang saya miliki.

Tampaknya, sudah saatnya saya mengurangi kadar kekaguman teman-teman itu.

Gambar diambil dari sini.

27 orang ikut ndobos

1

28 January 2010 01:09:00

nicowijaya

aku penggemukan dsitu boleh ngga dhe?

2

28 January 2010 01:09:35

dita.gigi

kalau kata tour guide di ulen sentalu…

ganesha itu perutnya besar karena isi nya ilmu…

saya percaya pakde juga begitu…. :D

3

28 January 2010 01:56:08

balibul

alaaah wedus, kok ya tak baca ini postingan

Awakmu belum bosen jadi wedus Mbul? -Mbilung-

4

28 January 2010 01:58:50

oKKy

hahaha..saya jadi rancu sama hubungan dengan gambar bajunya pak dE mbiLung.. saya tak beLajaR menimbun kebahagiaan juga wes…^^

5

28 January 2010 02:00:23

hedi

wah kasus…posting narsis terburuk yg pernah ada

Catenaccio Sam … :D -Mbilung-

6

28 January 2010 08:50:54

yudhi

ra mutu. ra saru babarblas

7

28 January 2010 09:04:03

yati

huahahaha….jadi? kayak gimana program dietnya?

8

28 January 2010 10:05:11

yok

ra sah diet
mengalir bak air aja
atau menggelinding bak buntelan lemak

9

28 January 2010 10:49:28

bangsari

ayo baju-bajune dikirim kemari saja. :P

10

28 January 2010 11:15:31

pinkina

yhowes mulai saiki olahraga Pak

11

28 January 2010 13:43:51

lindaleenk

jangan mau dikuasai perut pakde…
nanti jadi terpaksa beli baju dengan ukuran lebih besar dan jadi makin besar :|
belajar sama momon aja buat detox :p

12

28 January 2010 14:56:48

Luthfi

iki mesti mergo neng bali gak ono krl :D

13

28 January 2010 18:57:16

bukan facebook

Hati-hati…berapa penerbangan menolak membawa penumpang overwight dengan alasan kalau terjadi kecelakaan tidak bisa dievakuasi sesuai standar peraturan penerbangan yaitu 20 detik. Jangan sampai ndak bisa kemana-mana pakde. :D

14

28 January 2010 21:43:42

dinda

kalo fotografernya oke, perut gendutnya ga terlalu keliatan kok pak… :P

15

29 January 2010 12:11:09

Chic

kalo begitu segeralah pindah dari sana e Pakdhe..

16

29 January 2010 14:16:22

mikow

poto buktinya mana?

17

31 January 2010 09:27:19

monda

juru masak kantornya pindahin ke kantorku ajalah

18

01 February 2010 12:56:02

itikkecil

pitness bareng fanny aja pakde….

19

01 February 2010 16:45:01

suprie

aku juga mengalami gejala yang sama pakdhe …

20

01 February 2010 16:57:49

nonadita

RAKUS RAKUS RAKUUSSSS!!

Bisa2nya ngatain orang karung bergigi. Cih!

21

01 February 2010 17:26:37

blanthik_ayu

mana perutnya manaaaaaaa?????

22

02 February 2010 00:12:36

zam

foto sex machine-nya mana??

23

03 February 2010 21:06:31

arya

yaolo zam, pengen liat sex machine-nya pakde mbilung? fetish yg aneh.

24

07 February 2010 07:43:41

warm

gak usah dikurangi,
cuma ditertibkan saja, sedikit :D

25

21 June 2010 10:27:02

Yohan Wibisono

yang gmn sich…sex machine itu?…

26

05 September 2011 10:43:49

creditrachat

I’ll try it right away.

27

11 January 2013 11:45:48

nayla

wuaduh, bersyukur ya mas, bisa gemuk, awalnya kurus terus, hehehe
brarti bagi orang-orang yang masih kurus – tetap ada harapan bisa menjadi gemuk, soalnya biasanya kalo dah kurus ya kurus terus ampe tuwe, hehehehe

Ikutan Ndobos

|