1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Ciblek Berisik

perenjak.jpg

Pada saat saya baru mulai mengamati burung, ada beberapa jenis burung yang karena seringnya dijumpai lantas dijuluki “burung sampah”. Salah satunya adalah Perenjak sayap-garis (Prinia familiaris) atau dikenal juga dengan nama Ciblek. Bagi saya, “burung sampah” satu ini punya nilai lebih … dia adalah burung yang gembira dan sekaligus berisik. Bagi saya sekarang, burung ini tidak lagi menjadi “burung sampah”, karena burung ini sudah mulai susah dijumpai di sekitar tempat tinggal saya sehingga keberisikannya menjadi pelepas rindu akan masa lalu. Konon kabarnya, jika ada perenjak berkicau riang di depan rumah, ada tamu yang berkunjung ke rumah. Siapa tamunya? Ya si perenjak itu.

Kata perenjak sendiri seringkali digunakan tidak hanya mengacu pada burung dari genus Prinia, tetapi juga dari genus Orthotomus (Tailorbird atau Cinenen). Keduanya memang burung-burung yang ramai terutama di pagi dan sore hari. Walaupun sama-sama berisik, kicauannya berbeda dan Orthotomus lebih cerewet dibanding Prinia. Ukuran tubuh Orthotomus juga lebih kecil dibanding Prinia.

Di dunia, burung pemakan serangga ini hanya terdapat di Indonesia, tepatnya di Sumatera, Jawa dan Bali. Bagi saya, bentuk tubuh dan warna bulu burung ini tidak bisa dikatakan menarik, nyaris membosankan. Coklat-hijau zaitun mendominasi warna tubuh bagian atas dan warna kuning malu-malu di bagian bawah. Pada sayapnya terdapat dua garis warna putih yang membuat burung ini lantas dikenal dengan nama Perenjak sayap-garis. Rupa boleh tak seberapa, tetapi suara juara punya. Melodious, ramai, gembira, begitu saya menggambarkannya. Kijauan perenjak di luar jendela adalah suara yang pas untuk membangunkan tidur di pagi hari.

Akan tetapi suaranya ini pulalah yang membawa kemalangan bagi dirinya. karena suaranya, burung ini lantas sering diburu, sejak awal tahun 90-an, untuk dikandangkan. Saya sendiri tidak tahu apakah ada yang sudah berhasil mengembangbiakan burung ini dalam kurungan karena setahu saya burung ini tidak akan dapat bertahan lama dikurung. Mati karena tekanan batin. Jika ini yang terjadi, maka para pedagang perenjak menggantungkan pasokannya dari burung-burung yang ditangkap di alam. Sebenarnya, untuk menikmati kicauan perenjak tak perlulah sampai mengurungnya. Tanaman hias rimbun di pekarangan dapat menjadi tempatnya bermain dan mencari makan, tentu saja sambil berkicau riang.

Jika ada hal yang dapat ditarik sebagai pelajaran dari kasus perenjak … jangan kebanyakan ngoceh, berisik, nanti dikandangkan.

Photo oleh Karyadi Baskoro diambil dari sini.

37 orang ikut ndobos

1

12 February 2010 11:14:26

dewi

burung2 keknya skarnag cuman nostalgia, kecuali yah itu.. beberapa ornag mengamankan dnegan mengurungnya :D

2

12 February 2010 13:53:30

dinda

dirumahku masih ada burung yang suka kicau-kicau kalo pagi. seneng deh dengernya!

3

12 February 2010 14:02:38

Chic

terakhir mendengarkan suara burung-burung itu adalah waktu SD, dan itu tahun 80-an.. huhuhuhu… Dulu di Palembang, punya om yang kerja di kehutanan dan di belakang rumah dinasnya masih hutan-hutan. Kalo lagi nginep di rumahnya, pagi-pagi pasti mendengarkan suara-suara ramai burung ini, dan suara monyet :mrgreen:

4

12 February 2010 16:14:39

nothing

ini burung favorit saya… suaranya asik, kenceng. kalo yang ada di gambar atas, wong malang bilang burung prenjak. kalo ciblek jenis yang berbeda dan sama sama asik bunyinya.
nang pasar manuk malang. sepasang prenjak/ciblek `jadi` bisa dihargai 200an rebu

5

12 February 2010 16:58:03

bangsari

berapa lama lagi burung ini punah? biasanya gitu sih.

6

12 February 2010 19:19:01

didisupriyadi

pantes sekarang jarang posting
hihihihi…..

7

12 February 2010 23:29:08

oglek

Ciblek sekarang laris sekali di Pasar Burung. Harganya berkisar antara 50 – 300 ribuan. Kalo ada 1 aja ciblek liar yang keliatan, biasanya langsung diburu warga.

8

13 February 2010 02:02:56

meong

weeehhhh.. burung ini masih banyak di kaliwaru resort ;;)
musuhnya : kucing :P
tapi anakku biasanya aku taboki kalo ketahuan memburu burung.

bbrp minggu yang lalu, saya baru ngeh tentang ciblek ini dan merasa lucu dengan penamaannya yang identik ma PSK.

soal burung berkicau, di rumah sitisewu, kicau burung masih rajin terdengar dari subuh hingga petang. :)

9

13 February 2010 05:48:06

Den Hanafi

“Mati karena tekanan batin”
malang bener y nasibnya.

10

13 February 2010 05:49:21

Den Hanafi

Salam kenal buat Om Ndobos.. :mrgreen:
(Eh, komen saya ditangkap satpam)

11

13 February 2010 09:27:48

didut

kebetulan pas nulis komen ini masih bisa mendengar suara burung :)

12

13 February 2010 14:44:36

tomangbukannamasebenarnya

Di Semarang ada ciblek endemik Semarang pakdhe.
Di identifikasi sebagai Prinia simpanglima

13

13 February 2010 16:59:38

richo

wah dulu ciblek di jadiin istilah yang ga bener… (cilik-cilik betah melek) heheh salam kenal bang

14

13 February 2010 22:16:24

goop

Dan Ibu akan bersih-bersih rumah bila burung ini berkicau. Tak jarang saya pun turut membantu.
Oya, kuning malu-malu mengingatkan pada pink gembira hehehehe

15

14 February 2010 12:29:59

yati

baiklah, saya berhenti berkicau lagi biar ga dikandangkan.

daripada mati karena tekanan batin

ya ampun?

16

14 February 2010 17:34:41

hedi

pasti segera punah, bahkan yg dijual pasar burung pun udah sedikit :(

17

14 February 2010 20:08:59

kang bas

lha rak tenan to…

18

15 February 2010 14:10:27

pitik

seribu intan lagi rupanya…

19

15 February 2010 14:52:28

Cronjotboyz

Wah..bner itu……kebanyakan ngoceh jdi di kandangkan!!!!

20

16 February 2010 20:47:32

petsgaleri

di jogja nasib prenjak juga hampir menyusul ciblek om..Terutama di daerah pedesaan populasinya surut drastis. semua pada pindah ke pasar burung. Dijual 20 ribu per ekor untuk yang masih muda dan > 50 ribu u/ yg mulai ngoceh. kasihan nasibnya

21

19 February 2010 17:28:51

zam

di langsat, tiap pagi terdengar suara kicau burung. apakah ini suar prenjak juga, de? :D

22

22 February 2010 21:50:13

sandalian

Prenjak ini satu-satunya burung yang pernah berhasil saya tangkap dengan ketapel berpeluru tanah. Dibawa pulang dari sawah, dalam genggaman dengan penuh rasa kemenangan.

Sampai rumah, penasaran dengan bentuk dan warnanya, saya longgarkanlah genggaman tangan.

Lalu si burung kembali terbang dengan riang, sementara saya sedih meratapi burung terbang :))

23

23 February 2010 17:39:27

wawan

saya dapat kiriman ciblek dari jawa tgl 21 02 2010 ee.. tanggal 22 nya langsung saya bawa kontes di BNR gubernur cab di palembang bunyi si tapi kurang seing,tapi ngak papalah yg penting udah turun ,me love ciblek

24

24 February 2010 08:11:43

e2tc

numpang baca pak :D

25

04 March 2010 23:17:37

silet

regone kenari lokal bakalan neng malang seng paleng murah piro yo?

26

27 March 2010 21:56:21

ane

gemana caranya agar si ciblek liar bisa makan poer dan ga mati pas di kandangin…..

27

26 April 2010 14:06:34

yayan

saya salah satu penggemar burung yg satu ini ciblek namanya…..perawakannya kecil tapi volumenya luar biasa kencengnya……mudah2an burung ini bisa segera mendapat perhatian dari penggemar burung.untuk bisa ditangkarkan…supaya tidak punah…….cap capp cap….cap….ctak catak ctak……wes bunyi nya mantapp….

28

26 April 2010 19:36:53

cuan buzter

wahkebetulan saya baru aja miara ciblek beli dari temen, kata na sih sdh bunyi. tp koq dah beberapa hari ini belum berkicau jg ya? knp ya? apa masih stres? biar cepat berkicau baik na makanan apa yg tepet buat ciblek? thx om ndobos

29

12 May 2010 22:08:25

abe

Ia sekarang sudah jarang suara ciblek alami pada di tangkapin mulu .sekarang dengaar suara burung crokcokan tiap pagiB-)

30

14 June 2010 06:45:16

Dnk

Memang tu ch ciblek/prenjak. . . .mantapz. . .suka aq,
apa lagi ch brung lge brkcau,huUuh suara na itu lo. . .bkin gregetan. . .
Tpi aq gak pny brung na,
aq nglead n dger.n dr dket rumah. . .
Hohohoho. . . .

31

17 June 2010 22:11:56

Dhiro lampung

Ciblek burung master andalan,jg bs dilombakan,. Punya 1 suara tembakanya jd alarm buat bgun pgi,krn jm 5 udh bunyi,. Bsok mau tk bw lomba.

32

21 June 2010 10:22:37

Yohan Wibisono

boleh di bagi dengan saya mz dhiro..

33

11 August 2010 14:49:00

faiz

di bangka bisa dikatakan gak ada,,
tp prenjak msh banyak,, dipasar didatangka dari jawa dan palembang, harga baru nangkap saja 100.000.. paling sampe rmh mati

34

08 September 2010 23:10:33

chigi28

namanya lucu , ciblek hehehehe

35

19 November 2011 20:58:36

deplay

engen nernak ciblek tp gmn yaa ….???????????????

36

01 July 2013 19:39:21

ajoen

qu pengen ngelestariin ciblek,,,beli yg liar 3 kali baru sehari udah mati.

37

01 July 2013 21:04:28

ed'

Semoga anak cucu nanti tetap bisa mdengarkan kicao ciblek ini..

Ikutan Ndobos

|