1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for the ‘apa ini’ Category

Trulek Jawa van Redjotangan

Trulek
Ini hanyalah sebuah tulisan lama yang saya tulis ulang sebagai pengingat bahwa dahulu saya rajin menulis soal burung, dan sekarang jarang menulis soal apapun. Ini cerita tentang satu jenis burung, Trulek jawa (Vanellus macropterus) yang merupakan burung endemik Pulau Jawa (di dunia hanya ada di Pulau Jawa). Nasib burung ini tidak jelas, mungkin masih ada, mungkin juga sudah punah. Di kala saya masih sangat aktif di dunia burung memburung, Trulek jawa adalah salah satu jenis burung yang saya “kejar” untuk memastikan statusnya di alam, sudah punah atau belum. Pada masa pengejaran itulah ada sebuah cerita menarik yang ingin saya bagi.

Continue Reading 8 Comments

World Oceans Day

wod_logo_small.jpg

Hari ini, tanggal 8 Juni, diperingati sebagai World Oceans Day. Peringatan begini ya wajar-wajar saja, karena Bumi sebagai sebuah planet, 70% permukaannya berupa laut. Saya sendiri termasuk “orang baru” dalam hal laut. Pekerjaan saya beberapa tahun belakangan ini membawa saya lebih dekat pada laut. Buat saya, agak mencengangkan awalnya betapa sedikitnya pengetahuan kita akan laut. Bahkan ada yang berkata, kita lebih banyak tahu tentang luar angkasa dibandingkan dengan laut.

Continue Reading 23 Comments

Karang Bukan Batu

20100322_mu_kofiau.jpg

Sebelum saya mulai berkisah, ada satu hal yang saya rasa perlu diperjelas. Karang (Coral) yang ada di laut itu bukan batu, bukan tumbuhan, tetapi hewan yang individunya (polyp) membentuk koloni besar. Dalam dunia Biologi, Karang dikelompokan dalam kelas Anthozoa. Jika manusia mempunyai rangka/tulang yang dibungkus daging, pada Karang keadaannya terbalik. Rangka hewan ini membungkus bagian lunaknya. Karena bagian kerasnya ada di luar inilah, maka Karang sering dianggap sebagai batu.

Continue Reading 18 Comments

Saya dan Laut

blog5.jpg

Dalam bidang kerja, saya sungguh merasa diberi anugrah luar biasa. Bagaimana tidak, saya yang hobinya kluyuran diberi jalan untuk bersekolah di tempat yang banyak kluyurannya (Jurusan Biologi), tempat di mana jalan-jalan itu wajib. Serampung kuliah, saya lantas diwajibkan untuk jalan-jalan oleh tempat di mana saya bekerja, dan jika saya menolak pesiar, saya tidak dibayar. Baiklah, demi keberlanjutan isi periuk nasi, saya lantas terpaksa rela melakukan hobi saya itu. Pilihan saya waktu itu adalah kluyuran di darat, dan ini membawa saya menjelajahi lebih dari separuh bumi. Lantas, sebuah tikungan kehidupan nan ajaib membawa saya untuk menjelajahi laut dalam 3 tahun terakhir ini. Tadinya saya sempat ragu untuk nyemplung ke laut, tetapi pada akhirnya saya benar-benar dibuat kagum oleh isinya. Sekali lagi, saya diwajibkan untuk kluyuran, kalau saya menolak saya tidak dibayar.

Continue Reading 27 Comments

Romeo Error dan Anjing Itu

Sebuah tulisan lama yang saya terbitkan ulang dengan suntingan dan tambahan di sana-sini. Mudah-mudahan berguna.

Membongkar-bongkar arsip dan membaca tulisan-tulisan tentang kepunahan spesies membuat saya rajin menarik napas panjang, ada terlalu banyak cerita sedih di situ. Ini misalnya, tentang suatu tempat di negara tetangga, Philippina, dan tempat itu bernama Pulau Cebu. Awal ceritanya memang sudah sedih, bagaimana pulau yang sangat penting bagi upaya penyelamatan burung ini praktis diabaikan dari upaya pelestarian burung hanya karena sebuah tulisan yang dibuat oleh seorang ahli ternama dan sangat dihormati yang dimuat di sebuah jurnal terkenal. Ahli ternama dan dihormati itu menulis pada tahun 1958 (diterbitkan tahun 1959) bahwa hutan di Pulau Cebu sudah habis tak bersisa, tak ada lagi harapan di pulau itu. Tulisan tersebut ternyata tidak seluruhnya benar dan pada saat kesalahan fatal tersebut disadari, semuanya sudah terlambat. Kesalahan besar tersebut diungkap dalam sebuah tulisan yang berjudul “Extinction by assumption; or, the Romeo Error on Cebu” yang diterbitkan pada tahun 1998.

Continue Reading 13 Comments

Ndobosan lama |