1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for the ‘apa ini’ Category

Size Does Matter

dre0619l.jpg

+ : Pak, penis itu buat apa?
– : Untuk reproduksi, saluran untuk mengeluarkan sperma.
– : Juga untuk saluran untuk mengeluarkan air kencing.
+ : Gitu ya Pak. Tapi Pak, kalo hanya untuk itu kenapa ukurannya harus sebesar ini?

Pertanyaan yang valid nak. Toh jika ukurannya sebesar lidi sekalipun, dua tugas di atas itu juga bisa dilakukan. Gorilla yang merupakan primata terbesar saja, dalam keadaan ereksi, ukuran penisnya hanya 4 cm. Jujur, saya ndak tahu apa jawaban dari pertanyaan itu, mungkin sampeyan tahu.

Continue Reading 70 Comments

Emut-Emutan Bijak

permen0.jpg

Permen, bonbon, gula-gula, kembang gula, boleh pilih sampeyan mau pakai kata apa untuk emut-emutan itu. Umumnya berasa manis, walaupun ada yang lantas dibuat kecut atau bahkan pedas meledak di mulut. Seolah tak mau kalah dengan rasa, maka bungkus emut-emutan itu juga dibuat manis.

Dilanda rasa kantuk yang maha dahsyat, permen bisa membantu agar tidak tertidur (lantas mendengkur dan ngiler) di tengah rapat. Pada saat itulah saya menemukan kata-kata manis tertera di bungkusnya. Mungkin ini cerita usang, tapi saya memang baru tahu. Kemalumon? biarin.

Continue Reading 46 Comments

Cepat Saji, Cepat Mati

“Jangan makan makanan cepat saji (fast food), bisa sakit, kanker, mematikan”. Nasehat lainnya, “minuman bersoda itu bisa bikin ususmu bolong”. Menanggapi nasehat tersebut, biasanya saya jawab dengan gaya ngeyel, ndableg dan ngeselin. “lha kalo usus saya ndak ada bolongannya makanan yang saya makan mau lewat mana?” Masih ada nasehat lain, “kamu itu, makan kok mie instant, sakit lho nanti.”

Sampeyan ya mestinya pernah dengar nasehat begitu, ada yang disampaikan secara lisan atau melalui tulisan. Dalam kasus saya, itu yang menasehati secara lisan kadang lantas menghabiskan makanan yang ndak jadi saya makan itu. “Sekali-sekali, ndak apa-apa”, begitu katanya sembari dia sibuk mengunyah. Saya toh hanya bisa memaki “Sompret!!!”

Continue Reading 41 Comments

Promosi

Namanya juga toko me(u)bel, lazimnya ya menjual perabot rumah seperti meja, kursi, lemari atau dipan. Lazim pula jika sebuah toko lantas mempromosikan keberadaan toko tersebut kepada khalayak lengkap denghan iming-iming potongan harga, seperti yang saya temui pada lembaran promosi yang ditempelkan di sebuah warung kupat tahu di Magelang.

Hanya saja toko me(u)bel berlogo codot ini tampaknya tidak hanya menjual perabot rumah. Diversifikasi usaha? Entahlah, mungkin sampeyan ada yang tahu. Ada yang berminat beli keranda?

Continue Reading 14 Comments

Lumpur Gembira

Namanya juga anak-anak, sumber kegembiraannya sering ndak umum. Guru favorit sampeyan siapa? dan kenapa?

Continue Reading 10 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru