Jaman Dulu Itu …

Tentang masa lalu, dengan segala kemanisan dan kepahitannya, adalah bahan obrolan yang kok ya ndilalah sering diulang-ulang. Sebagian besar isi cerita adalah soal kebanggan, seperti “… jaman revolusi dulu, kakekmu ini … wooo … dapur umum”. Gagah. Tetapi, tidak selamanya kisah “menyenangkan” memang, kadang ya soal kesusahan walaupun tetap dengan nada penuh kebanggaan (susah kok […]

Faktor U

Komunikasi antar generasi itu tidak mudah. Ada memang yang menawarkan berbagai kiat, tetapi toh penerapannya tetap butuh upaya tambahan. Ada perbedaan pola pikir dan cara pandang dan beda-beda lain hasil dari konstruksi sosial yang membuat kamunikasi itu menjadi tidak mudah. Ada banyak cerita perkara anak yang tak memahami orang tuanya, pun demikian sebaliknya. Jika kegagalan […]

Nikmati Selagi Bisa

Anak. Betapa berharganya mereka. Paling tidak buat saya. Setiap detik bersama mereka, adalah saat yang membahagiakan (well … almost). Anak selayak suar, yang menjadi penuntun arah tujuan. Menjadi jangkar, sehingga hati selalu tertambat pada keluarga. Juga menjadi pagar sehingga saya tidak menjadi kambing liar. Ada masa di mana saya tidak melihat mereka tumbuh, sehingga terkaget-kaget […]

Panggung Sandiwara

Dunia adalah panggung sandiwara, begitu ujar sebuah lagu lawas yang digubah oleh Ian Antono dan liriknya ditulis oleh Taufik Ismail. Ada banyak pelantun lagu yang menyanyikannya, sebut saja nama seperti si kribo Ahmad Albar dengan God Bless-nya atau si madu – si ndok ceplok – si batu batere teteh Nicky Astria. Lagu yang menurut saya […]

Man’s Best Friend

Dahulu, di blog lama, saya ada menulis soal menyantap kuda. Kawan saya bersantap, yang orang Inggris itu, mengalami kesulitan yang teramat sangat. Kuda untuk sebagian besar orang Inggris dianggap hewan “suci”. Hewan yang harus disayang, dibelai-belai, tak boleh disakiti apalagi disantap. Hal yang sama juga berlaku untuk anjing, sehingga dijuluki teman terbaik manusia. Tapi itu […]