Jan 22 2007 - 17:13
Namaku Sarahita, karib Kakang Togog Tejamantri. Tidak berbaju, hanya bersarung saja. Walau tanpa wibawa, golok sederhana ada di pinggangku. Bertopi karena rambut tak rapi. Hanya abdi bagi penguasa tak berbudi. Kata-kata bijak ku tak pernah mereka dengar, kejahilanku yang mereka gugu. Itu pilihannya, dia toh raja.
Seperti juga pilihan orang lain untuk tak menyukai wajah dan tingkahku. Menyebalkan katanya. Tubuhku tak tumbuh tinggi menjulang, sama dengan hidungku yang tak payah didaki semut. Kulitku gelap, tak kenal lulur, walaupun pupur membalur wajah. Tetapi itu bukan berarti aku harus rendah diri.
Continue Reading
11 Comments
Jan 12 2007 - 20:56
Secarik kertas dijejalkan setengah paksa dari celah jendela mobil di pintu gerbang tol Pasteur, Bandung. Selebaran iklan pelangsing-penurun-penaik berat badan. Namanya juga iklan maksa, janji-janjinya juga entah benar entah tidak. “Berat Badan Ideal. Tanpa Olah Raga. Tanpa Diet Ketat. Dengan Stamina Prima. Serta Kesehatan Optimal” begitu tulisnya. Masih ada tambahannya “SEHAT yang utama, LANGSING mengikuti”. Lantas di pojok kiri atas kertas mini berwarna-warni itu juga ditulis “Turun / Naik 3 – 30 kg”. Mungkin maksudnya, bagi yang berat badannya berlebih bisa turun, yang kurang bisa naik. Celakanya, jika terbalik.
Continue Reading
20 Comments
Dec 23 2006 - 17:37
Ya, saya permisi dulu sebentar. Mau menemani anak-anak saya berlibur. Atau anak-anak harus menemani saya berlibur? Sudahlah, yang penting sekarang saya sedang bersama-sama dengan anak-anak berlibur. Kami di Jogja.
Lha kok Jogja? Ada beberapa alasan. Anak saya yang satu ini, pengagum Om Tito. Entah sudah berapa hari dia terkipit-kipit begitu tahu kami akan ke Jogja. Cita-citanya sudah terpenuhi, dia sudah bertemu orang yang dikaguminya itu yang ditengah kesibukannya masih menyempatkan diri untuk menjemput kami di bandar udara. Berdua mereka ngobrol soal komik, gameboy dan entah apa lagi. Dia senang, dan sejak bertemu dia selalu berjalan di sisi Pak Dokter (seperti tampak pada foto di sebelah ini).
Alasan lain, seperti telah di tulis oleh Ndoro Kakung, kami berencana ngumpul dengan Pak Dokter yang menjadi babu rumahnya. Yang dimaksud kami itu, selain saya, anak saya, Pak Dokter dan Ndoro Kakung, juga ada Nana serta Paman. Jika beruntung, maka nona Dinda juga akan turut serta.
Selain itu, saya juga sangat ingin bertemu dengan Kangmas pembuat template blog yang sedang sampeyan baca ini beserta gerombolannya.
Sibuk kan? jadi ya harus maklum saja kalau saya ndak ngeblog dulu barang sebentar.
Continue Reading
12 Comments
Dec 21 2006 - 00:03
Kawan Kaipang Kulon bertanya-tanya soal spesies (pada komentar di tulisan ini). Lha kok pertanyaannya banyak, ini namanya memaksa saya buat nulis secara pro-bono (prei-bondo). Tetapi sebagai seleb blog beraura welas asih, baik budi, tidak sombong dan tidak kikir, saya penuhi permintaan kawan satu ini dengan senang hati. Hanya saja, jamannya saya dulu dikuliahi soal spesies, saya itu lebih banyak tidurnya, maka harus maklum jika ternyata isinya hanya ndobos semata.
Continue Reading
11 Comments
Dec 18 2006 - 16:09
Ego saya yang sebesar gajah meteng ini perlu dipijeti agar selesa rasanya. Banyak yang nulis soal seleb blog tapi kok ndak ada yang nyebut selebnya siapa. Piye ki jal? Ya sudah, dari pada banyak yang bergunjing, nebak-nebak ndak karuan, saya ngaku saja. Selebnya itu saya.
Continue Reading
49 Comments