1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Archive for the ‘Seribu Intan’ Category

Bangau bluwok

Seribu Intan nomer 9

Ukurannya termasuk besar, warna bulunta didominasi putih kecuali di bagian sayap ada warna hitamnya. Karena warna tubuhnya, bangau ini dalam Bahasa Inggris lantas dinamai Milky Stork (Mycteria cinerea). Paruhnya kuning panjang dan melengkung dengan tata wajah yang agak-agak gimana gitu. Kakinya jenjang dan panjang dengan jari-jari yang didisain untuk berjalan dengan nyaman di tanah-tanah becek, berlumpur, tetapi juga mampu dipakai untung bertengger di dahan-dahan pohon tempat mereka bersarang. Bangau bluwok, bangau yang anggun jikala terbang ini termasuk burung yang secara global terancam punah.

Continue Reading 13 Comments

Trulek jawa

Seribu Intan nomer 8

Inilah burung yang nasibnya masih ndak jelas, masih ada atau sudah punah. Gilanya lagi burung ini di dunia hanya diketahui ada di Pulau Jawa. Trulek jawa (Vanelus macropterus). Soal apakah sayapnya benar-benar besar (maropterus) says ndak tahu, saya belum pernah lihat burung hidupnya, yang saya pernah lihat hanya spesimennya (awetannya) saja di Museum Zoologi, Cibinong. Hingga sekarangpun saya bersama beberapa teman masih “terobsesi” berat untuk mencari kembali burung ini. Dalam status keterancama burung dunia, burung ini dimasukan dalam kategori keterancaman tertingggi, Kritis (Critically Endangered).

Burung ini terakhir tercatat keberadaannya pada tahun 1940 di Delta Sungai Citarum, tetapi karena belum semua habitatnya disurvei ulang, dan masih ada laporan-laporan keberadaan jenis ini dari penduduk setempat, maka belum ada yang berani menyebutnya sebagai jenis yang telah punah. Selain itu ada pula laporan yang belum pernah dikonfirmasi dan diragukan akan keberadaan jenis ini di Sumatera dan Pulau Timor.

Continue Reading 6 Comments

| Ndobosan Baru