
Hiyaaaa, bisa update blog ini. Jadi begini, sebulan ini saya praktis hidup bersama koper saya itu. Ada Dili, Kupang, Jogyakarta, Brisbane, Townsville, Great Barrier Reef, Singapura dan tentu saja Bali. Ada banyak cerita sebenarnya yang menurut seorang kawan semestinya ditulis. Tetapi toh pada akhirnya tidak ada yang ditulis. Tidak tentang cerita orang-orang Lamalera dan Boti, tidak tentang cerita pemandangan bawah laut The Great Barrier Reef yang masih kalah indah dibandingkan dengan Taman Nasional Wakatobi, juga tidak tentang mengayuh sepeda dari pasar Cebongan ke Warak. Semua cerita tadi akhirnya hanya diceritakan secara lisan saja kepada orang-orang yang tertimpa kemalangan karena duduk di depan saya dan harus mendengarkan saya ngoceh.
Mungkin karena saya lelah (kok ndak pernah lelah ngoceh ya?), atau memang sedang malas saja menulis. Semua itu akhirnya hanya tersimpan di ingatan saya yang sudah dari dulu memang lemah dan terserak di ingatan beberapa orang saja. Karena saya berkeyakinan selalu ada hal baik dari semua kejadian, perkara sepele dan ndak penting semacam jarang update blog begini juga ada berkahnya. Saya jadi punya bahan obrolan jika bertemu dengan kawan. “Ada cerita apa, blogmu sepi cerita”. Lantas, mengapa ini perlu?
Dua hari lagi akan ada kumpul-kumpul besar para blogger di Jakarta. Konon katanya laris manis, ada banyak yang akan datang nanti. Saya berencana untuk datang walaupun tampaknya akan terlambat. Kepada sang manusia kursi hajatan ini saya sudah berkabar, “dengan sangat menyesal, tampaknya saya tidak akan bisa mengikuti acara pidato-pidato”. Dia tidak berkeberatan, karena toh saya bukan salah satu orang yang akan memberikan pidato. Saya hanya ingin bertemu dengan banyak kawan yang sudah lama tidak saya jumpai, dan lantas bertukar cerita. Jika waktu yang tersedia di perhelatan besar itu belum cukup, masih ada warung seorang kawan yang ingin saya sambangi. Betapa sedapnya bertukar cerita sembari menyeruput wedang yang kata sang juragan warung akan diberikan gratis untuk saya. Sampeyan mau ikut? Saya ada banyak cerita.
Lantas itu foto koala di atas apa hubungannya dengan tulisan ini? … Ndak ada hubungannya.
Continue Reading
52 Comments
Sejak awal bulan Oktober, beberapa teman SBI-InFo dari Bintan, Medan, Depok, Bogor dan Semarang sudah melaporkan kedatangan ribuan raptor menyerbu masuk wilayah udara Indonesia.
Ya, raptor adalah nama yang diberikan kepada kelompok burung pemangsa seperti elang dan alap-alap. Raptor tadi sebenarnya sedang dalam perjalanan musimannya dari Siberia di Russia sana, beberapa lagi berasal dari Jepang dan Cina.
Para raptor ini memiliki insting yang mendorong mereka untuk segera migrasi ke selatan meninggalkan tanah kelahirannya setiap saat musim gugur mulai melanda belahan bumi utara. Musim dingin yang datang setelah musim gugur menjadikan udara di sana amat dingin, sementara makanan para raptor menghilang, bersembunyi di lubang-lubang perlindungannya untuk memulai tidur panjang selama musim dingin. Insting ini memerintahkan mereka untuk terbang ke selatan ke tempat yang kaya makanan dan penuh kehangatan, ke Indonesia-lah tujuan mereka.
Continue Reading
54 Comments

Mengenalnya sejak blog belum lagi lahir, dialah yang “menjerumuskan saya ke dunia blog. Satu dari sedikit orang yang bisa memaksa saya untuk menulis tanpa saya lantas merasa terpaksa. Buat saya, dia adalah orang yang langka dalam arti yang positif … sangat positif.
Terima kasih Dab, saya sangat bahagia menjadi teman sampeyan … kalau sampeyan tidak menganggap saya teman, itu urusan sampeyan.
Selamat Ulang Tahun, segala doa baik saya berikan dan anggaplah hadiah kecil dari orang-orang yang mencintaimu itu sebagai tanda cinta. Para penggemarmu tentu juga ingin tahu lebih banyak tentang sampeyan, oleh karenanya dalam hadiah itu dicantumkan pula perkara yang menyangkut asal usul nama, shio dan masa kecil sampeyan.
Continue Reading
48 Comments
Dalam hal meyakinkan atau menyihir orang lain, kemampuannya tidak lagi diragukan. Pesonanya memang bawaan lahir tampaknya. Kalaupun lantas dia memiliki ambisi politik, sekarang memang waktunya untuk mulai berkampanye. Dengan hanya mengandalkan pesona semata, tidaklah cukup tampaknya. Kemampuannya untuk mencuci tangan masih harus ditingkatkan. Saran saya, belajarlah pada begawan cuci tangan.
Continue Reading
28 Comments
Cerpenista memang luar biasa. Bermain dengan kata-kata lantas imajinasi digeber liar. Hanya saja terdakang cerita di cerpenista menjadi begitu panjang. Lantas, jika satu gambar bisa berbicara selayak berjuta kata, maka bercerita dengan gambar mungkin bisa menyingkat semuanya. Hanya saja, sebuah gambar kadang perlu dilengkapi teks, terutama bagi orang-orang seperti saya yang miskin imajinasi. Maka cerita bergambar (cergam) atau komik, kadang lebih menggugah minat saya untuk membaca. Sebenarnya saya berharap Momon sudi membuat aplikasi mirip cerpenista untuk cergam. Dari pikiran itu lantas timbul keinginan untuk bereksperimen. Selamat menikmati.
Continue Reading
50 Comments