1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Sawah

Gambar latar (backdrop) besar di panggung tempat diselenggarakannya perhelatan besar di Bali yang sedang membicarakan perubahan iklim itu adalah sawah.

Salah pilih gambar? entahlah. Setahu saya sawah di dunia dapat menghasilkan hingga 100 juta ton gas metana (tidak ada hubungan dengan metani) setahunnya yang merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Jika karbon dioksida (CO2) yang menjadi tokoh jahat utama itu selama “masa hidupnya” di atmosfir diberi nilai satu (1 Global Warming Potential – GWP), maka metana untuk masa 20 tahun memiliki nilai 62 GWP. Oh ya, sawah juga menghasilkan N2O yang dalam masa 100 tahun memiliki nilai 269 GWP.

Lantas, banyak yang menanggapi dengan berkata “kalau begitu sawah harus ditiadakan. Lha lantas kita makan apa?” Ah, kenapa begitu, bukankah sebaiknya kita bertanya “bagaimana caranya agar sawah tak melepas metana dan N2O?”

Photo diambil dari sini.

Continue Reading 25 Comments

Maaf, Saya Sudah Kurang Ajar

Kadang, kebenaran yang disampaikan itu terdengar sangat kurang ajar, tak kenal sopan santun. Maka ketika ada seorang petinggi yang ndak becus kerjanya, saya menyampaikan usul secara terbuka agar dia dijadikan office boy saja. Lantas oleh para sejawat petinggi itu, saya dituding sebagai individu yang kurang ajar, ndak sopan. Keterlaluan memang.

Lantas bagaimana? Ya saya kemudian melakukan hal yang sepatutnya saya lakukan. Saya meminta maaf ……. kepada para office boy karena sudah merendahkan mereka.

Continue Reading 35 Comments

Hanya Anjing Yang Boleh

dogs.jpg

Dilarang parkir atau dilarang pipis?

Continue Reading 35 Comments

Cari Jual

boss.jpg

Berminat???

Continue Reading 13 Comments

Ironi

Ada banyak ironi dalam perhelatan gede-gedean yang tengah berlangsung di Bali saat ini. Salah satu ironi kesukaan saya adalah : Semua begitu sibuk, membahas masalah dunia. Sangking sibuknya, sampai-sampai tak tahu apa yang saat ini tengah terjadi di dunia.

Continue Reading 27 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru