1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Toilet Duduk

Pada dua kalimat akhir dalam lakon monolog yang bisa digolongkan sebagai dark comedy “With friends like these” Rowan Atkinson (pemeran Mr.Bean itu) berkata “As for the rest of you around this table not directly related to me, you can sod off. I wouldn’t trust any of you to sit the right way on the toilet seat.”

Apa pasal cara duduk di toilet seat dijadikan patokan keburukan seseorang? Kawan saya Nana mengeluh akan kesalahan penggunaan toilet duduk di tempat kerjanya di sini. Cara menggunakan toilet duduk tidak sebagaimana mestinya memang bisa mengundang bencana, paling tidak diomeli oleh pengguna berikutnya. Belum lagi jika yang terjadi adalah hilangnya selera membuang karena penampakan fisik dan bau yang meruap dari toilet.

Continue Reading 14 Comments

Stip

Stip, penghapus, barang kecil yang dulu sering bikin saya panik kalau tidak ada. Tadinya saya ya bingung dari mana asal kata stip itu. Teman Belanda saya bilang “ya ampun mas, kata kuno itu, stift, penghapus yang nempel di ujung potlood. Sudah jarang dipakai sekarang, biasanya pakai kata gum saja untuk penghapus”, begitu katanya. Stip yang menempel di ujung pensil (potlood, kata teman saya itu), terbuat dari getah karet, berwarna merah, dan dalam kasus saya sering copot dari wadahnya sangking bersemangatnya menghapus tulisan.

Continue Reading 19 Comments

Burung-madu sangihe

Seribu Intan nomer 35

Untuk mata belum terlatih, kadang hanya terlihat sekelebat saja, burung kecil berwarna gelap. Jika lantas dapat dilihat dengan menggunakan teropong dengan cahaya yang pas, burung gelap tadi tampak berwarna-warni didominasi warna kuning mulai dari kerongkongan hingga tunggir bawah. Lantas ada juga warna biru mengkilat, hijau di punggung yang juga mengkilat, dengan kekang berwarna merah bata. Paruhnya relatif panjang dan melengkung, pas untuk mengambil madu di bunga yang merupakan makanannya.

Continue Reading 11 Comments

Rindu yang Terlarang

Itu karena faktor “U”, umur maksudnya, begitu ndoro bedhes itu selalu berkata tiap kali saya bercerita perkara limitasi tubuh dalam mengkonsumsi beberapa macam makanan seperti duren, emping, daging kambing atau jeroan. “Leher sampeyan pegel-pegel toh? lhaaa … faktor “U” itu mesti”. Jika kemudian konsumsi lezat-lezat tersebut akhirnya toh dikurangi, itu karena pertimbangan praktis saja. Saya masih harus sering kelayapan, lha yang namanya klayapan dengan badan remuk mana ada asiknya.

Continue Reading 17 Comments

Menara

Sepanjang perjalanan Jakarta – Tanjung Lesung pergi pulang, ada yang sangat mengganggu pemandangan alam sekitar. Di banyak tempat ada banyak menara. Tiga hingga empat menara, kadang lebih, bergerombol. Katanya itu menara untuk menyangkutkan peralatan Base Transceiver Station (BTS) bagi perusahaan jasa komunikasi nir-kabel.

Ada menara yang banyak diganduli alat, ada pula yang sepi. Kasihan juga perangkat BTS itu kalau hanya sendirian, ndak ada temannya di menara itu. Apa tidak bisa itu para perusahaan menggunakan menara secara bersama-sama? Apa sampeyan ada yang tahu?

menara.jpg

Continue Reading 24 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru