1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Dua Puluh Tahun

Dua puluh tahun yang lalu, 4 Juli 1987, kami untuk pertama kalinya berkumpul bersama di bumi perkemahan Cibubur. Saya kok ya ndak inget persis ada berapa jumlah kami (peserta dari Indonesia) seluruhnya waktu itu, hanya saja masih bisa dikatakan muda-muda semua.

Setelah proses seleksi yang panjang, akhirnya yang pada lulus itu berkumpul di Cibubur untuk mengikuti latihan dasar dan orientasi sebelum kami dijerumuskan ke tengah hutan di Pulau Seram. Kami tengah dipersiapkan untuk mengikuti ekspedisi ilmiah internasional yang lantas diberi nama Operation Raleigh dengan kode ekspedisi 10F. Boleh dibilang, inilah awal karir saya di bidang yang saya tekuni hingga sekarang.

Continue Reading 20 Comments

Suatu Siang

Pada suatu siang, duduk di samping supir angkot yang sedang bekerja, Jalanan macet lumayan panjang, ada angkot lain berhenti di perempatan yang ramai. Itu suara klakson bertalu-talu. Pak supir nggerundel kesal, lantas teriak, “heeeee goblog….ereun sangeunahna wae, ooooi macet yeuuuuh” (berhenti seenaknya saja, macet ini).

Akhirnya angkot “penyebab macet” pergi juga. Antrian bergerak lagi…..sampai di perempatan sibuk itu penumpang ada yang teriak, “kiriiiiiiii“. Angkot berhenti mendadak, lebih cepat dari bayangannya. Penumpang turun, membayar dua ribu rupiah, angkot belum beranjak. Pak supir malah sibuk memanggil-manggil “calon penumpang” …. “neng raja neng … raja“. Suara klakson dari mobil-mobil di belakang kembali bertalu-talu, bikin kesal Pak supir saja.

Kepala Pak supir ditongolkan ke luar, lantas menoleh ke belakang sambil teriak “sabar woi, sabaaaaar ….

Continue Reading 13 Comments

Hubungan-Hubungan

Ada banyak kejadian di akhir pekan kemarin sebetulnya yang bisa ditulis. Salahnya saya (jika hendak dibilang salah), saya tidak langsung menuliskannya, ah … nanti saja. Pada akhirnya, semua menumpuk di ruang kepala, memaksa untuk keluar.

Continue Reading 10 Comments

Bubut jawa

Seribu Intan nomer 32

Ada cerita yang konon-konon begitu tetapi sadis. Carilah anak burung bubut yang baru menetas, patahkan kakinya, tinggalkan barang beberapa hari, datangi lagi, itu kakinya sudah sembuh, patahkan lagi. Ulangi beberapa kali, lantas bunuh burungnya, lalu rendam dalam ramuan. Manjur untuk obat patah tulang. Apa betul begitu, ya ndak tahu juga saya. Saya ndak tega untuk mencobanya.

Cerita kali ini adalah mengenai burung bubut yang hanya diketahui ada di Pulau Jawa, Bubut jawa namanya, Centropus nigrorufus. Ukurannya lumayan besar, 46 cm. Berwarna gelap, kepala, punggung, paruh, kaki serta ekornya berwarna hitam mengkilat, sayapnya coklat dan matanya merah menyala. Baunya juga khas, ndak enak gimana-gimana gitu.

Continue Reading 22 Comments

Gaudeamus

Anak saya menyelesaikan sekolah SMP-nya, dan pagi hingga siang tadi saya menemaninya mengikuti acara “wisuda”. Banyak juga para orang tua yang (menyempatkan diri) datang. Acara dimulai dengan masuknya barisan murid-murid yang akan diwisuda bersama para guru-gurunya. Lantas ada, paduan suara menyanyikan lagu mengiringi langkah mereka memasuki ruangan upacara. Lagu yang membuat saya tertawa agak keras. Akibatnya saya harus menerima tatapan mendelik beberapa orang tua murid. Ndeso, katro, dasar udik, wong acara serius dan khidmat begini kok tertawa. Begitu rasanya ucapan diam yang terlontar dari pelototan itu. Saya tertawa karena lagu itu kok, bukan bermaksud mentertawakan siapa-siapa. Lagu Gaudeamus itu …..

Continue Reading 17 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru