1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Trinil nordmann

Seribu Intan nomer 19

Bayangkan satu jenis burung yang daerah sebarannya begitu luas. Berkembang biak di hutan-hutan pantai Russia bagian Timur dan pada saat daerah itu dilanda musim dingin mereka berpindah ke Selatan melintasi negara-negara Korea Utara, Korea Selatan, Jepang, Cina, Taiwan, India, Nepal, Bangladesh, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Kamboja, Viet Nam, Philippina, Malaysia dan Indonesia. Jauh juga klayabannya burung satu ini. Lautan, gunung, lembah semua dilalui. Luar biasa untuk burung berukuran sedang-sedang saja (30-an cm).

Continue Reading 12 Comments

Cacingan

Dubur berasa tak nyaman, gatal-gatal gimana gitu, mengundang jari-jari untuk menggaruk. Muka pucat, badan lesu, kurang darah, padahal makanan yang disantap bergizi baik dengan porsi yang cukup. Lha, yang begini ini termasuk tanda-tanda cacingan. Ingin lebih pasti mengapa itu terjadi, silahkan memeriksakan diri. Tidak usahlah merasa malu jika ternyata hasilnya sampeyan itu cacingan. Konon kabarnya lebih dari 60-70% masyarakat Indonesia itu secara sadar ataupun tidak “memelihara” cacing di saluran pencernaannya. Itu artinya, cacingan itu ya umum saja.

Continue Reading 31 Comments

Harapan

Gantungkanlah harapanmu di bintang, setinggi langit, begitu nasehat yang pernah saya dengar. Di sebuah kuil Shinto di Jepang sampeyan diharapkan tidak ke langit atau ke bintang untuk menggantung harapan. Sebuah pohon ginko yang sudah tua, dipagar kayu dan di pagar tersebut terdapat gantungan di mana sampeyan bisa menggantung harapan. Caranya …. beli sebilah papan untuk menuliskan harapan di toko jimat di kompleks kuil, tulis harapan dengan spidol yang sudah disediakan, gantungkan di pagar itu.

Continue Reading 17 Comments

Bandara Raba-Raba

Beberapa bulan yang lalu saya berlibur ke Yogja bersama anak-anak saya dan Nana, sampai-sampai disangka Nana itu istri saya (untung di saya, apes di Nana). Tapi kali ini saya ndak ndobos soal salah sangka itu, saya ingin mulai ndobos kali ini dengan jalan yang melingkar-lingkar. Kisahnya, ketika kami hendak keluar dari Candi Borobudur jalannya melingkar-lingkar melewati pasar oleh-oleh. Saya pikir, inilah jalan mlungker paling panjang yang pernah saya lewati. Ternyata jalan mbundet itu ndak ada apa-apanya. Kemarin itu ada sebuah jalan mlintir, yang terjadi karena ada antrian paling lama yang pernah saya tempuh.

Continue Reading 25 Comments

Kasuari gelambir-tunggal

Seribu Intan nomer 18

Bintang minggu ini adalah burung yang tubuhnya besar, ndak bisa terbang, bisanya hanya jalan-jalan dan lari-lari. Mirip saya, (mulai) berbadan besar, ndak bisa terbang, hobi jalan-jalan dan lari-lari dari kenyataan hidup. Selain itu, burung satu ini dikenal sebagai penendang luar biasa. Tendangannya itulah senjatanya untuk mepertahankan diri. Apa sampeyan pernah disepak kuda? Kalau sudah, sesekali bisa mencoba minta disepak burung yang satu ini … sekedar membandingkan. Kalau belum, ya coba disepak kuda dulu, lantas rasakan bedanya dengan disepak burung yang satu ini.

Continue Reading 11 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru