1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Perjanjian Tordesillas

Kawan Didi meminta saya untuk ndongeng lagi. Kalau diingat-ingat ya sudah lama juga saya ndak ndongeng. Lha kok mintanya soal Perjanjian Tordesillas, ini bukan ndongeng namanya, ndobos pol kalau sudah urusan begini. Saya sebetulnya sudah pernah ndobos sedikit soal Perjanjian Tordesillas di rumah saya yang lama dulu, ya waktu ndobos soal bumbu-bumbu itu di sini. Masih inget toh ndobos berseri yang bikin saya mengkis-mengkis itu? Tak mengapalah, karena sejarah toh memang semestinya diulang-ulang kisahnya agar tak terulang kejadian buruknya. Jasmerah, begitu kata seorang pemimpin dulu.

Continue Reading 13 Comments

Internet

Mantan tetangga saya ini masih berduka berat karena belum dapat koneksi internet yang layak. Koneksi lancar yang dinikmatinya hampir dua tahun sekarang tinggal kenangan. Saya tersenyum geli tanpa diitik-itik awalnya. Sekarang giliran saya yang garuk-garuk kepala yang ndak gatel sama sekali.

Continue Reading 21 Comments

Customer Service

Customer service (CS) itu identik dengan perempuan muda kinyis-kinyis, pake blazer, senyum-senyum terus dan tampak memiliki pengetahuan yang menyeluruh akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Pelanggan yang bingung diharapkan bisa mak nyes senang karena dapat sesuatu yang layak tatap dan mak nyes tenang karena masalahnya bisa diatasi oleh sang CS.

Continue Reading 12 Comments

Sompret!!!

Weee lha kok enaknya nggletak di kursi, itu banyak orang yang belum kebagian tempat duduk, lha situ kok tiga kursi dipake sendiri. Capek ya nggletak, ndak ada dipan ya pake kursi. Perkara ada yang ndak kebagian tempat duduk, ya salahnya sendiri, kenapa ndak bersegera datang?

Terkadang kita sering enggan menegur. Bisa karena malas, bisa juga karena yang ditegur malah lebih galak. Kalaupun ditegur dan yang ditegur lebih galak, buntutnya malah jadi ngotot-ngototan dan berkelahi ndak mutu. Lantas kalau kesal dan malas menegur, ya paling cuma bisa mengurut dada dan menghela napas panjang.

Continue Reading 19 Comments

Murah kok Protes

Sampeyan tentu sering baca macam-macam keluhan soal penerbangan berongkos irit di koran, dari mulai soal keterlambatan, merasa ditelantarkan, barang bawaan hilang, atau yang lebih dahsyat pesawatnya mengalami kemalangan. Ndak ada yang baru dalam soal tersebut, murah kok protes. Dengan alasan untuk memenuhi rasa ingin tahu itulah, saya mencoba salah satu maskapai berbiaya irit tersebut untuk bepergian ke negara tetangga kali ini. Lagipula toh ini hanya penerbangan pendek saja dan ongkos pergi pulangnya lebih murah dari biaya fiskal.

Continue Reading 21 Comments

Ndobosan lama | Ndobosan Baru