1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Posts Tagged ‘bali’

Pulang

Hampir selama empat tahun terakhir ini, jika saya menyebut kata “saya akan pulang” itu berarti saya akan ke Bali. Kata “pulang” identik dengan “Bali”, tempat di mana saya bekerja dan tinggal. Lantas kenapa kalau saya pulangnya ke Bali? Soalnya adalah, rumah saya yang sesungguhnya dan keluarga saya ada di Bogor. Saya baru menyadari soal “pulang” ini setelah diberitahu oleh Dewi.

Continue Reading 23 Comments

Cowok Bensin

Beritanya bensin, atau persisnya bensin premium, hilang dari pasar di Bali. Bah, berlebihan itu, hilang sih tidak, cuma susahnya setengah mati untuk mendapatkannya. Kalaupun ada di warung-warung bensin eceran pinggir jalan, harganya sudah tujuh ribuan per liter. Dari mulai supir taxi sampai supir ojek mengeluh. Lantas, apa berpengaruh? Ah, yang begini toh sudah sering terjadi.

Continue Reading 37 Comments

Bon Appétit

sajian21.jpg

Cari makan di Sanur itu gampang, tempat makan pating telecek, ada di mana-mana. Mau makanan jenis apa? Dari mulai makanan mentah sampai makanan gosong ya ada. Dari mulai nasi campur sampai makanan yang namanya saya ndak bisa melafalkannya ya ada. Suasana tempat bersantapnya juga beragam. Mau yang terang benderang , formal, atau yang terbuka di bawah pohon kelapa yang buahnya rajin dipetiki, ada.

Senang mestinya. Tetapi tunggu dulu. Ada rupa ada harga, walaupun sering juga harga dan rasa tak berkorelasi postif. Di sebuah rumah makan yang padat orang asing itu, begitu daftar menu dibuka, pisuhan bisa langsung mencolot (paling tidak dalam hati), “Madam Drembo!!!! lha kok ini gado-gado segini harganya?”

Continue Reading 31 Comments

Prelude

ultah.jpg

Nana berulang tahun, sebuah alasan bagus untuk bercengkerama. Maka sore itu, saya, Nana, Anima dan Dewi asik berbincang hingga lebih dari 5 jam di sebuah tempat duduk-duduk sembari ngemil di Sanur. Sayangnya Dental sedang sangat sibuk sehingga batal datang.

Continue Reading 28 Comments

|