
Karena sebab ini itu yang “ya begitu deh”, kepala saya harus dipindai dengan CT Scan dan MRI. Tidak ada yang istimewa mungkin, terutama bagi sang operator alat. Untuk saya, kalaupun ada yang istimewa maka itu adalah, sekarang saya punya bukti amat sangat kuat kalau saya punya otak. Perkara otaknya dipakai atau tidak, itu soal lain. Seperti tergambar pada percakapan dengan kawan berikut ini :
Saya: Sekarang, saya punya bukti sangat kuat kalau saya punya otak. *dengan nada pongah*
Kawan: Punya doang? Dipakai nggak? *dengan nada nyinyir*
Continue Reading
16 Comments

“Malam ini saya akan menikmati bulan separuh, bintang dan ombak” begitu pikir saya. Sebentar nanti memang akan ada pertunjukan seni anak-anak sekolah menengah di bale pesandekan pura di Pantai Atuh, Nusa Penida. Saya tidak begitu tertarik. Cerita jadi lain ketika awan mulai datang menutupi pemandangan langit, dan saya yang nyaris tanpa pilihan lantas duduk bersandar pada tiang menyaksikan pertunjukan seni. Menghibur, tetapi tidak ada yang istimewa, hingga nyaris di ujung acara. Semua berubah ketika tarian yang bercerita tentang murka alam dengan tujuh matahari dan sembilan mata angin itu ditampilkan.
Continue Reading
29 Comments
Saya masih menulis di blog kok dan ini buktinya.
Continue Reading
27 Comments

Komunikasi antar generasi itu tidak mudah. Ada memang yang menawarkan berbagai kiat, tetapi toh penerapannya tetap butuh upaya tambahan. Ada perbedaan pola pikir dan cara pandang dan beda-beda lain hasil dari konstruksi sosial yang membuat kamunikasi itu menjadi tidak mudah. Ada banyak cerita perkara anak yang tak memahami orang tuanya, pun demikian sebaliknya. Jika kegagalan komunikasi itu terjadi, ada kata-kata baku yang lantas terlontar dari yang tua, seperti “Dasar anak-anak zaman sekarang …” dengan raut wajah murung tentu saja.
Continue Reading
52 Comments

Batak, salah satu etnis besar di Indonesia namun terpinggirkan, sering didiskriminasi akibat agama, ditertawakan hanya karena logat bicara, dilecehkan karena adat budayanya. “Sudah Batak, Kristen pula” , anggapan pedas yang tak diucapkan namun sering terlontar dari perlakuan dari sesama anak bangsa.
Continue Reading
62 Comments