1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Posts Tagged ‘gojek kere’

Ini Soal Aliran Darah

Ya, saya paham sejak dulu bahwa tempat di mana saya sekarang tinggal ini memang tempat tujuan orang tetirah, mencari gembira, menyegarkan diri. Wajar saja jika segala macam hiburan ada tersedia di sini, termasuk yang konon katanya hiburan sembunyi-sembunyi. Tetapi saya kok ya masih tidak bisa tidak kaget kalau pada suatu hari di pintu rumah terselip sebuah kartu nama … atau kartu jualan tepatnya.

Continue Reading 28 Comments

Bahagia

Beberapa kawan yang kewarasannya perlu dipertanyakan ada yang bertanya kepada saya perkara kebahagiaan dirinya dan pasangannya. Mereka merasa dirinya dan pasangannya tidak bahagia. Dalam keadaan terpojok begini, maka saya mengeluarkan jurus gombal (yang mungkin bermanfaat) untuk menjawabnya.

Begini saya berkata :

” Jika kamu mencintai pasanganmu, maka kamu akan sangat bahagia jika melihatnya bahagia.”

Kawan itu mengangguk.

“Maka, agar dirimu bahagia, bahagiakanlah pasanganmu itu.”

Kawan itu mengangguk lagi.

“Maka, jika dirimu melihat pasanganmu berusaha membuatmu bahagia, apa yang akan kamu katakan kepadanya?” saya bertanya.

Bukannya menjawab, dia malah terlongo-longo memandangi saya, dan saya terpaksa menjawab pertanyaan saya sendiri.

“Kamu katakan … DASAR EGOIS!!!”.

Sampai tadi kawan itu masih mengirim pesan singkat (sms) menanyakan tentang hal itu, dan saya malas menjawabnya. Salahnya, tanya hal begitu kok ke saya.

Continue Reading 30 Comments

Kuda Hitam

Sang “nona ituh” sudah lulus. Selamat. Maka pertanyaan selanjutnya yang sering kali bikin jengkel tetapi celakanya kerap muncul di pertemuan keluarga atau pertemuan dengan teman usil sok akrab yang layak dijadikan menteri negara urusan orang lain adalah “kapan menikah?” Seolah-olah lulus lantas menikah adalah pakem berurutan yang pantang dilanggar.

Dalam kasus si nona, ini jadi soal serius. Tanyakan saja pertanyaan menyebalkan itu, maka raut mukanya langsung berubah seperti beruk menagih upah. Apa pasal? Apa karena dia belum punya calon? Bukan … bukan itu. Seperti halnya kelulusan dirinya, dia ingin memberi kejutan dengan memunculkan sang kuda hitam.

Hitam walaupun sering dikonotasikan dengan keburukan, tidak selamanya demikian. Dunia hitam adalah dunia kejahatan, tempat para begal kecu atau bromocorah bersemayam. Daftar hitam, mudah-mudahan nama sampeyan tidak ada di dalamnya. Kambing hitam adalah korban keadaan, yang ujung-ujungnya sang kambing hanya bisa mengembik. Tetapi Kuda hitam? Ho ho … tegap perkasa, sang penyusul kencang dari belakang, menyalip di tikungan dan keluar sebagai pemenang tanpa diduga … kecuali oleh tukang judi yang sedang hoki.

Semoga cerita bergambar di bawah ini dapat menjernihkan masalah, agar tidak ada prasangka liar lantas keluar. Sekali lagi selamat untuk sang nona, dari kami semua di CuciTangan Inc.

Continue Reading 71 Comments

Cergam

Cerpenista memang luar biasa. Bermain dengan kata-kata lantas imajinasi digeber liar. Hanya saja terdakang cerita di cerpenista menjadi begitu panjang. Lantas, jika satu gambar bisa berbicara selayak berjuta kata, maka bercerita dengan gambar mungkin bisa menyingkat semuanya. Hanya saja, sebuah gambar kadang perlu dilengkapi teks, terutama bagi orang-orang seperti saya yang miskin imajinasi. Maka cerita bergambar (cergam) atau komik, kadang lebih menggugah minat saya untuk membaca. Sebenarnya saya berharap Momon sudi membuat aplikasi mirip cerpenista untuk cergam. Dari pikiran itu lantas timbul keinginan untuk bereksperimen. Selamat menikmati.

Continue Reading 50 Comments

Hari (yang mestinya) Bahagia

Begitulah, ada yang berulang tahun lagi. Kali ini Nonagila dan Momon yang berulang tahun di hari yang sama, 15 Juli. Namanya teman, mestinya saya ikut senang dengan acara tahunan mereka itu. Tetapi teror minta hadiah dari Nonagila itu memang maut adanya dan itu membuat saya ketakutan. Dari Momon? belum ada tuntutan apa-apa. Dua orang yang lahir di tanggal dan bulan yang sama bisa begitu berbeda. Yang satu pendiam, serius layaknya pemikir ulung, sementara satunya lagi penyantap segala yang jika berkata-kata lebih mirip berondongan senapan mesin.

Continue Reading 59 Comments

Ndobosan lama |