1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Posts Tagged ‘Laut’

Menyelam Agar Tidak Blingsatan

Enter the Unknown

Ini tulisan untuk sekadar menjawab pertanyaan mengapa saya blingsatan kalau lama tidak menyelam. Jadi begini, tiga tahun belakangan ini, dunia kerja saya praktis berputar di hal-hal yang berkaitan dengan laut dan isinya. Menyelam (scuba diving) menjadi bagian dari pekerjaan itu. Awalnya sulit bagi saya untuk menyelam. Jangankan menyelam yg harus berendam sepenuh badan di dalam air, saya itu disuruh mandi saja susah. Saya orang darat, persis seperti di lagu film Ninja Hattori, “mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudra, bersama kawan bertualang”.

Continue Reading 11 Comments

World Oceans Day

wod_logo_small.jpg

Hari ini, tanggal 8 Juni, diperingati sebagai World Oceans Day. Peringatan begini ya wajar-wajar saja, karena Bumi sebagai sebuah planet, 70% permukaannya berupa laut. Saya sendiri termasuk “orang baru” dalam hal laut. Pekerjaan saya beberapa tahun belakangan ini membawa saya lebih dekat pada laut. Buat saya, agak mencengangkan awalnya betapa sedikitnya pengetahuan kita akan laut. Bahkan ada yang berkata, kita lebih banyak tahu tentang luar angkasa dibandingkan dengan laut.

Continue Reading 23 Comments

Karang Bukan Batu

20100322_mu_kofiau.jpg

Sebelum saya mulai berkisah, ada satu hal yang saya rasa perlu diperjelas. Karang (Coral) yang ada di laut itu bukan batu, bukan tumbuhan, tetapi hewan yang individunya (polyp) membentuk koloni besar. Dalam dunia Biologi, Karang dikelompokan dalam kelas Anthozoa. Jika manusia mempunyai rangka/tulang yang dibungkus daging, pada Karang keadaannya terbalik. Rangka hewan ini membungkus bagian lunaknya. Karena bagian kerasnya ada di luar inilah, maka Karang sering dianggap sebagai batu.

Continue Reading 18 Comments

Saya dan Laut

blog5.jpg

Dalam bidang kerja, saya sungguh merasa diberi anugrah luar biasa. Bagaimana tidak, saya yang hobinya kluyuran diberi jalan untuk bersekolah di tempat yang banyak kluyurannya (Jurusan Biologi), tempat di mana jalan-jalan itu wajib. Serampung kuliah, saya lantas diwajibkan untuk jalan-jalan oleh tempat di mana saya bekerja, dan jika saya menolak pesiar, saya tidak dibayar. Baiklah, demi keberlanjutan isi periuk nasi, saya lantas terpaksa rela melakukan hobi saya itu. Pilihan saya waktu itu adalah kluyuran di darat, dan ini membawa saya menjelajahi lebih dari separuh bumi. Lantas, sebuah tikungan kehidupan nan ajaib membawa saya untuk menjelajahi laut dalam 3 tahun terakhir ini. Tadinya saya sempat ragu untuk nyemplung ke laut, tetapi pada akhirnya saya benar-benar dibuat kagum oleh isinya. Sekali lagi, saya diwajibkan untuk kluyuran, kalau saya menolak saya tidak dibayar.

Continue Reading 27 Comments

|