1. Skip to navigation
  2. Skip to content
  3. Skip to sidebar

Posts Tagged ‘pesta blogger’

Terima Kasih

pb1.jpeg

Acara tahunan Pesta Blogger untuk tahun 2010 sudah selesai. Empat kali saya mengikuti acara ini, sejak Pesta Blogger pertama. Buat saya tidak ada yang berubah, karena niat saya datang ya untuk bertemu kawan lama maupun baru, bekumpul, sesederhana itu saja. Jika saya mendapat manfaat lain dari acara tersebut, itu bonus, dan setiap tahun saya selalu dapat bonus itu.

Bonus saya tahun ini apa? Ada kebahagiaan luar biasa manakala saya menyaksikan para penggiat online bersama-sama menggalang bantuan untuk bencana alam. Ya … bersama-sama. Sekat kelompok jadi hilang. Di ujung sana saya melihat dua orang dari dua komunitas berbeda, yang baru sekali itu bertemu, bersama-sama menggalang dana. Di ujung lainnya, ada beberapa orang dari beberapa komunitas menghitung dana yang terkumpul bersama-sama.

Penggiat online mungkin tidak akan pernah berhimpun dalam satu komunitas, tetapi saya yakin mereka bisa bekerja sama. Bagi saya, kumpulan penggiat online itu seperti halnya jari-jari tangan. Biarkan jempol menjadi jempol, telunjuk menjadi telunjuk. Toh mereka bekerja sama dalam menggenggam pena, memegang cangkul, atau merengkuh saudaranya yang sedang bersedih.

Untuk semua, terima kasih atas kebahagiaan kemaren itu. Sampai jumpa di Pesta Blogger 2011.

Continue Reading 14 Comments

Cerita? … Nanti Saja

koala1.jpg

Hiyaaaa, bisa update blog ini. Jadi begini, sebulan ini saya praktis hidup bersama koper saya itu. Ada Dili, Kupang, Jogyakarta, Brisbane, Townsville, Great Barrier Reef, Singapura dan tentu saja Bali. Ada banyak cerita sebenarnya yang menurut seorang kawan semestinya ditulis. Tetapi toh pada akhirnya tidak ada yang ditulis. Tidak tentang cerita orang-orang Lamalera dan Boti, tidak tentang cerita pemandangan bawah laut The Great Barrier Reef yang masih kalah indah dibandingkan dengan Taman Nasional Wakatobi, juga tidak tentang mengayuh sepeda dari pasar Cebongan ke Warak. Semua cerita tadi akhirnya hanya diceritakan secara lisan saja kepada orang-orang yang tertimpa kemalangan karena duduk di depan saya dan harus mendengarkan saya ngoceh.

Mungkin karena saya lelah (kok ndak pernah lelah ngoceh ya?), atau memang sedang malas saja menulis. Semua itu akhirnya hanya tersimpan di ingatan saya yang sudah dari dulu memang lemah dan terserak di ingatan beberapa orang saja. Karena saya berkeyakinan selalu ada hal baik dari semua kejadian, perkara sepele dan ndak penting semacam jarang update blog begini juga ada berkahnya. Saya jadi punya bahan obrolan jika bertemu dengan kawan. “Ada cerita apa, blogmu sepi cerita”. Lantas, mengapa ini perlu?

Dua hari lagi akan ada kumpul-kumpul besar para blogger di Jakarta. Konon katanya laris manis, ada banyak yang akan datang nanti. Saya berencana untuk datang walaupun tampaknya akan terlambat. Kepada sang manusia kursi hajatan ini saya sudah berkabar, “dengan sangat menyesal, tampaknya saya tidak akan bisa mengikuti acara pidato-pidato”. Dia tidak berkeberatan, karena toh saya bukan salah satu orang yang akan memberikan pidato. Saya hanya ingin bertemu dengan banyak kawan yang sudah lama tidak saya jumpai, dan lantas bertukar cerita. Jika waktu yang tersedia di perhelatan besar itu belum cukup, masih ada warung seorang kawan yang ingin saya sambangi. Betapa sedapnya bertukar cerita sembari menyeruput wedang yang kata sang juragan warung akan diberikan gratis untuk saya. Sampeyan mau ikut? Saya ada banyak cerita.

Lantas itu foto koala di atas apa hubungannya dengan tulisan ini? … Ndak ada hubungannya.

Continue Reading 52 Comments

|