
Mengenalnya sejak blog belum lagi lahir, dialah yang “menjerumuskan saya ke dunia blog. Satu dari sedikit orang yang bisa memaksa saya untuk menulis tanpa saya lantas merasa terpaksa. Buat saya, dia adalah orang yang langka dalam arti yang positif … sangat positif.
Terima kasih Dab, saya sangat bahagia menjadi teman sampeyan … kalau sampeyan tidak menganggap saya teman, itu urusan sampeyan.
Selamat Ulang Tahun, segala doa baik saya berikan dan anggaplah hadiah kecil dari orang-orang yang mencintaimu itu sebagai tanda cinta. Para penggemarmu tentu juga ingin tahu lebih banyak tentang sampeyan, oleh karenanya dalam hadiah itu dicantumkan pula perkara yang menyangkut asal usul nama, shio dan masa kecil sampeyan.
Continue Reading
47 Comments

Blognya diberi embel-embel bernada disclaimer “just tikabanget’s chaotic minds”. Kata chaos diartikan sebagai kekacauan. Sang pemilik blog mungkin ingin mewanti-wanti pembacanya kalau isi blog tersebut hanyalah kekacauan pikir sang empunya. Kata chaos, yang berasal dari Bahasa Yunani, sebenarnya berarti kehampaan, kosong, ndak ada apa-apa. Perkara sang empunya blog merasa pikirannya kacau-balau itu terserah dia, biarkan saja, toh dalam kehampaan apa saja bisa diisikan.
Continue Reading
48 Comments

Sampeyan percaya kalau sampeyan itu punya kembaran di tempat lain, walaupun sampeyan secara biologis bukan anak kembar? Banyak teman yang mengatakan kalau saya punya kembaran paling tidak satu orang. Istri saya ya bilang begitu, dan saya berharap mudah-mudahan dia bisa membedakan kami saja, ndak tertukar.
Continue Reading
40 Comments
Begitulah, ada yang berulang tahun lagi. Kali ini Nonagila dan Momon yang berulang tahun di hari yang sama, 15 Juli. Namanya teman, mestinya saya ikut senang dengan acara tahunan mereka itu. Tetapi teror minta hadiah dari Nonagila itu memang maut adanya dan itu membuat saya ketakutan. Dari Momon? belum ada tuntutan apa-apa. Dua orang yang lahir di tanggal dan bulan yang sama bisa begitu berbeda. Yang satu pendiam, serius layaknya pemikir ulung, sementara satunya lagi penyantap segala yang jika berkata-kata lebih mirip berondongan senapan mesin.
Continue Reading
58 Comments

Let me not pray to be sheltered from dangers, but to be fearless in facing them. Let me not beg for the stilling of my pain, but for the heart to conquer it.
Kata-kata gagah lagi bijak dari Rabindranath Tagore itu pernah menghiasi blog salah satu dari berjuta lelaki pejuang hidup di Jakarta. Iqbal Prakasa, sang kolonel pitu, pemuda kelahiran Kampung Laweyan -Solo, memang petarung tangguh dalam menjalani hidup. Dengan sosoknya yang sebesar gardu hansip begitu, saya harus berpikir jutaan kali untuk menjahilinya. Tetapi percayalah, dibalik sosok garangnya itu, dia adalah lelaki berhati lembut.
Continue Reading
53 Comments