Liburan Selesai

Setahun yang lalu, akhir Januari 2007 saya meninggalkan Tokyo, kembali ke Bogor, kembali berkumpul bersama-sama keluarga. Lantas, ada rencana jumawa, mau libur selama setahun. Tidak sepenuhnya terpenuhi itu mau, ada saja sontoloyo tak kuasa menahan iri hati melihat saya leyeh-leyeh. Semprulnya saya, tawaran dari para sontoloyo tersebut, yang memang harus diakui menggoda, lantas diambil juga. Begitulah, setahun saya jadi gelandangan dan gelandangan proyek.

Lantas, masa suka-suka itu harus diakhiri. Saya harus mulai bekerja kembali. Begitulah sebabnya mengapa saya sekarang terdampar di Bali, dan bukan di Surabaya seperti kabar di sini ……guk!!

Bali, tempat yang identik dengan liburan. Harus saya akui, ada rasa agak aneh. Ke Bali kok kerja, mestinya ya liburan.

Join the Conversation

37 Comments

  1. Setuju, Sir. Ke Bali itu mestinya berlibur. Bukan bekerja. Tapi kalau sudah terlanjur kerja di Bali, dibikin gaya aja…

    +: “Eh, mau ke mana?”
    – : “Ke Jakarta.”
    +: “Ngapain?”
    – : “Berlibur.”

    cieh.. kan gaya… 😀

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *