Blog Batak

batak.jpg

Batak, salah satu etnis besar di Indonesia namun terpinggirkan, sering didiskriminasi akibat agama, ditertawakan hanya karena logat bicara, dilecehkan karena adat budayanya. β€œSudah Batak, Kristen pula” , anggapan pedas yang tak diucapkan namun sering terlontar dari perlakuan dari sesama anak bangsa.

Begitu tulis Abang Jephman dengan nada curhat di pembuka penjelasan tentang blognya. Lantas, apa yang ingin dia lakukan? Begini katanya :

Melalui blog ini seorang Batak mencoba bertutur melalui kartun. Agar image kasar, keras orang Batak membuat kita semua bercermin, mengkoreksi diri. Karena semua manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya adalah sama di mata Tuhan.

Saya tak mengerti Bahasa Batak walaupun pernah lama ada di Sumatera Utara jaman kecil dulu. Walau begitu, isi blog ini bisa saya tangkap dengan baik, walau kadang saya membutuhkan bantuan teman-teman batak saya itu untuk memahaminya.

Kesan pertama saya, blog ini isinya lucu saja. Tetapi coba cermati barang sebentar, ada sesuatu yang lebih dari sekadar lucu di situ. Posting Doa misalnya, membuat saya ngakak terbahak-bahak penuh makna, sebuah “guyonan” bagus. Cerita bagaimana kalau sang anak berdoa sungguh-sungguh agar Bapaknya menang togel, piutang ibu yang bekerja sebagai rentenir segera dibayar, agar si Bleki (anjing sang anak) tidak disembelih untuk lauk seperti yang dialami oleh induk si Bleki bulan lalu.

Pada bagian lain, Abang Jephman ada menggambarkan tentang suasana pengadilan kasus pencopetan dan diberinya judul Conspiracy Theory. Sementara kartun yang diberinya judul Demi Anak & Istri, ah … begitu menohok, mantab kaleeeee.

Saya bukan orang Batak dan bukan Kristen, tetapi saya bisa menikmati karya Abang Jephman. Saya teringat teman saya, yang Batak, bagaimana dia menjadi penikmat Srimulat. Pada saat saya tanya, apa dia mengerti leluconnya? Dia menjawab, “tak perlu menjadi Jawa untuk memahami humor.” Saya memahami itu sekarang.

Menyampaikan pesan lewat gambar memang tak mudah. Teman saya, sang dokter hewan itu, ada melakukannya juga, walau sekarang dia sudah jarang menggambar untuk blognya. Menurut saya, “tugas” Abang Jephman lebih berat, karena isi blognya bersinggungan dengan ranah yang sensitif bagi banyak orang di Indonesia. Menyampaikan indahnya keragaman memang bukan tugas mudah.

Teruslah berkarya Bang, tancap terus lae …..

Join the Conversation

62 Comments

  1. blog batak favorit saya sepanjang masa ya punyanya jarar siahaan itu. dr dia, saya jd punya kesan lain thd etnis batak, so stereotype ttg batak yg udah mapan jd hancur berantakan.

    tp, bukannya tiap etnis punya joke-nya sendiri2 ??
    misal joke ttg orang madura, orang cina, orang jawa, dll.

    jadi ?? entahlah….
    buat aku sih, blog2 yg ada jd punya satu nilai guna lain : makin mengenal etnis lain, hahaha

  2. sahabatku orang batak pak dhe… dan aku bilang, orang batak ituh keren (ndak semua ya)

    tapi banyak orang batak yang sukses. biar mereka keras, tapi mereka kebanyakan pinter (lagi sekali gak semua).
    entah kenapa saya cocok sama orang batak…

    hehehehehe

  3. barusan kesana pakdhe, tapi saya kudu minta bantuan istri saya dulu buat translate hehehe, salam kenal πŸ™‚

  4. ini etnis pekerja keras. gak peduli siang terik, gak peduli malam, tukang tambal ban di dekat kompleks rumah selalu setia menunggu pelanggan. gak semua etnis di endonesia ini punya elan yang sama dengan mereka.

  5. Hidup Batak. Meskipun aku bukan bersuku batak, tapi aku lahir dan besar sampai nikah pun di Medan. Sekelilingku banyak orang Bataknya. Teman2 sekolahku juga Batak. So…ada apa dengan Batak??? Aku punya teman Batak Karo, yg ortunya ngebelain dagang pakaian. U know…temenku dan kakak dan adiknya jadi apa??? Sukses jadi DOKTER. Mulai umum sampe spesialis. Batak gak ada gengsi dan bener tuh kata bang Pujiono. Etnis Batak tuh pekerja keras banget. So what dengan Batak???

  6. konten yang dalam . . . hanya bisa ditulis oleh yang bijaksana!
    sejak “ayo pamer” kemarin, garis kata seakan menghunjam . . .
    maka harus kutulis lagi, tulisan ini layak ditiru . . . kalau berani!
    *omong2 itu temannya yang dokter hewan, batak bukan . . .
    kok sering dikira . . . . . dan tau banyak batak . . . . . πŸ˜›

  7. wah aku sering dengerin lagu2 victor salah satunya :sai anju ma au. gak ngerti artinya.. tapi indah!

    Aha do Alana
    dia do bossirna hasian
    umbahen sai muruk ho tu ahu
    molo tung adong nasalah nahubaen
    denggan pasingot hasian
    …..

  8. @kw
    Aha do Alana // Apa yang jadi penyebab
    dia do bossirna hasian // mana yang jadi pemicu, sayang…
    umbahen sai muruk ho tu ahu // Sehingga kau marah padaku
    molo tung adong nasalah nahubaen // kalaupun ada yang salah yang kuperbuat
    denggan pasingot hasian // ingatkan aku dengan baik sayang…

    note :
    Biar katanya Batak keras, tapi bisa sayang-sayangan juga kan..
    Ini yang namanya Rambo berhati Rinto hehehehe…

  9. Wah, kawan2 saya banyak orang batak, meski memang mereka suaranya nyaring dan meminjam istilah si expat: “Rough on the edges” – tetep mereka berhati lembut dan produktif, terlepas dari memang stigma generalisme ituselalu melekat.. well, setiap orang dari suku manapun pasti ada juga yang karakternya “karatan” – terlepas dari itu semua Orang Batak adalah juga asset bangsa yang amat berharga (tante ogut adalah juga orang batak, bah!)

    Seneng bisa mampir kesini, salam hangat dari bodat di afrika barat πŸ˜€

  10. anu…aku ikut milistnya lho pakde…
    terkesan lucu,sebab beda bahasa ama jawa…
    tapi,logat2nya itu keren,aksen2 juga….

    eh,di batak banyak cewek cantik ga ya..???
    pakde punya stok kenalan ga..??? cewek tentunya..!!!

    *ksh info gpl ya..??? *

  11. blog nya sih terkesan cukuplah.yang jelas orang batak itu orang pintar,idealis,pejuang,harga iri tinggi (gara2 daging upah jambar yang besar nya sekelingking bisa brantam)toho do kan i lae.moleate godang.sahat-sahat ni solu ma sahat tu botean sai leleng ma hita magolu sahat museng tu hagabeon.

  12. Setuju tuh ma lae jepman, batak juga manusia punya rasa punya hati. batak memang keras, nga hanya di logat, tp di prinsip juga. 80% diantara suku batak yang sukses, dan 20 persen lagi bukan nga sukses, yang jelas nga melarat, sampe makan nga makan, Batak itu=Banyak Akal Tidak Akan Kelaparan. Watak kebanyakan orang batak tidak mau dipimpin, tapi harus memimpin, coba deh indonesia!, orang batak jadikan presiden, di jamin indonesia bakalan sukses.

    jadi buat yang orang batak janganlah malu jadi orang batak, dan klo udah nga malu jadi orang batak, download tuh lagu batak jangan cuman jago download lagu indonesia yang kebanyakan cengengnya itu, oke.http://bataksongpurnamanet.blogspot.com/, jangan lupa.

  13. Horas ma dihita.klo msh ada orang brpikir batak itu keras itu salah.karna mereka tak taw persis sikap dan prilaku orng btak itu.dan banyak jg yg trpengaruh oleh. Omongan orang.tp ada jg yg anti batak.disekitar saya byk mreka hanya brpura2.dibelakang titik2lah.

Leave a comment

Leave a Reply to kombor Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *